Erythema Nodosum

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu erythema nodosum?

Erythema nodosum adalah kondisi kulit yang menyebabkan pembengkakan warna merah atau keunguan. Bengkak paling sering ditemukan di betis daerah tulang kering, namun bisa juga timbul di bagian tubuh lainnya.

Erythema nodosum adalah bentuk paling umum dari panniculitis, yaitu peradangan lapisan lemak di bawah kulit. Hal ini sering disebabkan oleh respon sistem imun terhadap infeksi atau reaksi dari obat yang Anda minum.

Erythema nodosum paling sering terjadi pada orang-orang berusia 20-40 tahun. Erythema nodosum bisa terjadi di usia berapapun terlepas dari jenis kelamin. Namun memang, wanita dilaporkan 6 kali lebih rentan mengalami kondisi ini daripada pria.

Tanda-tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala erythema nodosum?

Gejala utama dari erythema nodosum adalah benjolan warna merah di area betis. Kadang, benjolan juga bisa muncul di paha, lengan, dada, dan wajah. Ukuran benjolan bisa bermacam-macam, berkisar dari 4-11 cm. Jumlahnya pun bisa beragam antar orang, bisa hanya dua atau hingga 50 di sekujur tubuh.

Benjolan erythema nodosum terasa sakit dan mungkin terasa panas. Mulanya benjolan bewarn merah dan kemudian berubah ungu, seperti memar saat mau sembuh. Benjolan ini pun mengempis saat akan sembuh. Benjolan dapat bertahan sekitar 2 minggu. Benjolan baru dapat terus muncul hingga 6 minggu.

Gejala lainnya termasuk:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Nyeri sendi
  • Sakit kaki
  • Kelenjar getah bening di dada membengkak
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Berat badan berkurang
  • Sakit perut
  • Diare

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Penyebab

Apa penyebab erythema nodosum?

Penyebab erythema nodosum masih belum diketahui. Benjolan bisa muncul setelah Anda mengalami infeksi atau Anda baru saja mengonsumsi obat tertentu. Dokter percaya bahwa ini disebabkan oleh respon berlebihan dari sistem imun terhadap serangan bakteri atau zat asing lainnya yang masuk ke tubuh.

Faktor risikonya termasuk:

  • Infeksi, seperti radang tenggorokan atau tuberkulosis.
  • Reaksi obat antibiotik (sulfonamide dan penisilin), salisilat, iodide, bromide, dan pil KB.
  • Sarcoidosis, peradangan di sekujur tubuh.
  • Coccidioidomycosis, infeksi paru dan saluran pernapasan atas.
  • Radang iritasi usus (IBS), kolitis, atau penyakit Crohn.
  • Kehamilan
  • Kanker (jarang)

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana erythema nodosum didiagnosis?

Pada awalnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dasar sekaligus bwertanya seputar riwayat kesehatan Anda. Dokter juga mungkin bertanya obat-obatan apa yang pernah/sedang Anda pakai, dan apakah Anda baru saja sembuh dari sebuah infeksi.

Anda mungkin akan dirujuk untuk menjalani tes darah untuk memeriksa adanya peradangan dalam tubuh. Tes darah dapat dilakukan juga untuk mencari tahu apakah Anda mengidap TBC atau infeksi lainnya. Dokter juga dapat memeriksa sampel jaringan tenggorokan And untuk mencari tahu apakah Anda mengalami sakit tenggorokan.

Tes lainnya untuk mendiagnosis erythema nodosum adalah:

  • Tes urin
  • Rontgen dada
  • Pemeriksaan feses

Dokter juga mungkin akan mengambil sampel dari jaringan lemak di bawah kulit Anda, untuk kemudian diperiksa di laboratorium apakah ada abnormalitas tertentu.

Bagaimana erythema nodosum diobati?

Jika benjolan disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan obat antibiotik. Jika benjolan disebabkan oleh obat, menghentikan dosis akan memulihkan kondisinya. Namun, bicarakan dulu dengan doter sebelum menghentikan obat-obatan apapun.

Untuk sementara itu, obat-obatan ini dapat membantu Anda mengatasi rasa sakitnya:

  • Obat NSAID, seperti aspirin, naproxen, atau ibuprofen. Tapi jangan gunakan obat-obatan ini jika Anda memiliki penyakit Crohn, karena dapat memperburuk gejalanya.
  • Kalium iodida
  • Steroid oral

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi erythema nodosum?

Di rumah, beberapa tips ini dapat membantu Anda meredakan gejala sakitnya.

  • Istirahatkan kaki dengan mengangkatnya ke atas (lebih tinggi dari jantung) dan kenakan stoking khusus sementara benjolannya memulih.
  • Hindari pakaian ketat atau yang berbahan kasar, yang dapat mengiritasi benjolannya.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mitos Seputar Psikoterapi yang Salah Kaprah

    Selain anggapan bahwa hal ini hanya dilakukan oleh mereka yang terkena gangguan jiwa, apa lagi mitos-mitos tentang psikoterapi yang kerap muncul?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Psikologi 03/07/2020 . 5 menit baca

    Benarkah Ruangan Ber-AC Tingkatkan Risiko Penularan COVID-19?

    Studi di Tiongkok menunjukkan bahwa COVID-19 bisa menular lewat AC. Namun, banyak pula ahli yang menyanggahnya. Lantas, mana jawaban yang tepat?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 03/07/2020 . 5 menit baca

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . 4 menit baca

    Kenali Perbedaan Protein Soya dan Isolat Protein Soya Serta Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak

    Terdapat perbedaan formula protein soya dan formula dengan isolat protein soya. Apa saja perbedaan dan manfaatnya masing-masing bagi tumbuh kembang anak?

    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Parenting, Nutrisi Anak 03/07/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    drunkorexia

    Drunkorexia, Fenomena Rela Tak Makan Demi Minum Alkohol

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 6 menit baca
    pria tangguh bunuh diri

    Para ‘Pria Tangguh’ Lebih Berisiko Bunuh Diri, Mengapa Begitu?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 4 menit baca
    laser lipolysis

    Mengenal Seluk Beluk Laser Lipolysis untuk Menyingkirkan Lemak

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 5 menit baca
    teledermatologi saat pandemi

    Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 6 menit baca