Osteochondritis Dissecans

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu osteochondritis dissecans?

Osteochondritis dissecans adalah kondisi dimana sebagian dari tulang rawan dan tulang yang mendasarinya terpisah dari permukaan sendi atau bahkan dapat menjadi lepas. Terjadi paling sering pada persendian pinggul dan lutut, diikuti oleh pergelangan kaki dan siku.

Seberapa umumkah osteochondritis dissecans?

Terjadi pada orang-orang di usia muda (10-20 tahun) dan usia paruh baya (30-60 tahun). Orang-orang yang sering berolahraga lebih sering terkena kondisi ini. Pria lebih berisiko dibanding wanita.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala osteochondritis dissecans?

Gejala-gejala yang umum dari osteochondritis dissecans tergantung dari persendian yang terpengaruh oleh kondisi ini. Di antaranya:

  • perasaan sakit, khususnya setelah berolahraga, tetapi tidak semua mengalami rasa sakit yang sama. Saat rasa sakit terjadi, mungkin terasa ringan, tidak terlalu jelas, dan rasa sakit timbul dan menghilang. Ini membuat diagnosis sulit dilakukan
  • persendian Anda mungkin retak atau terblokir (tidak dapat digerakkan) apabila ada fragmen yang tersangkut saat Anda bergerak
  • persendian melemah
  • jangkauan gerakan yang sedikit: Anda mungkin tidak dapat meluruskan lengan dan kaki yang dipengaruhi oleh osteochondritis dissecans

Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter Anda apabila Anda melihat gejala-gejala berikut:

  • pembengkakan sendi atau ketidakmampuan untuk bebas menggerakkan sendi sesuai jangkauan geraknya
  • apabila Anda memiliki rasa sakit yang terus menerus atau nyeri pada lutut, siku, atau persendian lain

Penyebab

Apa penyebab osteochondritis dissecans?

Penyebab kondisi ini belum jelas, namun sepertinya terkait dengan hilangnya supply darah pada tulang. Kehilangan ini menyebabkan sedikit bagian dari tulang mati. Bagian tulang yang terpengaruh dapat hancur, menyebabkan luka pada permukaan sendi. Tulang rawan pada tulang yang mati ini bisa rusak. Tulang yang mati kemudian bisa patah dan mengapung di dalam persendian. Gangguan ini dapat terjadi pada orang-orang setelah mengalami cedera atau setelah trauma yang berulang di area yang terpengaruh. Faktor lain berupa sickle cell anemia dan terapi radiasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk osteochondritis dissecans?

Ada beberapa faktor-faktor risiko untuk osteochondritis dissecans, yaitu:

  • osteochondritis dissecans paling umum terjadi pada anak-anak dan dewasa muda antara usia 10-20 tahun
  • gender: pria memiliki risiko lebih tinggi dibanding wanita
  • olahraga yang terkait dengan berlari, melompat, dan mengubah arah atau kecepatan dapat meningkatkan risiko Anda terkena osteochondritis dissecans

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk osteochondritis dissecans?

Istirahat, membatasi pergerakan, dan mengonsumsi obat-obatan anti radang umumnya digunakan untuk hasil terbaik. Tidak ada diet atau program olahraga yang mempercepat penyembuhan. Operasi jarang diperlukan, khususnya untuk orang-orang yang masih muda. Melindungi sendi dengan gips atau brace dapat memungkinkan luka sembuh tanpa masalah. Apabila rasa sakit menjadi lebih parah dan konstan atau sendi terkunci dan tidak dapat membengkok atau melurus, operasi, terkadang atrthoscopik, mungkin dilakukan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk osteochondritis dissecans

Untuk mendiagnosis osteochondritis dissecans, Anda harus melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Saat pemeriksaan fisik dilakukan, dokter Anda akan menekan persendian yang terpengaruh, memeriksa area yang membengkak dan sakit, meminta Anda untuk menggerakkan sendi Anda ke arah-arah yang berbeda untuk melihat apakah Anda dapat bergerak normal. Dokter juga akan memeriksa struktur tulang pada area yang terpengaruh, seperti ligamen.

Lalu dokter Anda mungkin akan melakukan tes lain untuk mengonfirmasi diagnosis seperti:

  • rontgen: dapat menunjukkan keanehan pada tulang-tulang persendian
  • MRI: apabila hasil rontgen terlihat normal namun Anda masih mengalami gejala-gejala, dokter Anda mungkin akan merujuk Anda ke MRI
  • CT scan: memungkinkan dokter Anda untuk melihat tulang dengan sangat detil, dapat membantu mengetahui lokasi dari fragmen yang lepas di dalam sendi

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi osteochondritis dissecans?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut ini dapat membantu Anda mengatasi osteochondritis dissecans:

  • istirahat dan batasi pergerakan area yang terpengaruh
  • temui dokter Anda secara berkala untuk mengawasi perkembangan gejala-gejala dan kondisi kesehatan Anda
  • ikuti instruksi dokter Anda, jangan mengonsumsi obat-obatan di luar resep atau melewati dosis Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama memang tidak baik efeknya untuk kesehatan, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko penyakit jantung?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kenapa Memasuki Masa Lansia Tubuh Semakin Kurus?

Selain kulit semakin keriput, berat badan lansia juga biasanya semakin menyusut. Memangnya, apa penyebab tubuh semakin kurus saat masuk masa lansia?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Penyebab Lansia Gampang Kedinginan, Plus Cara Mencegah dan Mengatasinya

Dibanding yang masih muda, orang tua lebih gampang kedinginan. Namun, penyebab lansia mudah kedinginan tidak sesepele karena suhu AC yang terlalu rendah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Lansia yang Susah Makan, Bolehkah Hanya Minum Susu?

Lansia memang cenderung susah makan dan lebih suka minum susu. Tetapi, bukan berarti susu bisa digunakan sebagai pengganti makan.

Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Direkomendasikan untuk Anda

sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
mengajak orang tua pindah

Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
kebutuhan vitamin dan mineral

Ragam Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Sistem Imun Lansia

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
masalah tidur lansia

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020