Kutil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 08/05/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kutil?

Kutil adalah pertumbuhan kulit berlebih yang disebabkan oleh virus. Biasanya, bentuknya berwujud seperti kembang kol dan tergolong sebagai tumor jinak. Kebanyakan penyebab dari kondisi ini adalah Human Papilloma Virus (HPV).

Virus ini menginfeksi lapisan atas kulit dan bertumbuh dengan cepat. Anda bisa terinfeksi virus apabila ada luka di kulit Anda. Anda juga bisa tertular bila menyentuh seseorang yang memiliki virus tersebut.

Virus ini biasanya juga menyebabkan penyakit yang berbeda pada bagian tubuh yang berbeda. Kondisi ini biasanya terjadi pada tangan, lengan, dan kaki.

Kondisi ini terbagi menjadi beberapa jenis, tergantung bagian tubuh mana yang terkena.

Pertama, kutil periungual yang terjadi di sekitar kuku. Ada pula kutil datar, yang terjadi pada wajah, lutut, dan siku. Umumnya, kutil datar ini menyerang anak dan wanita usia muda. Bentuknya sedikit timbul dan berwarna seperti daging.

Ada lagi kutil plantar. Kutil ini terletak di telapak kaki yang biasanya tertular ketika Anda bertelanjang kaki. Jenis lain yang mungkin tak menyerupai kutil yang Anda tahu adalah kutil filiform kecil, yang berbentuk seperti helaian rambut.

Satu jenis kutil yang umum dan mungkin Anda ketahui adalah kutil kelamin. Jenis ini, sesuai namanya, biasanya muncul pada alat kelamin dan area rektum. Kutil kelamin seringnya menular lewat hubungan seksual.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kutil merupakan penyakit yang cukup umum, khususnya pada orang berusia 10-20 tahun. Sebagian besar kutil (sekitar 65%) dapat sembuh sendiri dalam 2 tahun tanpa pengobatan.

Meski begitu, ada kasus di mana kulit berlebih menyerupai daging kecil yang tumbuh ini bisa kambuh cukup sering. Jika sudah begitu, Anda perlu pergi ke dokter untuk mengobatinya.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kutil?

Kebanyakan, kutil adalah pertumbuhan kulit yang mengganggu tapi tidak menyebabkan rasa sakit yang hebat. Walau begitu, terkadang juga dapat terjepit dan berdarah jika benjolan terletak pada wajah dan kepala. Sementara itu, kulit plantar membuat nyeri saat melangkah.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Anda tidak yakin apakah pertumbuhan kulit tersebut kutil atau bukan. Jika Anda berusia lebih dari 60 tahun dan tidak pernah memiliki kondisi ini sebelumnya Anda harus pergi ke dokter untuk memeriksa apakah kondisi kesehatan Anda merupakan kanker kulit atau bukan.
  • Terapi di rumah dengan obat tanpa resep tidak mempan setelah 2-3 bulan.
  • Kutil tetap muncul bahkan menyebar meskipun Anda sedang menjalani pengobatan.
  • Tanda infeksi bakteri muncul, seperti nyeri, bengkak, merah, atau bernanah. Kutil menjadi sangat nyeri dan sebaiknya tidak digerakkan.
  • Jika Anda penderita diabetes atau menderita penyakit arteri perifer dan memiliki benjolan kulit berlebih ini di kaki.
  • Kutil di alat kelamin atau sekitar area anus.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. 

Penyebab

Apa penyebab kutil?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kutil disebabkan oleh virus HPV. Kondisi ini dapat menular dari satu orang ke orang lain.

Menggaruk dan mengorek kutil juga menyebarkan infeksi. Kulit yang lembap karena berendam, memiliki luka terbuka, atau digaruk, lebih berisiko terinfeksi virus dan membentuk kutil di tubuh Anda.

Faktor-faktor risiko

Apa saja faktor risikonya?

Ada banyak faktor risiko yang bisa memicu penyebab untuk kutil, yaitu:

  • Usia: anak dan dewasa
  • Orang dengan sistem imun lemah seperti orang dengan HIV/AIDS atau yang menerima transplantasi organ.
  • Berjalan dengan kaki telanjang pada permukaan basah, seperti kamar mandi dan ruang ganti umum, atau area berenang.
  • Pemakaian handuk, pisau cukur, dan barang pribadi lain secara bersama dengan penderita.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan obat kutil?

Terapi biasanya berhasil meski tidak selalu. Tidak semua kondisi pula membutuhkan pengobatan.

Terapi itu sendiri dapat menyebabkan masalah, seperti nyeri, infeksi dan bekas. Kutil yang tidak menyebabkan nyeri tidak membutuhkan terapi.

Penyebaran virus harus dihindari, misalnya, dengan memastikan bagian yang terkena virus tersebut tertutup saat berenang di tempat umum, menggunakan ruang loker atau kamar mandi umum.

Berikut 3 cara menghilangkan kutil.

1. Asam salisilat

Asam salisilat (salicylic acid) merupakan zat yang diyakini dapat menghilangkan berbagai penyakit kulit, termasuk jerawat, psoriasis, dermatitis, dan termasuk sebagai obat kutil.

Asam salisilat ini sangat mudah digunakan terutama untuk benjolan kulit berlebih yang ada kaki dan tangan. Bentuknya bermacam-macam. Ada yang cair, salep, atau krim.

Asam yang terkandung di dalamnya dapat menghilangkan kutil dalam beberapa minggu jika dioleskan setiap hari dan dengan cara yang benar.

Berikut adalah cara menggunakannya:

  • Cuci dan keringkan kutil serta kulit di sekitarnya. Hal ini dilakukan agar asam salisilat lebih mudah menyerap ke dalam lapisan kulit yang sakit.
  • Oleskan atau bubuhkan asam salisilat pada kulit yang terkena. Anda dapat mengoleskannya langsung pada benjolan atau melapisinya dengan perban. Namun, selalu perhatikan cara penggunaan yang tercantum pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Setiap produk mungkin jenis, dosis, dan cara pakainya berbeda-beda.
  • Biarkan asam salisilat menyerap dan bekerja pada benjolan kulit. Diamkan selama 24-48 jam, baik dengan atau tanpa perban. Ganti dengan yang baru kalau perban rusak atau lepas.
  • Lepas perban dan cuci sisa obat yang masih menempel. Area yang ada kutilnya bisa Anda rendam atau kompres dengan air hangat dulu selama kurang lebih 10 menit. Hal ini akan memudahkan penyerapan asam salilisat ke dalam kulit.

2. Dibekukan (cryotherapy)

Selain kutil di area genital (penis atau vagina), kebanyakan kondisi ini tidak berada di area dapat dihilangkan dengan cryotherapy. Penelitian merekomendasikan cryotherapy sebagai cara menghilangkan kutil yang cukup efektif, terutama untuk yang terdapat di area tangan dan kaki.

Terapi jenis ini biasa dilakukan apabila pengobatan dengan asam salisilat tidak berhasil. Cryotherapy ini juga dapat Anda pilih apabila Anda ingin pengobatan yang cepat.

Namun, prosedur ini hanya bisa dilakukan oleh dokter. Selama prosedur berlangsung, dokter akan memotong benjolan kulit berlebih di kulit Anda dengan pisau yang kecil dan tajam. Biasanya, dokter akan membekukannya dengan nitrogen cair.

Cryotherapy dilakukan dengan pemberian bius lokal untuk mencegah terjadinya rasa nyeri selama prosedurnya. Namun, Anda tak butuh waktu yang terlalu lama untuk menyelesaikan pengobatan ini.

3. Pakai lakban

Menempelkan lakban pada kulit juga disebut menjadi salah satu cara menghilangkan kutil yang cukup ampuh. Bahkan ada beberapa penelitian yang menemukan bahwa menggunakan lakban lebih efektif untuk dibandingkan dengan terapi nitrogen air.

Untuk penggunaannya, Anda cukup menempelkan lakban pada kutil selama kurang lebih enam hari. Setelah enam hari, Anda boleh melepaskannya. Setelahnya, rendam kulit yang terkena dengan air hangat dan gosokkan.

Setelah 12 jam tanpa lakban, tempel lagi lakban pada area kulit yang terkena untuk menghilangkan sisanya. Lanjutkan cara menghilangkan kulit yang satu ini hingga 2 bulan atau sampai benjolan kulit berlebih di tubuh benar-benar hilang.

Namun Anda perlu menghindari cara ini bila kutil berada di sekitar kemaluan Anda, di area ketiak, dan di sekitar area membran mukus atau (misalnya hidung atau mulut).

Apa saja tes yang biasa dilakukan?

Dokter akan mendiagnosis kutil  dengan memeriksa kulit. Jika diagnosis kurang jelas, dokter dapat mengangkat sebagian kecil (biopsi) untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Pengobatan di rumah

Apa saja pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kutil?

Terdapat beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk menghilangkan kutil. Meski begitu, keampuhannya belum dapat dibuktikan secara penelitian.

Gunakanlah dengan hati-hati dan pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap bahan tersebut sebelum pemakaian. Hindari penggunaan di area kemaluan, ketiak, mulut, dan hidung.

1. Enzim dari getah kulit pisang

Bila Anda hobi makan pisang, sebaiknya kulitnya jangan dibuang. Pisang bisa menjadi obat kutil alami. Pasalnya, enzim yang ditemukan dalam kulit pisang dapat membantu membuat jaringan kulit berlebih di tubuh Anda ini menghilang.

Coba gosok permukaan dalam kulit pisang, yang berwarna putih, pada bagian tubuh yang terdapat kutil. Terus lakukan sampai menghilang.

2. Pakai vitamin C dan air perasan lemon

Tablet vitamin C juga bisa Anda gunakan untuk mengatasi kondisi ini. Pertama yang harus Anda lakukan adalah menghancurkan tablet vitamin C dan masukkan air perasan lemon. Anda juga bisa menggunakan air mineral. Aduklah hingga menjadi pasta.

Oles obat kutil alami ini ke bagian yang terkena, tutup dengan perban, dan ulangi tiap hari sampai benjolan kulit berlebih di tubuh Anda ini mengecil  atau hilang. Vitamin C diyakini bisa melawan virus-virus, sedangkan keasaman jus lemon juga membantu vitamin C agar virus mati.

3. Daun basil

Daun basil mengandung kandungan antivirus yang dianggap dapat membantu dalam menghancurkan virus. Maka, daun basil juga bisa dicoba dan dijadikan sebagai cara menghilangkan kutil.

Untuk mendapatkan khasiatnya, blender ¼ cangkir daun basil sampai halus. Beri sedikit air, lalu oleskan ke area yang terkena dan tutup dengan perban. Oleskan setiap hari selama satu hingga dua minggu.

4. Madu

Madu dapat digunakan karena sifat antibakteri dan antivirusnya. Pasalnya, dengan madu, Anda bisa menutup keluar oksigen dari kulit yang terdampak sehingga virus di dalamnya dapat terbunuh.

Caranya, lapisi lapisan atas kutil kemudian tutup dengan lapisan madu dan perban. Ganti setiap 24 jam sekali, ulangi hingga mengecil.

5. Nanas

Air dari nanas mengandung asam dan enzim pelarut yang akan membantu mengatasi kondisi ini. Bila Anda rajin merendamnya sebanyak 2-3 kali sehari, niscaya benjolan akan mengecil dan hilang.

Meski begitu, yang perlu Anda waspadai, menggunakan air nanas bisa memberikan rasa sakit menyengat di kulit.

6. Bawang putih

Sifat antivirus dan antibakteri dari bawang putih dapat membasmi virus penyebab tumbuhan benjolan kulit berlebih di area tubuh Anda. Bawang putih juga diyakini bisa melepuhkan dan merontokkan jaringan kulit berlebih.

Setelah 20 menit, buang perban dan bilas area tersebut. Lakukan ini dua kali sehari selama seminggu. Anda juga bisa mengonsumsi kapsul bawang putih tiga kali sehari untuk mendapatkan efek serupa.

Apa saja perubahan gaya hidup yang perlu saya lakukan untuk menangani dan mencegah kutil?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini:

  • Cuci tangan Anda setelah memegang area kulit yang terdampak untuk menghindari penyebarannya.
  • Hubungi dokter Anda jika  ada benjolan kulit berlebih di tubuh Anda Anda tidak dapat diobati dengan larutan asam salisilat tanpa resep.
  • Hubungi dokter Anda jika  kondisi ini tidak membaik setelah beberapa minggu terapi.

Selain itu, untuk mencegah kutil, Anda harus:

  • Jangan menggigit kuku Anda. Kutil lebih sering muncul pada kulit yang rusak. Menggigit kulit sekitar kuku membuka pintu bagi virus.
  • Jangan mengorek kutil. Mengorek dapat menyebarkan virus.
  • Perawatan kulit. Untuk menghindari penyebaran virus, jangan menyikat, memotong atau mencukur area sekitar yang terkenal. Jika Anda harus bercukur, gunakan pisau cukur elektrik.
  • Jangan menggunakan barang pribadi bersama-sama. Virus dapat ditularkan dari barang pribadi orang yang memiliki kondisi berikut.
  • Hindari menyentuh atau kontak dengan kutil.
  • Cuci tangan Anda setelah menyentuh kutil atau permukaan seperti peralatan olahraga umum.
  • Jaga kebersihan dan kekeringan kaki Anda. Gantilah sepatu dan kaos kaki Anda per hari.
  • Gunakan sepatu atau sandal di tempat yang umum dengan paparan virus penyebab kutil, seperti sekitar kolam renang atau kamar mandi tempat olahraga.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati, Kenali Tanda Luka Anda Telah Terinfeksi

Luka yang tidak segera dibersihkan dapat menimbulkan infeksi. Lantas, apa saja tanda-tanda yang muncul jika luka telah infeksi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19/04/2020 . 4 menit baca

Melawan COVID-19: Jangan Ada Lagi Tenaga Medis yang Gugur

Penyebaran COVID-19 belum bisa dihentikan, ratusan nyawa tidak berhasil diselamatkan, termasuk para dokter dan tenaga medis yang melawan di garis depan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 13/04/2020 . 5 menit baca

Kaitan Kasus Positif COVID-19 dengan Gejala Meningitis

Peneliti Jepang dari Rumah Sakit University of Yamanashi melaporkan kasus infeksi COVID-19 dengan gejala penyakit meningitis.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 10/04/2020 . 4 menit baca

Bagaimana COVID-19 Menyerang Organ Vital di Tubuh Manusia?

Wabah covid-19 telah menelan ribuan korban jiwa karena menyerang berbagai organ di tubuh manusia. Apa saja organ yang terdampak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 03/03/2020 . 7 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

teledermatologi saat pandemi

Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 6 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020 . 3 menit baca
kebiasaan menyentuh wajah

Sulit Dihentikan, Ini 3 Tips Mengurangi Kebiasaan Menyentuh Wajah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . 5 menit baca