backup og meta
Kategori
Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

7 Cara Mengentalkan Sperma agar Pria Lebih Subur

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 3 minggu lalu

7 Cara Mengentalkan Sperma agar Pria Lebih Subur

Salah satu permasalahan yang kerap dialami pria adalah sperma yang terlalu encer dan berair. Kondisi ini sering kali dianggap sebagai tanda bahwa pria tidak subur. Lantas, adakah cara mengentalkan sperma yang efektif? Apakah sperma kental lebih subur dan bisa membuat wanita cepat hamil? Mari ketahui dalam pembahasan di bawah ini.

Benarkah sperma kental bisa lebih cepat hamil?

Sebagian orang menganggap sperma yang kental sebagai salah satu ciri-ciri kualitas yang baik. 

Namun, perlu dipahami bahwa kekentalan atau viskositas air mani tidak termasuk elemen yang dinilai dalam prosedur analisis semen.

Kondisi air mani yang kental dapat menandakan jumlah sel sperma yang banyak. Walau begitu, ini tidak serta-merta memengaruhi kemampuannya untuk membuahi sel telur.

Bahkan pada beberapa kasus, kondisi air mani yang terlalu kental justru dapat menghambat kemampuan gerak (motilitas) sperma untuk mencapai sel telur.

Hasilnya, viskositas air mani yang terlalu tinggi bukannya membuat pasangan lebih cepat hamil, tapi malah menjadi penyebab gangguan kesuburan pada pria.

Penyebab sperma terlalu kental

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan sperma lebih kental adalah sebagai berikut.
  • Jarang ejakulasi. Kurangnya ejakulasi, baik saat masturbasi atau berhubungan dengan pasangan, bisa membuat tekstur air mani yang keluar lebih kental dari biasanya.
  • Dehidrasi. Sebagian besar komponen air mani terdiri dari air. Kekurangan cairan bisa membuat cairan ejakulasi menjadi lebih kental dan sedikit volumenya.
  • Gangguan prostat. Infeksi dan peradangan bisa memengaruhi kekentalan air mani. Kondisi ini dapat disertai gejala tertentu, seperti ejakulasi terasa sakit atau sering buang air kecil.

Cara mengentalkan sperma agar lebih subur

Secara umum, air mani memiliki konsistensi yang mirip gel dan lengket. Kekentalan ini menandakan bahwa air mani yang keluar mengandung banyak sel sperma.

Beberapa orang yang memiliki sperma encer dan cair mungkin mencari cara mengentalkan sperma dengan harapan bisa dengan cepat membuat pasangannya hamil.

Berikut ini adalah beberapa cara alami untuk mengentalkan sperma yang dapat Anda lakukan.

1. Konsumsi makanan penyubur sperma

makanan untuk kesehatan prostat

Asupan makanan yang sehat dan bergizi seimbang turut berperan dalam meningkatkan kualitas sperma.

Sejumlah jenis makanan pengental sperma encer yang dapat Anda konsumsi yakni gandum utuh, telur, tiram, makanan laut (seafood), jamur, sayuran hijau, dan buah tinggi vitamin C.

Kendati cara ini tidak langsung mengentalkan sperma dengan cepat, Anda tetap perlu minum air putih 2 liter atau setara dengan 8 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi.

2. Pertimbangkan asupan suplemen

Asupan makanan saja terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang berperan dalam pembentukan sperma yang sehat

Konsumsi suplemen zinc, folat, vitamin C, vitamin E, L-carnitine, serta omega-3 terkadang dibutuhkan agar jumlah sperma lebih banyak dan tekstur air mani lebih kental. 

Meski begitu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum minum suplemen agar dosisnya tepat dan aman.

3. Jaga berat badan yang ideal

Salah satu cara agar sperma kental secara alami yakni dengan mempertahankan berat badan yang ideal.

Dikutip dari Mayo Clinic, kelebihan berat badan dan obesitas dapat mengganggu kesuburan dengan memengaruhi produksi hormon dan menurunkan kualitas sperma.

Pria obesitas bahkan tiga kali lebih mungkin mengalami oligospermia, yakni kondisi saat air mani mengandung lebih sedikit sel sperma dari batas normal.

Artikel terkait

4. Olahraga secara rutin

Melakukan aktivitas fisik yang rutin, seperti olahraga 30 menit setiap hari, dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga kesehatan reproduksi pria. 

Namun, hindari olahraga intensitas tinggi secara berlebihan yang berisiko menurunkan jumlah serta memengaruhi bentuk (morfologi) dan pergerakan (motilitas) sperma.

5. Kelola stres dengan baik

Stres bisa memengaruhi hormon yang menghasilkan sperma. Mempraktikkan teknik relaksasi, seperti meditasi atau yoga, dapat membantu menjaga keseimbangan hormon.

Stres juga dapat dikelola dengan mendapatkan waktu tidur yang cukup. Cobalah untuk tidur 7–9 jam setiap malam untuk memulihkan produksi sperma.

6. Hindari merokok dan minum alkohol

cara berhenti merokok

Studi dalam jurnal Postgraduate Medicine (2015) menyebutkan pria yang merokok lebih dari 20 batang per hari memiliki konsentrasi sperma 19% lebih rendah daripada pria yang tidak merokok.

Berhenti merokok dan minum alkohol bisa membantu meningkatkan jumlah sperma kembali. Ini juga merupakan salah satu cara mengentalkan sperma secara alami.

7. Perhatikan suhu testis

Salah satu hal yang sering kali luput dari perhatian yakni suhu testis. Padahal, suhu testis yang terlalu panas bisa menurunkan produksi sperma yang sehat.

Untuk mencegahnya, jangan memakai celana dalam yang ketat, berendam air hangat, ataupun meletakkan laptop di pangkuan Anda dalam waktu lama.

Berbagai cara di atas bisa membantu mengentalkan sperma dan meningkatkan kesuburan pria. Namun, bila cara ini masih tidak kunjung membuat pasangan Anda hamil, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui akar permasalahannya serta menentukan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Kesimpulan

  • Sperma yang normal umumnya kental dan lengket seperti gel.
  • Beberapa cara untuk mengentalkan sperma yang encer yakni mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, tidak merokok, dan menjaga suhu testis.
  • Apabila pasangan Anda tidak kunjung hamil setelah melakukan tips di atas, konsultasikanlah dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan penanganan yang sesuai.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 3 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan