home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mendeteksi Kekurangan Zat Besi Usai Melahirkan

Mendeteksi Kekurangan Zat Besi Usai Melahirkan

Kelelahan dan lemas mungkin merupakan indikasi paling jelas bahwa Anda mungkin kekurangan zat besi.

Masalahnya adalah sulit mengetahui apakah rendahnya kadar zat besi membuat Anda merasa seperti ini, atau ini hanya kelelahan normal yang dialami ibu yang baru melahirkan dan mengurus baru? Anda mungkin juga lemas karena baby blues, atau banyak tantangan dalam merawat anak yang baru lahir.

Mungkin lebih mudah untuk menemukan gejala kekurangan zat besi lainnya, misalnya detak jantung cepat atau tidak teratur, atau tidak bisa bernafas. Anda mungkin juga terlihat lebih pucat dari biasanya.

Gejala lain yang lebih jarang muncul saat kekurangan zat besi adalah:

  • Ingin makan makanan yang tidak biasa seperti sayuran yang renyah
  • Rasa makanan berubah
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Lidah terasa sakit
  • Sakit kepala
  • Gatal-gatal

Jika kadar zat besi rendah, Anda kemungkinan juga lebih mudah terkena infeksi, seperti batuk dan flu.

Tubuh memerlukan zat besi untuk memproduksi hemoglobin, yang menyimpan dan membawa oksigen dalam sel darah merah. Makan makanan kaya zat besi akan membantu tubuh melakukannya. Terdapat dua macam makanan kaya zat besi:

  • Daging merah, ikan, dan ayam mengandung zat besi hem, yang dapat digunakan dengan mudah oleh tubuh
  • Biji-bijian, buah kering, sereal, dan sayuran hijau mengandung zat besi non-hem, yang lebih sulit diserap oleh tubuh

Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi non-hem dalam makanan. Minum jus jeruk atau makan makanan kaya vitamin C serta sayur-sayuran seperti brokoli, paprika, atau buah kiwi pada jam makan akan membantu.

Bayam sebenarnya bukan merupakan sumber zat besi yang baik karena mengandung oksalat, yang mempersulit penyerapan zat besi. Sayuran hijau lainnya macam kubis, bit berdaun lebar, selada air, dan brokoli lebih baik.

Hindari minum teh dan kopi saat makan karena mengandung polifenol, yang mempersulit penyerapan zat besi dari makanan. Obat antacid yang meredakan nyeri ulu hati juga mencegah tubuh menyerap zat besi dari makanan yang Anda makan.

Jika Anda sedang menyusui, Anda boleh minum suplemen vitamin yang mengandung zat besi. Rawat diri Anda sendiri dengan baik, dan cobalah beristirahat di siang hari, saat bayi sedang tidur.

Jika Anda mencurigai bahwa Anda kekurangan zat besi, beri tahu masalah ini pada dokter. Kadar zat besi yang rendah dapat mempengaruhi suasana hati dan ikatan dengan bayi. Anda mungkin mudah marah dan sensitif, dan menjadi lebih rentan terhadap depresi pasca melahirkan. Kelelahan juga dapat membuat Anda lebih sulit menyusui.

Anda mungkin tidak akan menjalani tes darah setelah melahirkan jika Anda tidak menjalani operasi caesar, kehilangan banyak darah saat melahirkan, atau mengalami masalah lainnya, misalnya pusing. Jadi, beri tahu dokter, bidan, atau perawat bila Anda berpikir Anda kekurangan zat besi, sehingga mereka bisa melakukan tes darah.

Bila Anda terdiagnosis dengan anemia karena kekurangan zat besi setelah melahirkan, Anda akan diberikan tablet zat besi untuk menghilangkan masalah tersebut.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

http://www.babycentre.co.uk/x1011233/how-do-i-know-if-i-am-low-in-iron-after-having-a-baby#ixzz3dkCIxCBl

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team