Mengenal Serba-serbi Baby Blues

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Beberapa hari setelah melahirkan, Anda mungkin akan merasa murung, mudah menangis, dan mudah marah. Kondisi ini juga dikenal sebagai baby blues. Baby blues sangat umum terjadi. Sebanyak 8 dari 10 ibu mengalami perubahan pada mood-nya setelah melahirkan.

Anda mungkin akan merasa:

  • Khawatir dengan kesehatan bayi, walaupun bayi baik-baik saja
  • Gelisah
  • Tidak bisa konsentrasi
  • Lelah, tapi tidak bisa tidur
  • Mudah menangis tanpa sebab

Apa penyebab baby blues?

Baby blues diperkirakan terkait dengan perubahan hormon selama minggu-minggu awal kelahiran. Tubuh Anda akan mengalami banyak penyesuaian, seperti penurunan adrenalin yang Anda rasakan saat melahirkan bayi Anda.

Hormon kehamilan perlahan-lahan akan hilang saat Anda mulai memproduksi ASI. Pola makan Anda akan berubah. Bukan hanya perubahan pada fisik yang akan terjadi, tapi juga emosi Anda akan terpengaruh, karena tekanan dari tanggung jawab besar terhadap bayi Anda.

Kenyataan terhadap peran baru sebagai orangtua mungkin baru akan benar-benar Anda sadari setelah Anda meninggalkan rumah sakit dan menjalani beberapa hari pertama. Meskipun Anda senang menjadi seorang ibu, peran baru Anda dapat membuat Anda merasa tertekan.

Anda mungkin akan merasa kebingungan bagaimana merawat bayi Anda dan merasakan antiklimaks setelah melahirkan bayi Anda. Anda mungkin akan merasakan lelah dan sulit untuk bisa tidur cukup pada malam atau siang hari, bahkan jika keadaan memungkinkan.

Berapa lama baby blues berlangsung?

Jangan khawatir, keadaan Anda akan segera membaik. Baby blues bukanlah suatu penyakit dan biasanya hanya berlangsung beberapa jam atau hari. Anda mungkin akan merasakan puncak baby blues di antara hari ke-3 dan ke-5 setelah bayi Anda lahir.

Baby blues akan hilang dalam beberapa hari tanpa perlu mengunjungi dokter. Dengan istirahat yang cukup dan dukungan dari sekitar, Anda akan mulai merasa lebih baik.

Namun, jika Anda merasa depresi setelah sebulan atau lebih memiliki bayi, Anda mungkin mengalami Postnatal Depression (PND) alias depresi pasca-melahirkan. Jika Anda merasa mengalami PND, hubungi dokter yang dapat memberikan saran, dukungan, dan penanganan.

Bagaimana cara menolong seseorang dengan baby blues?

Jika Anda adalah pasangan, kerabat, atau teman dari seorang ibu yang menderita baby blues, yakinkan bahwa hal ini wajar terjadi. Ia mungkin merasa lelah dan tidak yakin dengan dirinya sendiri. Cobalah untuk:

  • Membantu mengatur waktu untuknya
  • Membantu memasak untuknya
  • Menyarankan untuk cukup beristirahat
  • Menyadarkannya bahwa ia adalah ibu yang baik
  • Membatasi tamu yang datang
  • Membiarkannya menangis jika ia membutuhkannya
  • Mendengarkannya

Yang terpenting adalah membuatnya merasa bahwa Anda akan selalu ada untuknya. Berikan juga ia kesempatan untuk memiliki waktu sendiri.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca