Asidosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu asidosis?

Asidosis adalah kondisi di mana cairan tubuh terlalu asam. Kondisi ini terjadi saat ginjal dan paru-paru Anda tidak dapat menjaga keseimbangan pH tubuh. Dalam tubuh sendiri, sebenarnya banyak proses yang mengasilkan asam. Dua tipe asidosis paling umum adalah asidosis metabolik dan asidosis respiratorik.

Keasaman darah diukur dengan menentukan kadar pH. Semakin rendah angka pH, semakin asam sifat darah Anda. Berlaku sebaliknya, semakin tinggi pH maka semakin basa sifat darah.

Sedikit saja perbedaan angka pH dalam darah dapat berdampak serius. Kondisi terlalu asamnya darah dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, bahkan dapat membahayakan nyawa.

Seberapa umum kondisi ini terjadi?

Kondisi ini sangat umum ditemukan dan dapat terjadi pada usia berapa pun. Untuk menanganinya, anda dapat mengurangi atau menghindari faktor-faktor yang menjadi pemicunya. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala asamnya cairan tubuh ini?

Asidosis respiratorik dan asidosis metabolik memiliki banyak kesamaan gejala. Namun, umumnya, gejala asidosis dapat bervariasi berdasarkan penyebabnya.

Beberapa gejala asidosis respiratorik yang umum muncul, meliputi:

Beberapa gejala asidosis metabolik meliputi:

  • Pernapasan cepat dan pendek
  • Linglung
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Rasa kantuk
  • Menurunnya nafsu makan
  • Sakit kuning
  • Meningkatnya detak jantung
  • Napas yang berbau buah-buahan, yang merupakan pertanda dari ketoasidosisĀ diabetik

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab yang menyebabkan kondisi ini terjadi?

Asidosis respiratorik terjadi apabila terlalu banyak CO2 (karbon dioksida) yang menumpuk dalam tubuh. Normalnya, paru-paru akan mengeluarkan CO2 saat Anda bernapas. Namun, kadang tubuh tidak dapat mengeluarkan cukup CO2. Hal ini dapat terjadi akibat:

  • Kondisi saluran pernapasan kronis, seperti asma
  • Cedera pada dada
  • Obesitas, yang dapat mempersulit pernapasan
  • Penyalahgunaan sedatif
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Kelemahan otot dada
  • Masalah sistem saraf
  • Kelainan struktur dada

Berbeda dengan yang respiratorik (pernapasan), asidosis metabolik dimulai pada ginjal, bukan paru-paru. Hal ini terjadi saat ginjal tidak dapat mengeliminasi asam yang cukup atau saat ginjal mengeluarkan terlalu banyak basa. Terdapat tiga jenis keasaman cairan tubuh akibat proses metabolik, yaitu:

  • Asidosis diabetik terjadi pada orang dengan diabetes yang tidak terkendali dengan baik. Apabila tubuh Anda kekurangan insulin, keton akan menumpuk pada dan membuat darah menjadi asam.
  • Asidosis hiperkloremik terjadi akibat hilangnya natrium bikarbonat. Zat yang bersifat basa ini membantu menjaga darah tetap netral. Diare dan muntah bisa menjadi penyebabnya.
  • Asidosis laktat terjadi apabila terlalu banyak asam laktat dalam tubuh. Banyak hal yang dapat menyebabkan penumpukan asam laktat. Hal ini meliputi penggunaan alkohol kronis, gagal jantung, kanker, kejang, gagal hati, kurangnya oksigen secara berkepanjangan, dan gula darah rendah. Bahkan olahraga berlebih juga dapat menyebabkan penumpukan asam laktat.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya berisiko terkena kondisi ini?

Ada banyak faktor pemicu yang membuat seseorang berisiko terkena kondisi ini, antara lain:

  • Pola makan tinggi lemak yang rendah karbohidrat
  • Gagal ginjal
  • Obesitas
  • Dehidrasi
  • Keracunan aspirin atau metanol
  • Diabetes

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan tentang gejala-gejala Anda. Beberapa tes laboratorium juga mungkin akan dilakukan, meliputi:

  • Analisis gas darah arteri
  • Tes elektrolit, seperti panel metabolik sederhana untuk mengonfirmasi asidosis dan menunjukkan apakah kondisi yang dialami merupakan asidosis metabolik atau respiratorik.

Apabila Anda didiagnosis asidosis respiratorik, dokter akan memeriksa kesehatan paru-paru Anda. Hal ini dapat meliputi rontgen dada atau tes fungsi paru-paru.

Namun apabila Anda didiagnosis memiliki keasaman tubuh akibat poses metabolik, Anda mungkin perlu memberikan sampel urine. Dokter akan memeriksa pH untuk melihat apakah Anda mampu mengeliminasi asam dan basa dengan baik. Tes tambahan dapat diperlukan untuk menentukan penyebabnya.

Bagaimana kondisi ini ditangani?

Dokter biasanya perlu mengetahui penyebab terlalu asamnya cairan tubuh Anda agar bisa menentukan penanganan yang tepat. Namun, beberapa perawatan dapat dilakukan untuk jenis asidosis apa pun. Sebagai contoh, dokter dapat memberikan natrium bikarbonat untuk meningkatkan pH darah. Hal ini dapat dilakukan melalui mulut atau infus.

Asidosis respiratorik

Perawatan untuk kondisi ini biasanya dirancang untuk membantu paru-paru Anda. Sebagai contoh, Anda dapat diberikan obat untuk melebarkan saluran pernapasan. Anda juga dapat diberikan oksigen atau perangkat Continuous Positive Airway Pressure (CPAP). Perangkat CPAP dapat membantu Anda bernapas apabila Anda memiliki penyumbatan saluran pernapasan atau kelemahan otot.

Asidosis metabolik

Mengingat jenisnya banyak, penanganannya pun berbeda-beda. Orang dengan asidosis hiperkloremik dapat diberikan sodium bikarbonat oral atau dengan natrium sitrat apabila penyebabnya berasal dari gagal ginjal.

Penderita diabetes dengan ketoasidosis dapat menerima cairan infus dan insulin untuk menyeimbangkan pH. Sementara itu, perawatan kondisi ini yang terjadi akibat penimbunan asam laktat dapat meliputi suplemen bikarbonat, cairan infus, oksigen atau antibiotik, bergantung pada penyebab.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan untuk mencegah dan mengobati kondisi ini?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kadar cairan tubuh Anda yang terlalu asam:

  • Penggunaan sedatif (obat penenang) sesuai resep dan jangan campur dengan alkohol.
  • Berhenti merokok. Merokok dapat merusak paru-paru dan membuat pernapasan kurang efektif.
  • Jaga berat badan yang sehat. Obesitas dapat membuat pernapasan menjadi sulit.
  • Tetap terhidrasi. Minum banyak air dan cairan lain.
  • Kendalikan diabetes. Apabila menjaga kadar gula darah dengan baik, Anda dapat mencegah ketoasidosis.
  • Berhenti minum alkohol. Mengonsumsi alkohol dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan penumpukan asam laktat

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Direkomendasikan untuk Anda

pH tubuh asam asidosis respiratorik

Asidosis Respiratorik, Penyakit Berbahaya Akibat Paru Tak Bisa Mengeluarkan Karbon Dioksida

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 12 April 2018 . Waktu baca 4 menit
cairan tubuh terlalu asam

Penyebab Tubuh Mengalami Asidosis, Ketika Cairan Tubuh Terlalu Asam

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 7 Juli 2017 . Waktu baca 4 menit