backup og meta
Kategori
Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

5 Hal Sederhana untuk Menghibur Orang yang Baru Keguguran

Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri · General Practitioner · Integrated Therapeutic


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 20/12/2023

    5 Hal Sederhana untuk Menghibur Orang yang Baru Keguguran

    Keguguran dapat menimbulkan trauma yang mendalam, terutama bagi pasangan yang sudah lama menantikaan momongan. Dalam situasi seperti ini, dukungan dari orang-orang sekitar sangatlah penting. Inilah beberapa tindakan atau ucapan yang bisa Anda berikan untuk mendukung orang yang baru keguguran. 

    Hal yang bisa membantu menghibur orang yang keguguran

    Keguguran merupakan pengalaman yang penuh duka bagi orang yang mengalaminya. Banyak orang bahkan sampai menyalahkan diri sendiri atas kepergian sang buah hati. 

    Perasaan ini wajar dialami oleh orang yang sedang berduka. Dukungan orang terdekat penting untuk membantu mereka bangkit setelah kehilangan sang bayi

    Beberapa ucapan dan tindakan sederhana di bawah ini bisa Anda lakukan untuk menghibur teman maupun kerabat yang baru saja keguguran.

    1. Hindari ucapan yang menyakiti

    mitos keguguran

    Meskipun Anda bermaksud baik, pilihan kata yang salah justru bisa menyakiti seseorang yang baru saja keguguran. Alangkah baiknya hindari kalimat berikut ini.

  • “Ya sudah, ikhlaskan saja.”
  • “Untungnya masih belum bentuk bayi, ya!”
  • “Mungkin ini sudah jalannya. Nanti juga dikasih lagi yang baru.”
  • “Jangan khawatir, kamu ‘kan masih muda. Nanti bakal dikasih lagi, kok.
  • Kata-kata di atas bisa terdengar “nyelekit” bagi orang yang keguguran. Pasalnya, janin atau anak bukanlah sebuah barang yang bisa tergantikan. 

    Hal ini juga dapat membuat pasangan yang kehilangan bayinya makin bersedih karena merasa gagal untuk membesarkan calon bayinya dengan benar.

    2. Berikan ucapan belasungkawa yang tulus

    Daripada kata-kata yang niatnya baik tetapi menyakitkan, Anda sebenarnya cukup memberikan ucapan belasungkawa untuk teman yang mengalami keguguran.

    Berikut adalah beberapa kalimat belasungkawa bernada positif dan mendukung yang bisa Anda ucapkan.

    • “Aku turut sedih dan berduka.”
    • “Perpisahan ini pasti sulit bagimu dan suami.”
    • “Aku siap menemani kalau sewaktu-waktu kamu butuh bantuan.”
    • “Kalau kamu mau cerita dan butuh teman, boleh banget hubungi aku.”
    • “Semoga kekuatan dan ketabahan menyertaimu dalam saat-saat sulit ini.”

    Dengan begitu, setidaknya orang terdekat Anda tahu bahwa masih ada orang yang menyayanginya dan mencoba mengerti kesedihan yang ia alami.

    3. Hadiri ritual pemakaman

    Untuk menghibur teman atau kerabat yang keguguran, ada baiknya Anda mengikuti kebiasaan layaknya seseorang yang telah berpulang kepada Tuhan. 

    Anda bisa menghadiri prosesi pemakaman, doa, maupun hari peringatan kepergian sebagai bentuk dukungan bagi pasangan yang baru saja kehilangan bayi mereka.

    Kehadiran diri Anda pada rangkaian acara tersebut akan memberikan kekuatan dan penghiburan untuk pasangan yang mengalami momen sulit tersebut.

    4. Jangan salahkan pasangan tersebut

    curhat masalah pernikahan pada teman dan keluarga

    Baik sadar maupun tidak, orang-orang di sekitar kita terkadang justru menjadi yang terdepan dalam mencari-cari kesalahan orang lain. Ini tentu dapat menyakiti pasangan yang baru keguguran.

    Hindari ucapan-ucapan yang menyalahkan orang yang baru keguguran, misalnya seperti berikut.

    • “Kamu sih, enggak jagain istri dengan baik.”
    • “Pasti kamu enggak minum vitamin/suplemen/herbal ini, ‘kan? Padahal, ini bagus untuk menyehatkan janin.”

    Kata-kata tersebut tidak layak diucapkan pada pasangan yang baru kehilangan buah hatinya.

    Apalagi, ada banyak faktor yang menjadi penyebab keguguran. Anda sebagai pihak luar tidak mengetahui persis apa yang menyebabkan tragedi tersebut.

    Jadi, simpanlah komentar tersebut dalam hati. Lebih baik, coba bangun empati dan mendoakan pasangan yang kehilangan buah hatinya agar mereka kuat menerima hal ini.

    5. Biarkan mereka mengekspresikan emosinya

    Menangis, marah, kecewa, dan sedih adalah gejolak emosi yang umum dirasakan oleh mereka yang merasakan kehilangan. 

    Anda tidak perlu menyuruh mereka untuk buru-buru mengendalikan emosinya, apalagi menyudahi atau menghentikan kesedihan mereka.

    Ada baiknya luangkan waktu Anda untuk mendengarkan semua keluh kesah mereka. Karena pada dasarnya, orang yang sedang berduka hanya ingin isi hatinya didengarkan.

    Apabila suasana duka sudah mereda, barulah Anda dapat mengajak teman atau kerabat yang keguguran untuk move on dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

    Dukungan orang terdekat sangat penting pada momen ini

    Hal terpenting yang dapat Anda lakukan saat orang terdekat Anda mengalami keguguran adalah menjadi temannya. Ia akan merasa lebih baik saat tahu bahwa Anda berada di sisinya.

    Jika Anda adalah pasangan dari seseorang yang baru keguguran, jangan lupa untuk tetap memerhatikan kesehatan Anda berdua selama momen ini.

    Terkadang, mendukung orang lain yang sedang melalui duka cita dapat melelahkan secara fisik dan menguras emosi Anda.

    Semoga ucapan dan dukungan yang Anda berikan kepada orang yang baru keguguran ini dapat menjadi sinar terang kala mereka melewati momen-momen duka tersebut.

    Kesimpulan

    • Dukungan orang terdekat menjadi kunci dalam melewati keguguran yang penuh duka.
    • Hindari ucapan untuk orang keguguran dengan kata-kata yang menyakitkan atau malah menyalahkan tindakan mereka.
    • Lebih baik berikan ucapan positif, hadiri ritual pemakanan, dan biarkan mereka melepaskan emosinya selama momen berduka ini.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Tania Savitri

    General Practitioner · Integrated Therapeutic


    Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 20/12/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan