Angioedema

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu angioedema?

Angioedema adalah pembengkakan di bawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi. Kondisi ini mirip dengan kaligata hanya bedanya kaligata terjadi pada permukaan kulit dan dapat menyebabkan kegatalan. 

Selama reaksi pada alergi, tubuh Anda bereaksi terhadap alergen (zat asing yang menyebabkan tubuh bereaksi) dengan melepaskan histamin ke dalam aliran darah. Kondisi ini dapat mempengaruhi bibir dan area di sekitar mata. 

Dalam kasus yang parah, angioedema adalah kondisi yang juga dapat menyebabkan pembengkakan pada lidah dan tenggorokan sehingga dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Kondisi ini dapat mengancam jiwa dan membutuhkan perhatian medis.

Ketika kondisi kulit ini ditularkan dari orangtua ke anak melalui genetik, kondisi ini dikenal sebagai angioedema herediter. Dikutip dari Healthline, kondisi tersebut memiliki penyebab yang berbeda dari pembengkakan ini, tetapi, gejala dan pengobatannya serupa. 

Ini dapat menjadi kondisi medis yang serius. Namun, jika dirawat dengan tepat, peluang untuk pemulihan dapat berhasil. Jika Anda mengidap kondisi yang ringan, Anda dapat sembuh sendiri, tanpa perawatan apapun. 

Seberapa umumkah kondisi ini?

Angioedema adalah kondisi yang umum terjadi. Sekitar 15% sampai 20% dari semua orang akan mengalami gatal-gatal atau pembengkakan ini, minimal satu kali  dalam hidup mereka. 

Kondisi ini dapat menghilang dengan sendirinya pada banyak orang. Kondisi ini mungkin muncul kembali setelah infeksi, ketika sedang stres, atau tanpa alasan tertentu. 

Terkadang, angioedema adalah masalah berulang yang akan terus muncul kembali di sepanjang hidup. Kondisi pembengkakan ini jarang disebabkan oleh penyakit serius yang mendasarinya. Kondisi ini juga tidak akan membuat Anda jatuh sakit atau menyebabkan kerusakan pada organ vital, seperti ginjal, hati, atau paru-paru. 

Kondisi ini dapat terjadi pada pria dan wanita pada usia berapa pun. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala angioedema?

Gejala utama dari angioedema adalah pembengkakan pada lapisan dalam di bawah kulit. Kadang-kadang bisa berwarna merah, hangat, dan terasa nyeri. Bengkak di satu tempat biasanya hanya terjadi dalam satu atau dua hari.

Akan tetapi, pembengkakan akan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan berlangsung selama beberapa hari dan dapat menjadi kronis. Kondisi yang sampai tahap kronis bisa saja terjadi, meskipun tidak nyaman dan mengganggu. Namun biasanya , tidak akan menjadi penyakit yang lebih serius.

Angioedema adalah kondisi yang dapat terjadi pada bagian tubuh manapun, tapi lebih sering terjadi pada kelopak mata, bibir, lidah dan tenggorokan. Jika terjadi di luar tubuh biasanya tidak berbahaya. Hal ini juga dapat terjadi di dalam tubuh, di usus dan paru-paru (saluran pernapasan). Di mana kondisi ini berpotensi dapat menyebabkan kesulitan untuk bernapas, dan bisa menjadi serius bahkan fatal.

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Gejala ringan yang muncul mungkin tidak memerlukan pengobatan. Sedangkan untuk gejala yang parah mungkin perlu diobati. Hubungi dokter jika gejala berlangsung selama beberapa hari atau jika Anda mengalami kesulitan bernapas dan gejala semakin memburuk.

Penyebab

Apa penyebab angioedema?

Penyebab angioedema yang biasa adalah adalah reaksi alergi terhadap penggunaan obat baru, makan makanan yang baru, dan memakai parfum baru. Namun, makanan atau obat-obatan yang digunakan di masa lalu tanpa adanya masalah juga tetap dapat menyebabkan reaksi alergi di waktu kemudian.

Kondisi ini tidak dapat diangkat dan bukanlah infeksi, meskipun infeksi juga dapat menyebabkan kondisi ini. Beberapa kondisi alaergi tertentu, bisa terjadi karena keturunan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk angioedema?

Faktor risiko untuk angioedema adalah:

  • Alergi terhadap makanan atau bahan kimia lainnya.
  • Gangguan autoimun seperti lupus, dan leukemia serta limfoma.
  • Riwayat keluarga  yang pernah mengalami kondisi ini.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk angioedema?

Pengobatan biasanya dilakukan untuk mengobati gejala yang sedang sampai gejala yang berat. Gejala ringan mungkin tidak memerlukan pengobatan. Jika penyebabnya diketahui, perlu untuk segera diobati. Pengobatan yang dilakukan pada angioedema adalah:

  • Perlakuan kompres  dingin dapat memberikan kenyamanan. Lotion dan krim biasanya tidak membantu karena mereka tidak dapat menyerap cukup dalam ketika mereka dioleskan pada kulit.
  • Antihistamin berfungsi sebagai pengurang histamin dalam darah. Jika alergen tidak lagi hadir, angioedema akan pulih. Jika alergen masih ada, antihistamin dapat dikonsumsi secara teratur untuk mengobati kondisi tersebut. Antihistamin dapat memiliki efek samping (mengantuk atau mulut kering) tetapi beberapa antihistamin dapat memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada yang lain.

Steroid adalah obat yang lebih manjur (prednisone atau steroid lainnya). Obat tersebut digunakan untuk meningkatkan  sistem kekebalan tubuh. Obat-obatan tersebut mungkin diperlukan untuk kasus-kasus yang lebih parah jika penggunaan antihistamin saja tidak dapat mengobati kondisi tersebut.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dokter kemungkinan akan memeriksa kulit yang bengkak dan kecenderungan pembengkakan untuk kembali lagi sebelum memberikan diagnosis yang tepat. Tes darah dapat dilakukan tetapi biasanya tidak akan mempengaruhi jenis pengobatan yang diberikan.

Dokter Anda mungkin juga akan meninjau riwayat keluarga Anda yang pernah mengalami angioedema.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi angioedema?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi angioedema:

  • Gunakanlah kompres dingin pada daerah yang bengkak dan hangat.
  • Minumlah obat Anda seperti yang dianjurkan oleh dokter dan apoteker.
  • Buatlah jurnal untuk setiap alergen yang mungkin menyebabkan angioedema tersebut, seperti makanan, obat-obatan, sabun, parfum atau pakaian baru. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah untuk menghindari barang-barang tersebut.
  • Tanyalah kepada dokter Anda tentang obat Anda.
  • Hubungi dokter jika tidak ada perubahan pada angioedema dalam jangka waktu 2 atau 3 hari setelah terapi antihistamin.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Tes Alergi: Jenis, Persiapan, dan Efek Samping

    Alergi adalah kondisi yang harus didiagnosis melalui serangkaian tes tertentu. Apa saja tesnya dan bagaimana prosedurnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi 28 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit

    Alergi: Definisi, Gejala, Penyebab, Obat, Mencegah, dll.

    Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh yang abnormal. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatannya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Alergi 27 Agustus 2020 . Waktu baca 15 menit

    Cegah Munculnya Reaksi Alergi Pada Kulit dengan Cara Tepat Ini

    Mencegah reaksi alergi pada kulit dapat dilakukan dengan menghindari penyebabnya. Meski terdengar mudah, ternyata cukup sulit dilakukan. Begini caranya.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Alergi, Alergi Kulit 19 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit

    Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

    Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    trikiasis

    Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    alergi susu

    Alergi Susu, Bisakah Muncul Saat Dewasa dan Bagaimana Gejalanya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    alergi makanan

    Alergi Makanan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit
    gejala alergi kulit

    Selain Gatal, Ini Gejala Alergi Pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit