Fibrosis Paru

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/04/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu fibrosis paru?

Fibrosis paru adalah penyakit paru yang terjadi ketika jaringan paru rusak dan terluka. Jaringannya pun menjadi kaku dan keras, sehingga sulit bagi paru Anda untuk bekerja semestinya. Semakin parah fibrosisnya, Anda akan semakin kesulitan bernapas.

Luka fibrosis paru bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun, pada umumnya dokter tidak bisa menentukan satu penyebab tunggalnya. Ketika dokter tidak tahu secara pasti apa penyebabnya, kondisi ini disebut fibrosis paru idiopati.

Kerusakan paru akibat kondisi ini tidak bisa disembuhkan, tapi obat-obatan dan terapi bisa membantu meredakan gejala-gejalanya. Untuk sebagian pasien, transplantasi (cangkok) mungkin dibutuhkan.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Jenis idiopatik adalah kondisi yang paling umum dari fibrosis paru. Dikutip dari American Lung Association, diperkirakan terdapat 50 ribu kasus baru fibrosis paru idiopatik setiap tahunnya. 

Kebanyakan pasien kondisi ini merasakan gejala pada usia 50 dan 70 tahun. Fibrosis paru adalah kondisi yang lebih umum terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala fibrosis paru?

Beberapa gejala fibrosis paru adalah:

  • Napas terengah-engah
  • Batuk kering
  • Lemas
  • Berat badan menurun tanpa sebab
  • Nyeri otot dan sendi
  • Ujung jari kaki dan tangan membengkak

Perkembangan kondisi dan keparahannya berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang kondisinya langsung parah, ada juga yang penyakitnya menggerogoti pelan-pelan dalam waktu beberapa bulan hingga tahun.

Pasien tertentu mungkin mengalami gejala yang terus bertambah parah, misalnya sulit bernapas selama beberapa hari atau minggu. Dalam hal ini, pasien mungkin dipasangkan mesin ventilator untuk menunjang pernapasan. Dokter juga mungkin meresepkan obat-obata antibiotik, kortikosteroid, dan obat lainnya untuk mengatasi kondisi ini.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, bicarakan dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab fibrosis paru?

Dalam beberapa kasus, fibrosis tidak diketahui penyebabnya.

Dalam beberapa kasus, fibrosis paru tidak diketahui penyebabnya. Selain itu, menurut jenisnya, penyebab fibrosis paru adalah:

  • Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis, Sjogen’s syndrome
  • Infeksi virus, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD) 
  • Material berbahaya, seperti asbes atau silika
  • Menghirup kotoran hewan
  • Perawatan radiasi
  • Mengonsumsi jenis obat tertentu.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan faktor risiko fibrosis paru?

Beberapa faktor risiko yang membuat Anda rentan kena fibrosis paru adalah:

  • Berusia paruh baya atau lanjut usia. Namun, kondisi ini juga pernah dilaporkan menyerang anak-anak atau bayi.
  • Kondisi ini lebih mungkin menyerang pria.
  • Merokok
  • Pasien dengan emfisema
  • Profesi tertentu yang berbahaya bagi paru-paru, seperti pekerja tambang, petani atau peternak, pekerja konstruksi, atau siapa saja yang berisiko terpapar polusi.
  • Pengobatan kanker, terutama radiasi di area dada dan obat-obatan kemoterapi
  • Keturunan (genetik)

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini  didiagnosis?

Beberapa penyakit paru-paru adalah penyebab fibrosis paru. Karena itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan keluarga, pekerjaan, kesibukan sehari-hari, hingga gaya hidup seperti apakah Anda merokok.

Pemeriksaan lain untuk mendiagnosis fibrosis paru adalah:

  • X-ray (rontgen) dada
  • Tes pernapasan untuk memeriksa kerusakan paru
  • Tes darah untuk memeriksa kadar oksigen dalam darah, penyakit autoimun, dan kemungkinan infeksi
  • CT Scan resolusi tinggi (HRCT) pada dada
  • Biopsi paru
  • Tes olahraga untuk memeriksa seberapa baik kemampuan paru memindahkan oksigen dan karbon dioksida masuk dan keluar aliran darah

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk fibrosis paru?

Belum ada obat yang bisa menyembuhkan kondisi ini sepenuhnya. Pengobatan tertentu hanya bisa membantu meringankan gejala serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda untuk menentukan perawatan terbaik buat Anda.

Pilihan pengobatan untuk mengatasi fibrosis paru adalah:

Obat-obatan

Dokter Anda mungkin menawarkan obat-obatan generasi baru seperti pirfenidone (Esbriet) and nintedanib (Ofev). Obat-obatan ini mampu memperlambat fibrosis. Namun, obat-obatan bisa memberikan efek samping seperti mual, muntah, hingga munculnya ruam.

Dokter pun mungkin memberikan obat asam lambung untuk mengobati refluks asam lambung (GERD), yaitu gangguan pencernaan yang sering dialami orang dengan kondisi ini.

Terapi oksigen

Terapi oksigen tidak bisa menghentikan kerusakan paru sepenuhnya. Namun, bisa membantu Anda:

  • Bernapas lebih lancar
  • Mengurangi risiko komplikasi dari kekurangan oksigen dalam darah
  • Mengurangi tekanan darah di sisi kanan jantung
  • Meningkatkan kualitas tidur dan rasa nyaman

Anda mungkin harus menggunakan oksigen saat tidur atau berolahraga, sedangkan sebagian orang harus menggunakannya tanpa henti sepanjang hari. Karena itu, saat ini sudah banyak tabung oksigen yang mudah dibawa ke mana saja.

Rehabilitasi paru

Rehabilitasi paru dilakukan untuk membantu Anda mengendalikan gejala dan meningkatkan kenyamanan beraktivitas sehari-hari. Yang dilakukan antara lain:

  • Olahraga atau latihan fisik untuk meningkatkan ketahanan
  • Melatih teknik pernapasan untuk membantu kerja paru
  • Konseling ahli gizi
  • Edukasi soal penyakit

Transplantasi (cangkok) paru

Transplantasi bisa jadi pilihan bagi orang dengan fibrosis baru. Transplantasi bisa membantu Anda meningkatkan angka harapan hidup serta kualitas hidup secara umum. Namun, Anda mungkin berisiko terhadap penolakan organ atau infeksi akibat prosedur ini. Bicarakan dengan dokter untuk segala kemungkinannya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi fibrosis paru?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi fibrosis paru adalah:

  • Berhenti merokok. Bicarakan dengan dokter soal cara terbaik berhenti merokok. Begitu juga kalau orang terdekat atau anggota keluarga Anda ada yang merokok, ada baiknya minta anggota keluarga untuk berhenti merokok karena asapnya pun bisa merusak paru-paru orang yang tidak merokok.
  • Perhatikan asupan makanan. Tidak usah memaksakan diri langsung makan banyak. Batasi saja sedikit-sedikit tapi rutin. Tingkatkan juga konsumsi sayur dan buah.
  • Berolahraga rutin baik untuk kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi paru dan mengendalikan stres. Tanyakan pada dokter olahraga seperti apa yang cocok buat Anda.
  • Istirahat yang cukup.
  • Imunisasi seperti pneumonia dan influenza, termasuk anggota keluarga Anda.
  • Ikuti anjuran dokter dan tim ahli yang menangani Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Mudah dan Efektif untuk Membersihkan Paru-Paru Perokok

Asap rokok yang dihirup penuh dengan racun yang bisa merusak paru. Oleh karena itu, yuk cari tahu berbagai cara untuk membersihkan paru-paru perokok.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat Januari 24, 2020

Mungkinkah Lupus Bisa Menimbulkan Komplikasi Pada Organ Paru?

Selain menyerang sendi dan kulit, lupus juga menimbulkan komplikasi pada organ lain, termasuk paru. Seperti apa gejala dan pengobatan yang perlu diketahui?

Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik November 8, 2019

3 Tips Memilih Tipe Bronkodilator yang Tepat untuk Orang dengan PPOK

Bronkodilator merupakan obat untuk PPOK. Supaya tidak salah, simak tips memilih jenis bronkodilator yang cocok untuk pasien PPOK berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat Oktober 19, 2019

Menguak Penyebab dan Jenis-jenis Hipertensi Paru yang Umum

Penyebab hipertensi paru beragam dan umumnya dipicu oleh penyakit tertentu. Lantas, apa saja penyakit itu dan apa saja jenis hipertensi paru?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hipertensi, Health Centers September 6, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Latihan pernapasan asma

Teknik Latihan Pernapasan untuk Mengurangi Gejala Asma

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tanggal tayang Mei 11, 2020
hidup dengan sebelah paru

Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tanggal tayang Maret 25, 2020
Paru pasien COVID-19 sembuh

Fungsi Paru Berkurang Setelah Pasien COVID-19 Sembuh, Benarkah?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tanggal tayang Maret 18, 2020
cara membersihkan paru-paru perokok pasif

7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal tayang Februari 13, 2020