home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Pemeriksaan Lapang Pandang: Kegunaan dan Jenis-Jenisnya

Pemeriksaan Lapang Pandang: Kegunaan dan Jenis-Jenisnya

Pemeriksaan lapang pandang biasanya digunakan untuk mengetahui kondisi penglihatan seseorang dan mendeteksi penyakit pada mata, seperti glaukoma. Pemeriksaan ini meliputi tes perimetri dan beberapa tes lainnya untuk mengetahui lebar pandangan. Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut.

Apa itu pemeriksaan lapang pandang?

survei pemeriksaan mata

Pemeriksaan lapang pandang adalah tes untuk menilai kondisi penglihatan seseorang.

Saat menatap lurus ke depan, Anda biasanya tetap bisa melihat area di sekeliling. Tanpa menggerakkan mata kita, kita tetap bisa melihat apa yang ada di atas, di bawah, dan di kedua sisi.

Penglihatan ini disebut juga dengan istilah “penglihatan perifer”. Sementara seluruh area yang bisa terlihat disebut bidang visual atau lapang pandang.

Penglihatan paling baik bila benda tepat berada di tengah-tengah bidang visual. Itulah mengapa kita mengalihkan pandangan bila ingin melihat objek dengan lebih baik.

Semakin jauh objek dari pusat bidang visual, semakin tidak jelas kita melihatnya.

Ketika objek tersebut bergerak cukup jauh, misalnya ke samping ke atas atau ke bawah, objek itu akan menghilang dari pandangan kita sepenuhnya.

Melansir My Cleveland Clinic, pemeriksaan lapang pandang dapat digunakan untuk mengukur dua hal.

  • Seberapa jauh Anda bisa melihat area atas, bawah, kiri, dan kanan mata tanpa bergerak atau mengalihkan pandangan.
  • Seberapa sensitif penglihatan di berbagai bagian bidang visual tersebut.

Mengapa Anda membutuhkan pemeriksaan ini?

Tes bidang visual adalah salah satu bagian penting dari pemeriksaan mata rutin untuk orang-orang yang berisiko kehilangan penglihatan akibat penyakit dan masalah lainnya.

Beberapa orang dengan kondisi tertentu perlu melakukan pemeriksaan ini secara rutin. Dokter spesialis mata akan akan menentukan seberapa sering tes ini diperlukan.

Anda biasanya dianjurkan untuk melakukan tes ini secara berkala bila mengalami kondisi-kondisi seperti:

  • glaukoma,
  • multiple sclerosis,
  • penyakit tiroid,
  • gangguan kelenjar pituitari,
  • stroke, dan
  • masalah sistem saraf pusat (seperti tumor yang mungkin menekan bagian visual otak).

Orang dengan gula darah dan tekanan darah tinggi lebih berisiko mengalami komplikasi diabetes pada mata, seperti penyumbatan pembuluh darah di saraf optik dan penyakit retina.

Oleh sebab itu, Anda memerlukan pemeriksaan lapang pandang untuk memantau efek dari penyakit tersebut pada penglihatan.

Selain itu, orang-orang yang menggunakan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang seperti plaquenil atau hydroxychloroquine, sebaiknya melakukan tes ini setiap tahun.

Apa tujuan pemeriksaan lapang pandang?

cara mengurangi mata minus

Tes bidang visual dapat menentukan apakah Anda memiliki bintik buta (blind spot) yang dalam istilah medis disebut dengan skotoma.

Ukuran dan bentuk skotoma dapat menunjukkan bagaimana penyakit mata atau gangguan otak memengaruhi penglihatan Anda.

Misalnya, jika Anda menderita glaukoma, tes ini membantu menunjukkan kemungkinan kehilangan penglihatan perifer akibat penyakit ini.

Dokter mata juga biasanya menggunakan tes ini untuk menilai kemungkinan penglihatan Anda dibatasi karena masalah kelopak mata, seperti ptosis dan kelopak mata yang turun.

Secara umum, dokter akan melakukan tes ini untuk tujuan-tujuan berikut.

  • Membantu menemukan gejala-gejala awal glaukoma yang merusak penglihatan secara bertahap.
  • Mendeteksi dini adanya gangguan pada bagian otak atau sistem saraf yang berperan dalam penglihatan perifer (penglihatan sisi).
  • Membantu dokter mengenali jenis cedera atau penyakit tertentu yang mungkin Anda alami.

Apa jenis-jenis pemeriksaan lapang pandang?

Dilansir dari situs American Academy of Ophthalmology, tes bidang visual dapat dilakukan dalam beberapa jenis berikut.

1. Tes bidang visual konfrontasi

Ini merupakan tes yang digunakan oleh dokter untuk mencari tahu masalah di bidang visual secara umum.

Anda akan diminta untuk melihat langsung ke objek di depan (seperti hidung dokter) dengan salah satu mata ditutup.

Dokter akan mengacungkan jari tangan dengan jumlah yang berbeda-beda di setiap tepi penglihatan Anda.

Kemudian Anda ditanya apakah bisa melihat jari tersebut dan mengetahui jumlah jari yang diacungkan.

2. Tes perimetri statis otomatis

Tes perimetri merupakan pemeriksaan lapang pandang yang fungsinya lebih spesifik. Tes ini dapat menunjukkan di area mana mata Anda bisa melihat dan tidak bisa melihat.

Ini biasanya dilakukan bila Anda dicurigai mengalami penyakit yang mengganggu penglihatan. Tes ini bisa pula untuk memantau perkembangan penyakit mata yang sedang Anda derita.

Anda hanya perlu melihat ke tengah instrumen berbentuk mangkuk yang disebut perimeter. Mata yang tidak diuji ditutup dengan tambalan.

Selanjutnya, mesin akan menampilkan beberapa lampu yang berkedip-kedip dengan tingkat kecerahan yang berbeda-beda.

Ini dilakukan untuk mengetahui ambang visual Anda di setiap area penglihatan yang diuji.

angiografi mata

3. Pemeriksaan lapang pandang kinetik

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu menjalani tes yang disebut pengujian bidang visual kinetik.

Mirip dengan proses tes perimetri yang dijelaskan di atas, tetapi bedanya, pada uji kinetik menggunakan target cahaya yang bergerak bukan lampu yang berkedip.

Sama halnya dengan uji perimetri statis, pemeriksaan ini juga dapat memetakan dengan lebih detail area visual yang dapat terlihat dan tidak dapat terlihat.

4. Tes perimetri penggandaan frekuensi

Ini merupakan tes pengujian lapang pandang dengan menggunakan ilusi optik untuk memeriksa kerusakan penglihatan.

Layar perimeter akan menunjukkan garis vertikal (biasanya hitam dan putih). Garis ini akan berkedap-kedip pada tingkat kecerahan yang bervariasi.

Jika tidak dapat melihat garis tersebut pada waktu tertentu selama pengujian, berarti Anda kehilangan penglihatan di bagian tertentu dari bidang visual Anda.

5. Elektroretinografi

Electroretinography bertujuan untuk mengukur sinyal listrik pada sel retina yang peka terhadap cahaya yang disebut fotoreseptor.

Pemeriksaan ini bisa juga untuk memeriksa sel-sel lainnya bila diperlukan.

Untuk melakukan tes ini, mata Anda akan dilebarkan dan diberi obat tetes agar mati rasa. Selanjutnya, mata dibuka dan sebuah perangkat kecil yang disebut elektroda ditempatkan pada kornea.

Anda kemudian akan diminta melihat ke dalam mesin berbentuk mangkuk yang berkedip atau memancarkan pola cahaya tertentu.

Elektroda lalu mengukur aktivitas listrik mata Anda saat merespon cahaya tersebut.

6. Grid Amsler

Orang yang mengidap penyakit degenerasi makula biasanya akrab dengan jenis pemeriksaan lapang pandang yang sangat sederhana yang disebut dengan grid Amsler (kisi-kisi Amsler).

Grid Amsler adalah pola yang terbuat dari banyak persegi berukuran sama. Anda akan diminta untuk melihat ke sebuah titik yang berada di tengah kisi-kisi tersebut.

Kemudian diminta menjelaskan area mana yang tampak bergelombang, buram, atau kosong.

Meskipun tes ini hanya berguna untuk mengukur bagian tengah bidang visual, tetapi cara sederhana ini dapat bermanfaat untuk memantau perubahan penglihatan yang Anda alami.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Visual Field Test. (2021). Retrieved 10 November 2021, from https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/visual-field-testing

Visual Field Testing: What Is It & Understanding Results. (2020). Retrieved 10 November 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/14420-visual-field-testing

Have AMD? Save Your Sight with an Amsler Grid. (2020). Retrieved 10 November 2021, from https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/facts-about-amsler-grid-daily-vision-test

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita