5 Cara Mencari Perbedaan Mual Hamil dan Maag

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/02/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Meski mual yang diikuti rasa ingin muntah biasanya dianggap sebagai mual tanda-tanda hamil, tapi mual juga bisa disebabkan sakit maag. Hal ini dikarenakan kehamilan dan naiknya asam lambung bisa menyebabkan gejala yang mirip. Lantas, apa perbedaan mual hamil dan maag? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Apa itu mual?

Mual adalah sensasi ketidaknyamanan di perut bagian atas yang disertai keinginan untuk muntah. Meski begitu, mual belum tentu selalu diikuti dengan muntah. Mual biasanya merupakan efek samping akibat mengonsumsi obat ataupun gejala dari suatu kondisi medisi tertentu.

Namun, terkadang makan terlalu banyak, berlemak, atau mengandung banyak gula juga bisa menyebabkan rasa mual. Kondisi ini adalah cara tubuh untuk membuang materi yang mungkin berbahaya dari dalam tubuh. Perlu diingat bahwa mual dan muntah bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit atau kondisi tertentu.

Sementara itu, penyakit gastroenteritis atau masyarakat awam menyebutnya sebagai penyakit maag, adalah penyebab paling umum yang mengakibatkan terjadinya mual dan muntah. Gastroenteritis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus di perut. Selain itu, mual merupakan gejala yang sering terjadi pada awal kehamilan atau biasa disebut dengan morning sickness.

Mual yang disebabkan oleh kehamilan atau penyakit maag, tidak jarang dianggap serupa. Padahal kondisi mual diantara keduanya memiliki perbedaan.

Cara membedakan mual saat hamil dan maag

Ada beberapa perbedaan dari mual tanda hamil dan maag yang perlu Anda ketahui. Perbedaan ini dapat membantu Anda mengidentifikasi kondisi kesehatan yang sedang Anda alami.

Perbedaan mual tanda hamil dan maag 1: Faktor hormonal

Salah satu perbedaan mual hamil dan maag adalah faktor hormonal. Faktor ini tergolong salah satu penyebab wanita yang sedang hamil mengalami morning sickness atau rasa ingin muntah. Dimulai dari rasa mual yang disebabkan oleh hormon di dalam tubuh, lalu otak ikut dipengaruhi oleh adanya perubahan hormon tersebut.

Hal itu kemudian menyebabkan asam lambung meningkat, hingga menimbulkan mual sampai ingin muntah. Bahkan, rasa mual yang Anda rasakan karena adanya faktor hormonal ini bisa juga sampai terjadi luka di bagian lambung.

Pada tahapan ini, mekanismenya sama seperti mual pada keadaan tidak hamil atau maag. Oleh sebab itu, bisa disimpulkan bahwa salah satu perbedaan mual tanda hamil dan maag adalah adanya faktor ini. Pasalnya, mual yang dirasakan oleh orang yang sedang sakit maag bukan diakibatkan karena proses hormonal, sebagaimana mual pada orang hamil. 

Perbedaan mual tanda hamil dan maag 2: Lama waktu mual

Perbedaan mual hamil dan maag berikutnya adalah ‘durasi’ rasa mual itu sendiri. Perbedaan ini tergolong yang cukup mencolok antara mual waktu hamil dan maag. Pasalnya, mual yang diakibatkan maag tidak akan bertahan selama waktu Anda merasakan mual yang terjadi karena kehamilan.

Rasa mual yang disebabkan oleh sakit maag sering kali tidak berlangsung terlalu lama. Berdasarkan sebuah artikel yang dimuat di Cedars-Sinai, heartburn yang disebabkan refluks asam lambung biasanya berlangsung selama dua ham. Artinya, rasa mual yang Anda rasakan karena maag mungkin hanya akan bertahan selama dua jam.

Jika pola makan sudah teratur lalu obat-obatan penetralisir dan pengendali asam lambung dikonsumsi, maka maag akan segera membaik. Nah, obat-obatan yang umum dikonsumsi untuk maag biasanya tidak akan merespons baik alias tidak mengurangi mual karena kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan golongan obat yang berbeda untuk meredakan mual karena hamil dan maag.

Perbedaan ini terlihat pada lama waktu Anda merasakan mual ini. Pasalnya, pada wanita hamil, rasa mual yang dirasakan saat menghadapi morning sickness bisa bertahan dalam waktu yang tergolong lama.

Perbedaan mual tanda hamil dan maag 3: Penyebab rasa mual

Mengingat kondisinya yang berbeda, tentu penyebab dari rasa mual yang dirasakan saat hamil dan saat sakit maag berbeda.

Sebagai contoh, mual saat hamil disebabkan oleh morning sickness. Hal ini sebenarnya tergolong lumrah untuk terjadi pada masa kehamilan, dan biasanya terjadi pada pagi hari. Hal ini disebabkan karena siklus diurnal dari hormon Beta-HCG, yakni kadarnya lebih tinggi pada pagi hari terutama saat bangun tidur.

Meski begitu, bukan berarti jika Anda mengalami mual saat hamil di siang, sore ataupun malam hari, Anda tergolong tidak normal. Namun, hal yang patut diwaspadai adalah jika mual yang Anda alami disertai muntah yang berlebihan atau sampai menimbulkan dehidrasi.

Sementara, mual yang terjadi saat Anda sakit maag sebagai gejala maag adalah rasa pahit di sekitar mulut. Rasa pahit ini biasanya berasal dari asam lambung. Biasanya, Anda juga akan batuk-batuk hingga bersendawa berkali-kali saat merasakannya. Tak heran jika kondisi ini menyebabkan Anda merasakan mual saat sakit maag.

Perbedaan mual tanda hamil dan maag 4: Hubungannya dengan telat makan

Perbedaan selanjutnya yang bisa Anda perhatikan adalah hubungannya dengan telat makan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab Anda mual saat hamil adalah adanya faktor hormonal. Sementara, perbedaan mual saat hamil dan maag adalah mual yang Anda rasakan saat maag berkaitan erat dengan telat makan.

Artinya, mual saat hamil tidak ada hubungannya dengan pola makan yang tidak teratur. Bahkan, rasa mual yang Anda alami saat hamil mungkin saja menyebabkan pola makan Anda yang berantakan.

Sementara itu, rasa mual yang terjadi karena sakit maag, rasa mual bisa saja terjadi karena Anda telat makan. Setelah asam lambung netral dan makanan bisa masuk alias lambung terisi, maag segera membaik.

Perbedaan mual tanda hamil dan maag 5: Sensitif terhadap bau

Perbedaan selanjutnya adalah adanya sensitivitas terhadap bau yang Anda cium. Pada ibu hamil, mual yang dirasakan di awal kehamilan biasanya disebabkan oleh indera penciuman yang menjadi lebih sensitif.

Khususnya, pada bau-bau tertentu yang cukup menyengat. Bahkan, mungkin indera penciuman menjadi lebih sensitif mencium bau yang sebelumnya tidak berpengaruh pada penciumannya. Salah satu bau yang mungkin membuat wanita hamil menjadi sangat sensitif adalah asap rokok.

Selain itu, makanan dengan aroma tertentu yang biasa dikonsumsi pun juga bisa membuat Anda mual saat hamil, terutama yang beraroma tajam seperti telur dan bawang. Sekilas, mual tanda hamil dan maag memang memiliki gejalanya yang hampir serupa.

Sementara itu, mual yang disebabkan maag mungkin tidak ada kaitannya dengan sensitif pada bau, namun lebih kepada rasa sensitif terhadap rasa. Nah, jika Anda masih ragu, Anda bisa memastikan penyebabnya dengan beberapa cara.

Hal yang paling mudah untuk memastikan adanya kehamilan, Anda bisa menggunakan test pack untuk uji kehamilan. Selain itu, jika keluhan masih berlanjut atau Anda masih diselimuti keraguan, ada baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mual Setelah Minum Kopi? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

Salah satu efek yang paling sering dikeluhkan setelah minum kopi adalah rasa mual. Ini berbagai penyebab dan tips mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Tak jarang orang memilih obat alami untuk bantu atasi maag. Apakah sajakah obat herbal yang bisa membantu atasi sakit maag? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Gastritis, Health Centers 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Beda Sakit Maag, Dispepsia, dan GERD?

Ada beberapa macam sakit lambung yang masing-masingnya memiliki gejala tertentu. Maka itu, ketahui perbedaan antara maag, dispepsia, dan GERD.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Gangguan Pencernaan, Health Centers 18/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda cacingan

Perlu Tahu! Segudang Tanda Cacingan yang Sering Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
bahan kimia alat masak celiac

Bahan Kimia pada Alat Masak Antilengket Tingkatkan Risiko Penyakit Celiac

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
mengusir perut kembung

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 6 menit