Serba-Serbi Perdarahan Setelah Melahirkan (Lokia)

Oleh

Setiap ibu yang melahirkan pasti akan mengalami perdarahan setelah melahirkan (lokia), baik melahirkan secara normal atau caesar. Perdarahan ini sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan rahim dari darah dan plasenta selama yang terbentuk selama hamil. Darah dapat keluar dalam bentuk gumpalan maupun aliran normal, mirip seperti darah yang keluar saat menstruasi.

Perdarahan akan berubah warna dan menjadi lebih terang seiring rahim pulih dan kembali ke ukuran sebelum Anda hamil. Pertama, aliran lokia akan sangat banyak dan berwarna merah terang, dan bisa ada gumpalan. Secara bertahap, ia akan berubah jadi pink kemudian cokelat, dan akhirnya kuning keputihan.

Perdarahan setelah melahirkan atau lokia dapat berlanjut selama 2-6 minggu, atau selama 6 minggu setelah Anda melahirkan. Alirannya akan secara bertahap berkurang. Lokia merah biasanya lebih berat daripada menstruasi normal untuk beberapa hari pertama. Kondisi ini kemudian secara bertahap akan berkurang dalam beberapa hari.

Apakah saya perlu melakukan sesuatu untuk mengatasi perdarahan ini?

Tak banyak yang perlu dilakukan, Anda hanya perlu menggunakan pembalut khusus untuk ibu yang baru saja melahirkan. Siapkan 2-3 pack pembalut isi 12 dan jangan pakai tampon karena bisa menyebabkan infeksi pada rahim.

Anda mungkin akan lebih sering mengganti pembalut Anda, mungkin setiap 1-2 jam. Besoknya mungkin Anda hanya perlu mengganti setiap 3-4 jam. Ingat untuk selalu mencuci tangan Anda setiap kali selesai mengganti pembalut.

Karena Anda punya luka bekas jahitan saat melahirkan, Anda harus menjaga area ini tetap bersih. Untuk menghindari infeksi, mandi paling tidak sekali sehari dan rutin ganti pembalut Anda.

Banyak ibu hamil yang menambahkan garam ke air mandi mereka supaya luka jahitan mereka lekas sembuh, tapi Anda tak perlu melakukannya jika merepotkan. Cukup gunakan air bersih, karena luka Anda akan sembuh dengan sendirinya nanti.

Kapan saya harus menghubungi dokter atau bidan?

Hubungi dokter jika Anda mengalami gejala infeksi berikut:

  • Darah nifas Anda berbau busuk
  • Anda demam panas dan/atau menggigil
  • Nifas tetap kental dan merah terang sesudah minggu pertama
  • Perut Anda terasa sakit di bagian bawah sebelah kiri atau kanan

Kadang kala, perdarahan lebih berat bisa terjadi 24 jam sampai 6 minggu selepas persalinan. Ini dikenal sebagai perdarahan postnatum sekunder. Umumnya, kurang dari 1 dari 100 wanita akan mengidapnya. Penyebabnya karena infeksi atau secebis plasenta tertinggal dalam uterus Anda.

Segera ke rumah sakit jika:

  • Perdarahan tiba-tiba menjadi berat, dan Anda sudah mengganti lebih dari satu pembalut dalam 1 jam
  • Perdarahan kembali berwarna merah terang 4 hari atau lebih selepas persalinan dan tidak berhenti walaupun sedang tidur
  • Anda mengeluarkan gumpalan-gumpalan darah (lebih besar dari uang receh)
  • Anda merasa pusing
  • Denyut jantung Anda mulai menjadi tidak teratur

Apabila Anda mendapat perawatan yang baik saat mengalami perdarahan postnatum sekunder, Anda akan pulih dengan baik. Anda bisa meminum antibiotik atau menjalani operasi untuk mengeluarkan plasenta tersebut. Memang pemulihan perdarahan ini akan memakan waktu, jadi Anda harus bersabar. Perawatan yang baik dan istirahat yang cukup akan mempercepat pemulihan Anda.

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: April 28, 2016 | Terakhir Diedit: Oktober 2, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca