Diabetes Insipidus

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu diabetes insipidus?

Diabetes insipidus adalah kelainan yang menyebabkan ketidakseimbangan cairan dalam tubuh. Ini dapat mengakibatkan frekuensi buang air kecil bertambah dan rasa haus yang berlebihan. 

Kondisi tersebut dapat membuat tidur malam Anda terganggu dan dapat menyebabkan mengompol. Gejalanya mirip dengan diabetes melitus, tapi penyebabnya berbeda. 

Diabetes melitus disebabkan karena masalah insulin dan kadar gula darah yang tinggi sedangkan diabetes insipidus dipengaruhi kerja ginjal Anda terhadap urin. Keduanya tidak berhubungan.

Penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Namun, berbagai pilihan pengobatan sesuai penyebab penyakit dapat mengurangi risiko komplikasi.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Ini adalah kondisi jarang terjadi. Penyakit ini lebih sering terjadi pada laki-laki dibanding perempuan dan dapat terjadi di semua usia, termasuk pada anak-anak.

Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risikonya. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala diabetes insipidus?

Penyakit ini punya gejala yang umum terjadi, salah satunya yaitu seringnya frekuensi buang air kecil dan rasa haus yang berlebihan.

Jika kondisi Anda serius, dikutip dari Mayo Clinic, produksi urin bisa mencapai 20 liter (sekitar 19 liter) sehari jika Anda minum banyak cairan. Padahal, orang dewasa yang sehat biasanya buang air kecil rata-rata 1-2 liter sehari. Gejala lain juga dapat terjadi lain dapat berupa:

  • Urin tampak encer dan pudar
  • Sering kencing saat malam hari
  • Mengompol

Beberapa gejala dan tanda pada bayi dan anak yaitu:

  • Demam, muntah atau diare
  • Popok basah yang tidak biasa
  • Pertumbuhan yang terlambat
  • Penurunan berat badan;
  • Rewel tidak beralasan atau terus menangis bila terjadi pada anak-anak
  • Kulit kering dan tubuh terasa dingin.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda sering buang air kecil dan merasa haus yang berlebihan. Kondisinya dapat bervariasi pada banyak orang.selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk melakukan metode diagnostik dan terapi yang paling tepat untuk Anda.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab diabetes insipidus?

Penyebab kondisi ini adalah masalah pada kelenjar hipofisis atau ginjal Anda.

Normalnya, tubuh Anda dapat mengatur keseimbangan antara cairan yang Anda minum dan banyak urin yang Anda produksi. Ginjal Anda mengeluarkan cairan yang berlebih dalam bentuk urin, yang disimpan sementara dalam kandung kemih.

Saat Anda sedang dehidrasi, kelenjar hipofisis Anda mengeluarkan hormon anti-diuretik (ADH) ke ginjal untuk menahan cairan dan mengurangi produksi urin. ADH, atau disebut juga vasopresin, dibuat di hipotalamus dan disimpan di kelenjar hipofisis.

Ada beberapa bentuk berdasarkan penyebabnya, seperti:

Diabetes insipidus sentral

Ini disebabkan karena adanya kerusakan kelenjar hipotalamus atau hipofisis. Hal ini menyebabkan gangguan penyimpanan dan pengeluaran ADH. Kerusakan ini dapat terjadi akibat operasi, tumor, meningitis, kelainan genetik atau trauma kepala.

Diabetes insipidus nefrogenik 

Biasanya disebabkan karena adanya kelainan pada tubulus ginjal (di mana air dikeluarkan dan dipertahankan). Kondisi ini dapat disebabkan oleh kelainan genetik atau penyakit ginjal kronik.

Terdapat beberapa obat yang dapat menyebabkan kerusakan tubulus ginjal. Obat ini misalnya lithium dan demeclocycline.

Diabetes insipidus gestasional

Diabetes ini terjadi selama kehamilan dan hanya sementara.

Polidipsia primer

Kondisi ini, disebut juga diabetes insipidus dipsogenik atau polidipsia psikogenik, yang disebabkan karena konsumsi cairan yang berlebihan. Hal ini tidak berhubungan dengan masalah produksi atau respon ADH.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk diabetes insipidus?

Ini adalah kondisi yang punya banyak faktor risiko, yaitu:

  • Jenis kelamin. Diabetes insipidus lebih sering terjadi pada laki-laki dibanding wanita.
  • Faktor genetik. Anda lebih berisiko jika orangtua Anda menderita diabetes insipidus.
  • Polidipsia primer. Kondisi ini, disebut juga diabetes insipidus dipsogenik atau polidipsia psikogenik, yang disebabkan karena konsumsi cairan yang berlebihan. Hal ini tidak berhubungan dengan masalah produksi atau respon ADH.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk diabetes insipidus?

Pilihan terapi diabetes insipidus tergantung pada kondisi Anda atau penyebabnya. Pengobatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat penyakit ini. Beberapa pilihan terapi yang dapat diberikan, yaitu:

Terapi desmopresin

Biasanya dokter Anda akan meresepkan hormon sintetik yang disebut desmopresin jika penyebabnya adalah kurangnya ADH. Obat ini tersedia dalam bentuk semprot hidung, tablet oral, atau injeksi. Terapi ini merupakan terapi terbaik untuk diabetes insipidus sentral.

Terapi diuretik

Terapi ini digunakan untuk diabetes insipidus nefrogenik. Nama obatnya yaitu hidroklorotiazid. Obat ini dapat dikonsumsi tunggal atau kombinasi dengan obat lain. Dokter Anda dapat menyarankan diet rendah garam.

Mengobati penyebab

Jika gejala Anda akibat obat, dokter Anda akan mengubah obat-obatan Anda ke alternatif obat lain. Jika kondisi Anda akibat gangguan mental, dokter Anda akan mengobatinya terlebih dahulu.

Selain itu, jika penyebabnya adalah tumor, dokter Anda akan mempertimbangkan untuk mengambil tumor tersebut.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Untuk mendiagnosis diabetes insipidus, dokter Anda dapat melakukan pemeriksaan darah dan urin. Selain itu, tergantung tingkat keparahan penyakit Anda, dokter dapat melakukan pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging) pada otak serta pemeriksaan tambahan lain.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi diabetes insipidus?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini:

  • Hindari dehidrasi dengan konsumsi cukup air saat haus
  • Konsumsi obat yang diberikan dokter
  • Beri tahu dokter Anda jika terdapat perubahan pada kondisi Anda
  • Pergi ke rumah sakit atau pelayanan kesehatan terdekat jika Anda mengalami demam tinggi, diare, keringat berlebih, atau lebih sering buang air kecil selama terapi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

    Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

    6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

    Penderita diabetes perlu mengontrol diabetesnya. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu jalan kaki. Apa manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

    Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki

    Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

    Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki

    Direkomendasikan untuk Anda

    buah untuk alzheimer

    Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
    marah saat lapar

    Kenapa Kita Mudah Marah Saat Sedang Lapar?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
    vaksin untuk pasien ginjal

    Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
    diabetesi

    Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020