Cedera Pinggang (Punggung Bawah)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu cedera pinggang?

Cedera pinggang adalah kondisi yang terjadi ketika pinggang mengalami penarikan. Ada banyak otot dan ligamen yang menyokong tulang di bagian punggung. Otot dan ligamen yang meregang secara berlebihan mengakibatkan otot melemah dan tulang belakang menjadi tidak stabil. Nah, inilah yang memicu terjadinya cedera pinggang.

Seberapa umumkah cedera pinggang?

Siapa pun bisa mengalami kondisi ini, terutama atlet sepak bola dan atlet senam. Anda dapat mencegah penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Silakan konsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala cedera pinggang?

Beberapa tanda dan gejala cedera pinggang adalah:

  • Rasa sakit tiba-tiba di bagian pinggang yang mungkin bisa menjalar ke bokong dan kaki
  • Pinggang terasa berat ketika melakukan kegiatan seperti membungkuk atau melakukan peregangan
  • Nyeri dan kekakuan pada pinggang

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda kesulitan buang air kecil atau buang air besar. Selain itu, jika Anda memiliki tanda­-tanda atau gejala­-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikan dengan dokter Anda. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab cedera pinggang?

Berbagai penyebab cedera pinggang adalah:

  • Jarang olahraga
  • Mengalami cedera atau jatuh
  • Bermain olahraga tanpa peregangan atau pemanasan sebelumnya dapat menyebabkan ketegangan otot
  • Postur tubuh yang buruk
  • Mengangkat beban yang terlalu berat
  • Batuk parah

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya mengalami cedera pinggang?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kondisi ini termasuk:

  • Kurang olahraga. Membuat Anda lemah dan rentan terhadap cedera.
  • Kelelahan. Kondisi ini menyebabkan otot tidak mendukung sendi dengan baik. Ketika lelah, Anda juga tidak menahan gaya yang bekerja pada sendi atau terlalu banyak terjadi peregangan.
  • Pemanasan yang tidak benar. Pemanasan sebelum latihan yang dilakukan secara tidak benar dapat mengakibatkan otot menegang, membatasi jangkauan gerak sendi, dan pada akhirnya menyebabkan rentan cedera.
  • Kondisi lingkungan. Lantai licin atau tidak rata membuat Anda rentan terhadap cedera.
  • Peralatan olahraga yang tidak sesuai. Sepatu atau alat olahraga lainnya yang tidak sesuai atau tidak pas dapat meningkatkan risiko cedera.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan cedera pinggang?

Pengobatan untuk kondisi ini termasuk istirahat, kompres es, mandi air hangat, obat-obatan, dan peregangan. Pasien harus beristirahat selama satu atau dua hari, kemudian mulai lagi dari aktivitas fisik yang ringan. Kompres menggunakan es di 2-3 hari pertama pada daerah yang bengkak. Mandi atau berendam dalam bak mandi air hangat cukup membantu.

Obat-obatan seperti pelemas otot dan obat NSAID menyebabkan efek analgesik. NSAID dapat menyebabkan kram perut, diare, maag, sakit kepala, pusing, gangguan pendengaran, atau bintil merah. Relaksan otot dapat menyebabkan kantuk, pusing, atau bintil merah.

Terapi fisik dan olahraga dapat membantu memperkuat otot-otot di perut dan peregangan dan penguatan otot-otot di pinggang setelah penyembuhan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk cedera pinggang?

Diagnosis dibuat berdasarkan riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan dapat menggunakan metode pencitraan. CT scan atau MRI dapat dilakukan dalam keadaan khusus jika diperlukan gambaran yang lebih jelas pada tulang, saraf atau cakram yang tergelincir. Dalam kasus tertentu, diperlukan metode elektro-mekanik (EMG) untuk mendiagnosis masalah lebih akurat pada otot.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi cedera punggung bawah?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini meliputi:

  • Minum obat secara tertatur
  • Turunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan
  • Lakukan latihan peregangan dan penguatan otot punggung secara sederhana
  • Lakukanlah kegiatan dengan postur tubuh yang baik terutama saat duduk, berdiri, atau mengangkat. Ketika mengangkat benda berat, tekuklah lutut Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Bursitis

    Bursitis adalah peradangan bursae yaitu kantung berisi cairan pelumas di sekitar bahu, siku, pinggul, lutut, kaki. Berikut informasi lengkapnya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

    Cedera Tendon Achilles

    Cedera tendon achilles adalah cedera yang mempengaruhi tendon/urat yang menghubungkan otot betis ke tumit. Berikut informasi lengkapnya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

    Sederet Kondisi yang Menjadi Penyebab Memar pada Tubuh Anda

    Memar (lebam) adalah perubahan warna pada kulit akibat cedera atau benturan. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi tiba-tiba. Apa penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 8 menit

    Terapi Fisik atau Fisioterapi yang Perlu Dilakukan Penderita Patah Tulang

    Setelah mengalami patah tulang, Anda perlu menjalani terapi fisik atau fisioterapi, termasuk pasca operasi. Cari tahu tentang terapi tersebut di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    septic arthritis

    Septic Arthritis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
    trigger finger adalah

    Trigger Finger

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
    osteochondritis dissecans

    Osteochondritis Dissecans

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
    dislokasi adalah

    Dislokasi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit