Posisi Seks yang Meningkatkan Peluang Agar Cepat Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Salah satu cara agar cepat hamil adalah berhubungan seks pada waktu yang tepat, yaitu masa subur. Lalu, posisi seks atau bercinta juga menjadi faktor penting dalam program hamil. Banyak orang yang percaya hal ini pun menambah peluang terjadinya kehamilan. Apakah benar? Simak penjelasan lengkap mengenai posisi seks atau bercinta agar cepat hamil di bawah ini.

Apa saja posisi seks agar cepat hamil?

Posisi seks agar cepat hamil

Sebenarnya semua posisi seks atau bercinta memiliki peluang agar cepat hamil.

Apalagi, kehamilan terjadi ketika sel telur wanita berhasil dibuahi oleh sperma yang masuk melalui hubungan seksual.

Dikutip dari Women & Infant’s Fertility Center, ada beberapa kesalahpahaman apabila membahas mengenai posisi atau cara seks agar cepat hamil.

Hal ini dikarenakan belum adanya bukti bahwa kehamilan akan terjadi dari posisi seks tertentu.

Biasanya, setelah terjadi ejakulasi, maka sperma yang sudah masuk akan berusaha mencapai saluran tuba agar terjadi pembuahan.

Namun, dengan melakukan posisi bercinta tertentu ketika program hamil diharapkan memudahkan sperma untuk menuju sel telur.

Lalu apakah benar ada cara berhubungan atau posisi seks yang paling diunggulkan agar cepat hamil?

Berikut beberapa posisi sebagai cara cepat membuat anak yang bisa dijadikan pilihan, seperti:

1. Misionaris

posisi seks cepat hamil

Posisi klasik misionaris — pria di atas — dipercaya oleh banyak orang sebagai posisi seks atau bercinta terbaik ketika merencanakan kehamilan.

Meskipun memang belum dibuktikan secara ilmiah, tetapi posisi bercinta untuk program hamil ini diklaim mampu memaksimalkan jumlah sperma saat penetrasi.

Wanita berada di bawah sementara pria ada di atasnya membuat hubungan seks menjadi lebih intim karena pasangan berhadap-hadapan, bebas memeluk, dan mencium pasangannya

Teorinya, Anda bisa mendapatkan lebih banyak jumlah sperma apabila melakukan posisi ini.

Hal ini karena lebih banyak air mani yang dilepaskan berkat penetrasi yang lebih dalam dan lebih sering berkat bantuan gaya gravitasi.

Beberapa orang bahkan menyarankan untuk menempatkan bantal di bawah pinggul saat berhubungan seks dan menjaga kaki tetap terangkat setelah seks usai.

Hal ini dipercaya dapat meningkatkan kemampuan sperma untuk berenang mencapai rahim.

Lalu, teori lainnya didukung oleh sejumlah kecil penelitian seputar inseminasi intrauterine (IUI).

Peneliti menemukan bahwa menjaga posisi tubuh tetap horizontal setelah proses inseminasi dapat meningkatkan peluang kehamilan.

2. Doggy style

doggy style

Masih berkaitan dengan teori penetrasi dalam, posisi doggy style juga dipercaya sebagai posisi seks atau bercinta yang bisa dilakukan agar cepat hamil.

Posisi bercinta ini dilakukan dengan cara wanita berlutut seperti posisi merangkak. Sementara pasangannya berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang.

Beberapa ahli menyebutkan posisi doggy style membuat penis yang masuk ke dalam vagina selama penetrasi akan mampu mencapai bagian belakang leher rahim.

Teori lain menduga jika Anda memiliki rahim terbalik (retroverted/tipped uterus), posisi ini akan lebih banyak membantu Anda.

Hasil MRI scan dari posisi bercinta untuk program hamil ini mengkonfirmasi bahwa ujung penis mencapai ruangan antara leher rahim dan dinding vagina.

Posisi misionaris memastikan penis mencapai ruangan dari depan serviks. Sedangkan posisi doggy style mencapai ruangan tersebut dari belakang leher rahim.

3. Woman-on-top

posisi seks

Secara teori, posisi woman on top atau wanita berasa di atas justru melawan gravitasi.

Maka dari itu, banyak pula yang berpikir bahwa posisi berhubungan intim ini dapat memperlambat laju renang sperma.

Tapi, beberapa ahli mengatakan bahwa mungkin hal ini tidak akan jadi masalah besar. Hal ini karena pada dasarnya sperma adalah perenang super cepat.

Tidak hanya itu saja, dari penelitian lain juga menyebutkan bahwa sperma dapat berenang melawan gravitasi.

Maka dari itu, Anda tidak perlu khawatir karena posisi bercinta ini termasuk posisi berdiri dapat dilakukan untuk program hamil.

Pada beberapa wanita, woman-on-top adalah posisi yang paling menggairahkan. Sebenarnya gairah bisa menjadi aspek seks yang paling penting untuk pembuahan yang sukses.

Posisi seks woman-on-top memungkinkan wanita mengalami tambahan rangsangan yang dipercaya baik agar cepat hamil.

4. Posisi bercinta lainnya untuk program hamil

Faktor penting yang menyebabkan seorang wanita hamil adalah keberhasilan dari pembuahan yang dilakukan sperma terhadap sel telur – terjadi saat penetrasi.

Maka dari itu, Anda pun perlu mengetahui cara menghitung masa subur untuk menambah peluang pembuahan.

Semua posisi bercinta, entah itu sambil berdiri, duduk, berbaring, atau posisi seks lainnya dapat membuat wanita agar cepat hamil.

Apalagi, jika setelah berhubungan intim memang pembuahan terjadi di dalam tubuh wanita.

Bahkan Anda dan pasangan dianjurkan untuk mencoba posisi bercinta baru untuk program hamil agar meningkatkan kualitas hubungan seksual.

Kualitas hubungan seks yang baik berpengaruh terhadap peluang kehamilan. Semakin baik kualitas saat berhubungan, maka ejakulasi yang terjadi juga semakin hebat.

Ejakulasi hebat yang dialami oleh pria akan meningkatkan jumlah sperma yang masuk ketika penetrasi, sehingga peluang pembuahan akan semakin besar.

Posisi lainnya agar cepat hamil

Sudah dijelaskan sedikit di atas, bahwa kehamilan bisa terjadi ketika sel sperma berhasil membuahi sel telur yang ada di rahim wanita.

Pembuahan hanya bisa terjadi ketika penis ejakulasi di dalam vagina. Apalagi ketika Anda dan pasangan juga melakukan posisi seks agar cepat hamil.

Meski jumlah sel sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi itu sangat banyak, tapi hanya satu sel yang paling sehat dan terbaiklah yang mampu mencapai sel telur.

Perlukah mengangkat kaki ke atas setelah melakukan hubungan seks?

Ketika mengangkat kaki sembari menempatkan bantal di bawah pinggul dalam posisi terlentang membantu mendorong sperma untuk berenang lebih cepat menuju sel telur.

Pasalnya, sperma membutuhkan waktu untuk bisa sampai ke sel telur.

Posisi tidur ini dianggap membantu melawan gravitasi bumi sehingga air mani tidak keluar lagi dari vagina setelah penetrasi.

Belum ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan anggapan tidur mengangkat kaki membuat perempuan cepat hamil.

Tembakan air mani saat pria orgasme memang sangat cepat, sampai 45 kilometer per jam dan bisa melesat setengah hingga satu meter di udara.

Meski begitu, seberapa cepat sperma bisa sampai ke sel telur dipengaruhi oleh kualitas sel sperma dan juga hormon endokrin.

Beberapa ahli kesehatan berpendapat bahwa tidak ada salahnya Anda mencoba cara cepat hamil yang unik ini.

Wanita yang tidur rebahan dengan kaki diangkat selama 15 menit setelah seks berpeluang 27% lebih tinggi untuk hamil setelah melewati tiga kali siklus ovulasi.

Apakah berhubungan intim sekali bisa hamil?

posisi bercinta

Tahukah Anda bahwa percobaan untuk hamil tidak harus dilakukan berkali-kali?

Artinya, berhubungan intim sekali pun tetap memberi Anda kesempatan untuk bisa hamil. Apalagi kalau dilakukan pada waktu yang tepat seperti masa subur.

Dikutip dari Utah Department of Health, wanita yang melakukan hubungan intim tanpa alat kontrasepsi, walau hanya sekali, memiliki kemungkinan untuk bisa hamil.

Anda mungkin pernah berpikir bahwa semakin sering berhubungan seks, kesempatan bisa hamil bisa lebih tinggi.

Jadi, berapa kali sebaiknya berhubungan intim agar bisa hamil?

Walaupun sedang berada di masa subur atau sudah mendekati ovulasi, Anda dan pasangan tidak perlu melakukannya setiap hari.

Hal ini bisa memengaruhi tingkat kualitas sperma. Apalagi jika pria mempunyai masalah dengan jumlah sperma yang rendah.

Setidaknya, cukup lakukan hubungan intim dengan posisi seks agar cepat hamil sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Hindari pelumas untuk mengurangi risiko susah hamil

Posisi seks atau bercinta memang bukan menjadi faktor utama ketika Anda melakukan program hamil.

Namun, apabila Anda dan pasangan menggunakan pelumas atau lubrikan buatan, sebaiknya berhati-hati dengan efeknya.

Pelumas untuk vagina baik yang alami maupun buatan mempunyai fungsi untuk mengurangi gesekan atau risiko luka ketika penis berada di dalam vagina.

Studi yang dilakukan oleh American Society for Reproductive Medicine membuktikan bahwa pelumas tertentu bisa menghentikan atau memperlambat laju sel sperma menuju sel telur dan merusak DNA sel sperma laki-laki.

Tak seperti cairan vagina alami yang diproduksi wanita, tingkat keasaman (pH) pelumas buatan lebih tinggi.

Karena keasaman ini, kualitas sel sperma pun akan menurun. Akibatnya, sel sperma mungkin tak akan bisa mencapai rahim dan membuahi sel telur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Seks (untuk Wanita)

Siapa bilang multiorgasme itu sulit untuk Anda raih? Anda bisa mencapai orgasme berkali-kali dengan cara-cara yang ada di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 20 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Stres saat hamil memang normal. Tetapi jika ibu hamil mengalami stres hingga mengganggu aktivitasnya, dampak stres tersebut bisa memengaruhi janin.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Perkembangan Janin, Kehamilan 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pijat bayi

Ketahui Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Bayi di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit