Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sakit pinggang (nyeri pinggang)?

Sakit pinggang atau flank pain adalah rasa sakit pada bagian samping kanan dan kiri tubuh, tepatnya daerah di bawah tulang rusuk dan di atas panggul.

Sensasi nyeri biasanya terasa lebih buruk di satu sisi pinggang. Ada yang lebih merasakan sakit pinggang di kanan atau nyeri di pinggang kiri. Rasa nyerinya bahkan dapat menyebar ke bagian depan tubuh sampai ke bagian bawah.

Sakit pinggang adalah keluhan yang cukup umum. Kebanyakan orang mengalami nyeri pinggang setidaknya sekali dalam hidup yang biasanya bersifat ringan dan sementara. Biasanya, nyeri pinggang terjadi saat otot menegang sehabis melakukan pekerjaan berat.

Namun, ada banyak organ dan otot penting di atau dekat sisi kiri dan kanan tubuh. Sakit pinggang yang menetap atau parah dapat didasari oleh penyebab medis yang serius, seperti dehidrasi, infeksi saluran kemih, atau sakit ginjal.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala nyeri pinggang?

Pinggang adalah daerah di kedua sisi batang tubuh (torso), tepat di antara tulang rusuk paling bawah dan pinggul.

Pinggang itu sendiri memiliki banyak organ serta jaringan otot di sekitarnya. Maka, gejala sakit pinggang dapat saja timbul ketika ada salah satu jaringan atau organ di sana yang terganggu atau cedera.

Tanda dan gejala sakit pinggang yang paling umum adalah:

  • Sensasi panas di pinggang
  • Nyeri dan kesemutan
  • Pegal sampai terasa kram sampai kaki

Nyeri pinggang bisa terasa pegal dan tumpul pada awalnya, atau terasa menusuk dan tajam seperti kram. Nyeri juga mungkin datang dan pergi dalam gelombang. Lambat laun, rasa sakitnya dapar membuat Anda jadi sulit bergerak dan berdiri tegak.

Tidak hanya pada bagian sekitar rusuk dan pinggang, rasa sakit juga bisa menjalar sampai ke bagian pinggul serta kaki.

Namun, tanda dan gejala nyeri pinggang lainnya yang lebih spesifik juga dapat muncul sesuai dengan penyebab asalnya.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda perlu lebih berhati-hati jika rasa sakit yang tadinya ringan berubah menjadi serius ketika tubuh sampai tidak bisa bergerak.

Jika Anda merasa khawatir dengan penyebab dan gejala sakit pinggang, serta memiliki pertanyaan sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Apalagi kalau nyeri pada pinggang belum juga hilang sampai 72 jam.

Penyebab

Apa saja penyebab sakit pinggang?

Penyebab paling umum dari nyeri pinggang adalah otot yang menegang (terkilir). Hal ini bisa terjadi jika posisi tubuh tidak tepat atau Anda mempunyai postur tubuh yang buruk; biasanya saat Anda mengangkat barang berat atau karena cedera olahraga.

Nyeri pinggang dapat terjadi secara tiba-tiba atau dapat berkembang secara perlahan karena gerakan yang berulang. Beberapa contoh penyebab lainnya dari sakit pinggang karena otot menegang atau terlalu sering dipakai adalah:

Selain itu, sakit pinggang juga dapat didasari oleh penyebab medis tertentu seperti osteoporosis, stenosis tulang belakang, spondilolistesis, masalah pada organ dalam di area perut, pinggang, serta panggul.

Masalah atau gangguan pada organ dalam yang dapat menjadi penyebab sakit pinggang, di antaranya adalah:

Radang sendi panggul

Penyakit radang panggul adalah peradangan akibat infeksi bakteri yang menyerang sistem reproduksi dan saluran kemih wanita. Ini meliputi meliputi rahim, ovarium, saluran tuba, dan uretra.

Radang panggul menjadi penyebab sakit pinggang dan perut bagian kanan pada wanita.

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Rasa nyeri yang diakibatkannya dapat menyebar dari bagian bawah perut hingga ke pinggang.

Gejalanya meliputi sering buang air kecil yang disertai rasa panas, nyeri pinggang, dan nyeri di kemaluan.

Degenerasi tulang belakang

Penyakit yang terjadi pada tulang belakang manusia ini biasanya terjadi saat cakram di daerah lumbar (tulang belakang) mulai terurai akibat hancur. Mungkin, Anda juga pernah mengenalnya dengan nama “pengapuran” tulang.

Biasanya banyak terjadi pada orang berusia lanjut atau kadang disebabkan oleh obesitas karena pengapuran tulang akan terjadi ketika semakin besar tekanan pada sendi.

Tak menutup kemungkinan, semakin mudah pula sendi akan menjadi lebih rapuh dan menjadi penyebab sakit pinggang.

Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS adalah gangguan pada fungsi usus besar untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisinya.

Seseorang yang mengalami IBS akan sangat sering BAB (diare) hingga menimbulkan rasa nyeri pinggang dan  perut.

Sakit batu ginjal

Ginjal terletak di bagian kiri dan kanan di antara pinggang tubuh. Bila Anda merasakan nyeri pinggang di bagian kiri, bisa saja karena adanya masalah pada ginjal kiri Anda.

Lumbar disc syndrome

Penyebab sakit pinggang pada kondisi ini adalah postur tubuh yang tidak benar ketika mengangkat beban. Akibatnya, bisa mengurangi fungsi diskus tulang rawan bagian belakang tubuh.

Ketika celah diskus tulang rawan menyempit lalu tulang akan terdorong, sehingga menyebabkan tekanan pada tulang atau saraf punggung bagian kanan atau kiri. Jika satu saraf  terganggu, punggung atau pinggang akan terasa kesemutan, mati rasa dan bahkan mudah sakit.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya mengalami masalah ini?

Setiap orang dari mulai anak-anak, remaja, sampai lansia biasanya pernah mengalami nyeri pinggang.

Apabila tidak berhati-hati ada banyak faktor penyebab yang dapat meningkatkan risiko terjadinya sakit pinggang. Beberapa contohnya adalah:

Mengangkat beban berat

Terkadang, ada kalanya Anda harus melakukan hal yang penting seperti memindahkan barang. Kalau tidak berhati-hati, beban tersebut bisa menjadi penyebab sakit pinggang. Begitu juga untuk Anda yang gemar melakukan olahraga angkat beban.

Jarang olahraga

Apabila Anda jarang melakukan aktivitas olahraga, sebaiknya mulai rutin untuk menjalankannya. Mempunyai berbagai macam manfaat, olahraga juga dapat mencegah terjadinya sakit atau nyeri pinggang.

Hal ini dikarenakan olahraga bermanfaat untuk meregangkan otot yang kaku. Pilihan olahraga untuk mengatasi nyeri pinggang diantaranya adalah yoga, pilates, renang, atau sekadar rutin melakukan peregangan.

Obesitas

Pada penelitian mengenai Low Back Pain and Obesity yang dilansir oleh NCBI, tertulis bahwa obesitas memang tidak mempunyai efek langsung pada penyebab sakit pinggang.

Namun, jika Anda obesitas, masa penyembuhan akan lebih lama saat mengalami sakit pinggang.

Kebiasaan buruk

Terkadang, Anda tidak menyadari melakukan kebiasaan yang ternyata bisa menjadi penyebab sakit pinggang.

Seperti posisi saat duduk, berdiri, bekerja, akibat mengangkat sesuatu, merokok, aktivitas olahraga, kebiasaan makan, minum, dan stres.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis masalah ini?

Dokter dapat menentukan apa penyebab mendasar dari sakit pinggang yang Anda alami dengan mengamati gejala, lokasi sakitnya, dan berapa lama durasi nyeri tersebut sudah berlangsung.

Jika dokter mencurigai penyebab sakit pinggang Anda adalah sebuah kondisi medis tertentu, ia dapat merujuk Anda untuk melakukan pemeriksaan lanjutan berupa:

  • Tes darah
  • X-ray
  • Tes urin
  • CT scan

Apa saja pilihan pengobatan nyeri pinggang?

Obat nyeri pinggang yang bisa konsumsi disesuaikan dengan gejala, penyebab, dan berapa lama sakit sudah berlangsung.

Dimuat dalam Medical News Today, apabila disebabkan oleh cedera ringan, dokter akan menyarankan untuk melakukan peregangan, terapi, kompres dingin, serta beristirahat dengan cukup.

Jika rasa nyeri pada pinggang berlangsung lebih lama, dokter akan memberikan resep khusus seperti obat antinyeri, obat antiradang, dan relaksan otot. Relaksan otot diberikan bagi Anda yang mempunyai kasus nyeri pinggang dengan kejang otot.

Obat sakit pinggang dengan resep dokter:

Sedangkan untuk kasus sakit atau nyeri pinggang yang lebih parah perlu diobati menggunakan obat yang lebih kuat. Diantaranya adalah opioid serta antidepresan yang dapat mengontrol rasa sakit.

Masing-masing jenis obat mempunyai efek samping yang berbeda. Seperti obat antiradang yang dapat menyebabkan sakit perut, ruam, sampai masalah pada ginjal. Begitu juga dengan relaksan otot yang dapat menyebabkan kantuk serta pusing.

Apa saja pilihan obat alami untuk masalah ini?

Selain pengobatan di atas, ada pula cara alami yang bisa dilakukan untuk mengobati sakit pinggang seperti:

Capsaicin

Di dunia kedokteran, capcaisin dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif yang digunakan untuk membantu mengobati sakit ringan dan nyeri otot atau sendi, misalnya arthritis, sakit pinggang, atau keseleo.

Obat ini juga dapat digunakan sebagai obat nyeri pinggang dan nyeri saraf.

Jahe

Penelitian terbaru menyebutkan jika ekstrak jahe dapat membantu mengatasi nyeri sendi dan otot karena mengandung phytochemical.

Phytochemical adalah senyawa yang membantu menghentikan peradangan, sehingga dapat dijadikan obat tradisional nyeri pinggang.

Kunyit

Kandungan kurkumin dalam kunyit dipercaya sebagai antiperadangan yang baik untuk mengurangi nyeri sendi. Penggunaan kunyit dengan dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Silakan konsultasi ke ahli herbal atau dokter sebelum menggunakan kunyit sebagai obat nyeri pinggang.

Kompres dingin atau panas

Cara ini efektif untuk membantu proses penyembuhan nyeri pinggang. Baik itu kompres panas ataupun dingin, penting untuk memberikan jeda setidaknya 20 menit supaya kulit Anda dapat beristirahat

Berendam air hangat

Saat berendam air hangat, saraf dan otot yang menegang akan mengendur sehingga membuat Anda jadi lebih rileks.

Tidak hanya itu. Berendam air hangat juga dapat melancarkan sirkulasi darah dan merangsang produksi hormon dopamin untuk melawan stres dalam tubuh.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi nyeri pinggang?

Gaya hidup dan pengobatan di rumah yang dapat membantu Anda mengatasi nyeri pinggang adalah:

  • Rutin olahraga dan bergerak
  • Menurunkan berat badan jika Anda obesitas
  • Latihan peregangan jika Anda beraktivitas di dalam ruangan
  • Menjaga postur tubuh saat berdiri, duduk, dan berjalan

Lalu, Anda juga bisa mencoba melakukan gerakan olahraga untuk mengatasi nyeri pinggang, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Gerakan olahraga yang dapat mengurangi nyeri pinggang adalah seperti:

Partial crunch

Memperkuat dan mengencangkan otot di sepanjang lingkar pinggang. Otot-otot ini mencakup otot punggung bagian bawah serta otot perut. Otot yang kuat dan kencang akan melindungi Anda dari penyebab sakit pinggang.

Hamstring stretch

Gerakan ini tidak hanya memperkuat otot pinggang, tapi juga seluruh punggung, tangan, betis, dan paha. Jadi, Anda bisa sekaligus meredakan nyeri pada bagian tubuh lain yang diakibatkan oleh sakit pinggang.

Bridges

Posisi bridge memiliki fungsi utama untuk mengencangkan otot-otot bokong. Gerakan olahraga ini amat disarankan untuk penderita sakit atau nyeri pinggang karena otot bokong merupakan salah satu otot terpenting yang membantu menumpu pinggang.

Lying lateral leg lifts

Gerakan olahraga ini cocok untuk melatih otot-otot abduktor pada penderita sakit atau nyeri pinggang. Otot abduktor adalah otot yang menyokong seluruh bagian panggul. Melatih otot ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan serta meringankan penyebab sakit pinggang.

Superman

Tidak hanya bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri pada pinggang. Gerakan olahraga ini juga berfungsi untuk memperbaiki postur tubuh serta mencegah kemungkinan nyeri pinggang di kemudian hari.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah nyeri pinggang?

Selain mengubah gaya hidup serta melakukan gerakan olahraga, Anda juga bisa melakukan beberapa hal lain untuk mencegah nyeri pinggang, seperti:

Minum air putih

Minum air putih setidaknya delapan gelas sehari untuk membantu mengoptimalkan fungsi ginjal juga membuang racun dalam tubuh.

Jangan lupa untuk mengurangi asupan alkohol. Fungsi ginjal dapat terganggu jika Anda minum alkohol secara berlebihan sehingga bisa menyebabkan pinggang terasa sakit.

Rutin olahraga

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga agar otot tidak tegang adalah dengan rutin berolahraga. Coba untuk berolahraga minimal 3 kali dalam seminggu.

Memilih makanan sehat

Sebagai salah satu cara untuk mencegah sakit atau nyeri pinggang, coba untuk memilih makanan yang lebih sehat. Misalnya, seperti sayuran hijau, buah, dan juga protein.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik masalah Anda

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit