Apakah Normal Jika Saya Buang Air Besar (BAB) Saat Melahirkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak ibu yang merasa cemas dan takut ketika menghadapi proses persalinan. Salah satu hal yang mungkin dicemaskan oleh para ibu adalah BAB saat melahirkan. Buang air besar selama jalannya persalinan bisa menjadi pengalaman yang memalukan. Tapi sebenarnya, apakah BAB saat melahirkan itu normal? Ataukah justru tanda bahaya? Bisakah “kecelakaan” ini dicegah?

Normalkah jika ibu BAB saat melahirkan?

Meski membayangkannya saja sudah bikin malu, tapi tenang, bu. BAB saat melahirkan adalah hal yang sangat wajar dan terjadi di hampir semua proses persalinan normal.

Bahkan, rasa sakit seperti “kebelet pup” yang dirasakan ibu saat melahirkan dianggap sebagai tanda yang baik. Pasalnya hal ini menandakan bahwa bayi telah berada di jalur yang tepat untuk keluar. Banyak yang tidak tahu bahwa sebenarnya proses melahirkan bayi hampir sama ketika Anda sedang BAB. Otot-otot yang digunakan untuk ngeden baik saat melahirkan atau ketika di kamar mandi adalah otot panggul dan perut bawah yang sama. Itu sebabnya ketika perut Anda mulas karena sakit perut atau akan lahiran, otot-otot itu akan berkontraksi.

Selain itu, ketika bayi sudah perlahan-lahan bergerak menuju lubang vagina, ia akan menekan bagian usus dan rektum yang mungkin berisi sisa-sisa makanan yang belum dikeluarkan. Hal ini juga yang kemudian membuat Anda mengeluarkan (sedikit) feses ketika proses persalinan berlangsung.

Jangan tahan keinginan untuk BAB saat melahirkan!

Banyak ibu yang ragu dan malu untuk mengejan lebih keras, akibat mereka merasa bahwa kotoran di perutnya akan keluar saat proses persalinan. Malah, bila hal ini Anda tahan-tahan, maka kekuatan mengejan Anda akan berkurang sehingga bayi tidak akan keluar-keluar.

Lagi pula, belum tentu rasa ‘kebelet’ BAB yang Anda rasakan itu benar. Bisa saja itu karena efek bayi yang akan keluar. Maka dari itu, Anda tak perlu mengkhawatirkan hal ini. Bila memang kotoran keluar saat Anda melahirkan, hal ini bukan sesuatu hal yang buruk. Hal ini akan langsung ditangani oleh tim medis yang menangani Anda. Anda hanya perlu fokus mengejan agar bayi keluar dengan cepat.

cara mengejan saat melahirkan ngeden

Bisakah saya mencegah BAB saat melahirkan?

Sebenarnya, tidak ada yang bisa menjamin kalau Anda tidak akan mengeluarkan kotoran ketika melahirkan. Hal  ini tergantung dengan masing-masing kondisi ibu. Pada tahap awal persalinan – ketika kontraksi belum terlalu sering – mungkin Anda bisa ke kamar mandi untuk berusaha mengeluarkan sisa-sisa makanan yang masih ada di dalam perut. Namun jika memang tidak bisa, jangan dipaksakan.

Anda juga bisa melakukan pencegahan dengan cara mengonsumsi makanan sehat dan berserat selama kehamilan apalagi menjelang persalinan. Dengan begitu, risiko untuk mengalami sembelit ketika menjelang persalinan akan lebih kecil. Jadi, Anda bisa mengosongkan usus dari sisa makanan dengan lebih mudah.

Beberapa dokter juga menyarankan untuk berhenti mengonsumsi makanan padat yang sulit dicerna menjelang persalinan. Namun, untuk lebih pastinya, Anda lebih baik bertanya pada dokter yang menangani Anda terkait pantangan makanan yang harus dijauhi sebelum bersalin.

Apakah bisa mencegah BAB dengan menggunakan enema selama persalinan?

Enema adalah prosedur membersihkan usus dari sisa-sisa makanan yang tersisa. Beberapa waktu lalu, prosedur ini masih dilakukan pada ibu yang melahirkan. Enema dianggap dapat mempercepat proses persalinan dan menghindarkan ibu dan bayi dari infeksi.

Namun, saat ini, banyak dokter dan tim medis yang sudah tak lagi menggunakan prosedur itu. Sebab, enema terbukti tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap persalinan. Dalam sebuah studi yang dilaporkan pada tahun 2013 menyatakan bahwa kalau pemberian enema ketika ibu melahirkan, tidak membuat persalinan menjadi lebih cepat dan tidak juga menjamin ibu dan bayi tidak terkena infeksi saat melahirkan.

Oleh karena itu, sebenarnya sah-sah saja kalau Anda ingin BAB saat melahirkan. Jika hal ini terjadi ketika Anda bersalin nanti, maka jangan ragu untuk mengungkapkannya pada dokter Anda. yang terpenting adalah Anda tetap melakukan pola hidup yang sehat sebelum persalinan, karena hal ini akan membantu mengurangi masalah-masalah yang mungkin muncul saat persalinan berlangsung – salah satunya BAB saat melahirkan.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ibu hamil makan daging kambing memiliki beragam pendapat di masyarakat. Namun, sebenarnya bolehkah ibu hamil makan daging jenis ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Membayangkan rasa sakit saat persalinan, sering kali membuat calon ibu merasa khawatir. Sebenarnya, apakah mungkin melahirkan normal tanpa rasa sakit?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Persiapan Melahirkan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
plasenta previa adalah

Plasenta Previa: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
diare pada ibu hamil diare saat hamil mencret penyebab gejala

Kupas Tuntas Penyebab, Gejala, Hingga Cara Mengatasi Diare Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit
melahirkan bayi besar

Melahirkan Bayi Besar: Lebih Baik Normal Atau Caesar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit