Bayi Kembar, Apakah Juga Berbagi Makanan Ketika di Dalam Kandungan?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/12/2017
Bagikan sekarang

Mengetahui bahwa Anda akan memiliki bayi kembar tentu hal yang sangat menyenangkan dan menarik. Mungkin, ketika Anda tahu, Anda sudah membayangkan si kembar akan menggunakan baju yang sama, sepatu sama, dan apa pun akan dibagi berdua. Lantas, apakah Anda tidak penasaran bagaimana bayi kembar Anda tumbuh dan berkembang di dalam rahim? Apakah mereka berbagi makanan juga? Apakah mereka tersambung di plasenta yang sama atau tidak? Simak jawabannya di sini.

Apakah bayi kembar berbagi makanan di dalam rahim?

Ketika ibu hamil, banyak perubahan tubuh yang terjadi. Perubahan ini bahkan telah terjadi sesaat setelah pembuahan terjadi. Saat itu, tubuh Anda sudah mulai membentuk organ khusus yang akan dijadikan tempat hidup dari janin. Organ tersebut adalah plasenta atau yang sering disebut dengan ari-ari. Pada masa itu, biasanya embrio (bakal janin) terbagi menjadi dua bagian, yang satu akan berkembang menjadi janin dan yang satunya lagi dipersiapkan sebagai lapisan dari plasenta.

Ya, di dalam plasenta semua hal tersedia untuk menunjang perkembangan serta pertumbuhan rahim. Dari sini, tali pusar yang menjadi saluran makanan dan oksigen terhubung ke janin. Selain itu, plasenta terdiri dari kantung ketuban dan cairan ketuban yang menjaga dan membantu pertumbuhan janin.

Setiap janin pada kehamilan yang sehat dan normal akan memiliki ‘perangkat’ tersebut di dalam rahim ibu. Lantas, jika janin kembar, apakah mereka akan berbagi plasenta? Sebenarnya, ada beberapa kemungkinan yang dapat terjadi ketika Anda mengandung lebih dari satu janin, yaitu:

1. Janin punya plasenta dan kantung ketuban yang terpisah

Seperti janin tunggal yang hidup di dalam rahim ibu, janin yang hanya kembar fratenal (tidak identik) akan memiliki masing-masing plasenta dan kantung ketubannya sendiri. Hal ini akan membuat makanan dan oksigen akan dialirkan ke kantung ketuban dan tali pusar yang berbeda.

sumber: raisingchildren.net.au

Bayi kembar tak identik lebih sering mengalami hal ini karena mereka berasal dari sel telur serta sperma yang berbeda, sehingga ketika masing-masing akan mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang sama, seperti layaknya janin tunggal, tapi kali ini lebih dari satu.

Sementara bayi kembar identik tetap bisa mengalami hal ini. Biasanya proses pembelahan tubuh yang terjadi pada janin kembar identik dengan plasenta yang berbeda, cukup baik.

2. Satu plasenta dengan kantung ketuban yang berbeda

Ada juga bayi kembar yang punya plasenta yang sama tapi beda kantung ketuban. Jadi, janin yang kembar tetap tidak ‘berenang’ di dalam kantung dan cairan yang sama. Kondisi ini terjadi pada bayi yang kembar identik, pasalnya kembar identik berasal dari satu sel telur dan sperma yang kemudian memperbanyak diri. Jadi, dalam perkembangannya, jaringan plasenta yang terbentuk berasal dari jaringan sel yang sama.

sumber: http://raisingchildren.net.au/articles/twins_fraternal_and_identical.html/context/1641
sumber: Raisingchildren.net.au

3. Satu plasenta dan kantung ketuban yang sama

Ketika ini terjadi, janin kembar akan berbagi segala hal bersama-sama. Ya, bayi kembar yang lahir dari rahim dengan plasenta serta kantung ketuban yang sama harus berbagi makanan dan oksigen bersama-sama. Kondisi ini juga terjadi pada bayi kembar identik.

Karena berada dalam satu kantung yang sama, terkadang pembagian makanan yang terjadi tidak adil. Ada bayi yang mendapatkan lebih banyak makanan daripada  bayi kembarannya yang lain. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi si janin.

sumber: sumber: raisingchildren.net.au

Maka dari itu, bagi Anda yang mengandung bayi kembar, sebaiknya sering-sering melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk melihat perkembangan dari janin-janin Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020