5 Cara Manjur Supaya Bisa Cepat Hamil di Usia 35 Tahun ke Atas

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bukan hal yang tidak mungkin bagi wanita untuk bisa hamil di usia 35 tahun ke atas. Hanya saja, peluangnya memang tidak sebesar dan secepat wanita yang usianya lebih muda. Anda mungkin jadi bertanya-tanya, adakah cara cepat hamil untuk wanita yang usianya tak lagi muda tapi ingin punya anak? Yuk, intip trik jitunya berikut ini.

Cara cepat hamil bagi wanita usia 35 tahun ke atas

Wanita yang usianya 35 tahun ke atas biasanya lebih susah hamil. Memang, hamil di usia 35 tahun ke atas cenderung lebih berisiko daripada wanita yang hamil di usia muda. Selain itu, kegagalan kehamilannya juga lebih tinggi sehingga perlu menjadi pertimbangan khusus bagi Anda yang ingin hamil di usia yang tak lagi muda.

Setiap pasangan tentu mendambakan kehadiran momongan untuk melengkapi keluarga kecilnya. Nah, bagi Anda yang berusia 35 tahun ke atas, jangan berkecil hati dulu. Sama seperti wanita pada umumnya, selalu ada kemungkinan bagi Anda untuk bisa hamil di usia 35 tahun dan punya anak dari rahim sendiri.

Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan supaya cepat hamil di usia 35 tahun.

1. Berhubungan seksual secara teratur

mencuri waktu untuk berhubungan seks

Pasutri dikatakan sulit hamil apabila sudah berhubungan intim secara teratur, yaitu 2-3 kali dalam seminggu selama satu tahun. Namun ingat, jangka waktu ini tidak berlaku bagi wanita yang usianya 35 tahun ke atas.

Jika Anda ingin hamil di usia 35 tahun, Anda hanya punya waktu 6 bulan untuk menunggu. Kuncinya adalah jangan fokus untuk berhubungan rutin hanya di masa subur saja. Anda justru dianjurkan untuk berhubungan intim secara teratur, baik di masa subur atau tidak subur, supaya peluang terjadinya kehamilan semakin besar.

Bila kehamilan tak kunjung terjadi, padahal Anda sudah berhubungan intim secara teratur, maka jangan tunda lagi untuk konsultasi ke dokter kandungan. Hal ini mungkin saja berhubungan dengan masalah kualitas sel telur yang semakin menurun.

2. Melakukan skrining prakehamilan

tes kesuburan sebelum menikah

Suami maupun istri sama-sama dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, bahkan sebelum merencanakan kehamilan. Hal ini disebut juga dengan pemeriksaan prakehamilan atau prakonsepsi.

Pemeriksaan prakehamilan ini meliputi tes penyakit menular seksual (tes penyakit kelamin), diabetes, HIV/AIDS, hingga tes darah rutin. Terkadang, ada pula yang menambahkan pemeriksaan TORCH (toksoplasma, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) meskipun sebetulnya tidak perlu dilakukan.

Semua pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi penyakit yang dapat menghambat terjadinya kehamilan sedini mungkin. Semakin cepat penyakit ditemukan, maka penanganannya bisa semakin cepat dilakukan. Alhasil, peluang Anda untuk bisa hamil dan punya anak di usia yang tak lagi muda pun akan semakin besar.

3. Atur pola makan

istri cerewet suami sehat

Saya rasa tidak ada satupun makanan yang bisa bikin cepat hamil di usia 35 tahun. Namun memang, ada beberapa makanan yang bisa bikin susah hamil, contohnya makanan manis dan makanan berlemak. Jenis makanan tersebut dapat menyebabkan berat badan naik drastis.

Wanita yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas berisiko tinggi mengalami masalah kesuburan alias infertil. Bahkan, risiko kegugurannya juga semakin tinggi sehingga Anda pun akan semakin susah punya anak.

Anda mungkin juga sering mendengar bahwa terdapat makanan, vitamin, jamu, atau obat tertentu yang dapat meningkatkan peluang kehamilan. Misalnya pria harus makan tauge, wanita harus rajin makan madu, atau minum susu hamil supaya bisa cepat hamil di usia 35 tahun.

Perlu dicatat bahwa tidak ada satupun makanan atau obat yang dapat meningkatkan peluang kehamilan. Susu hamil atau vitamin-vitamin tertentu hanya berfungsi untuk mempersiapkan tubuh jika nantinya terjadi kehamilan. Hati-hati, minum susu hamil terlalu banyak justru dapat menyebabkan berat badan melonjak drastis dan meningkatkan risiko prediabetes atau bahkan diabetes.

Yang terpenting, pastikan Anda makan makanan yang mengandung gizi lengkap sehingga berat badan tetap sehat dan terjaga. Yuk, cek kategori berat badan Anda dengan kalkulator BMI atau tautan berikut ini bit.ly/indeksmassatubuh.

4. Menjaga kesehatan suami

5 Tips Meningkatkan Kualitas Sperma dengan Pola Hidup Sehat

Selain menjaga kesehatan istri, suami juga wajib memperhatikannya kesehatannya. Hal ini dapat dilihat dari sperma suami, apakah dalam kondisi yang optimal atau tidak.

Selama ini, pihak wanita sering kali menjadi kambing hitam penyebab sulitnya punya anak. Padahal kenyataannya, kebanyakan kasus susah hamil justru disebabkan oleh masalah sperma. Kelainan sperma juga cenderung lebih sulit diperbaiki, biasanya membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk mengevaluasi hasil terapi sperma.

Oleh karena itu, kalau Anda ingin cepat hamil di usia 35 tahun, pastikan sperma suami Anda normal dan sehat. Setelah Anda sudah berhubungan intim secara teratur selama 6 bulan tapi tak kunjung hamil, maka lakukan pemeriksaan sperma sesegera mungkin untuk mendeteksi ada-tidaknya masalah sperma.

5. Hindari merokok

merokok saat buka puasa

Faktanya, kuantitas dan kualitas sperma pada pria perokok aktif lebih buruk daripada pria yang tidak merokok. Bukan cuma itu, efek rokok juga dapat meracuni tubuh istrinya sehingga peluang kehamilan jadi semakin kecil.

Nah, bagi Anda yang ingin segera hamil dan punya momongan, sebaiknya segera hentikan kebiasan merokok. Bukan cuma untuk sang istri saja, suami pun juga harus segera berhenti merokok. Alhasil, kesehatan Anda berdua jadi lebih terjamin dan pada akhirnya bisa cepat hamil di usia 35 tahun.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG

Kapan Ibu Hamil Harus Bed Rest? Apa Saja Syarat dan Manfaatnya?

Ada beberapa kondisi tertentu yang membuat ibu hamil harus istirahat lebih lama di tempat tidur alias bed rest. Kapan, sih ibu harus bed rest saat hamil?

Ditulis oleh: dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
syarat bed rest saat hamil

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
pemeriksaan kehamilan pandemi covid-19
COVID-19, Penyakit Infeksi 29 April 2020

Baru Mengetahui Positif Hamil, Kapan Ibu Harus Periksa ke Dokter?

Setelah positif hamil, ibu terkadang bingung kapan saatnya harus menjalani pemeriksaan kehamilan untuk pertama kali. Lantas, kapan waktu yang tepat?

Ditulis oleh: dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
periksa kehamilan pertama kali

Yang juga perlu Anda baca

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Membesarnya perut ibu saat hamil menandakan janin berkembang dengan baik. Idealnya, berapa berat badan normal janin sejak awal hingga akhir kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 10 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

Apa Saja Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman Sekaligus Manjur?

Terdapat sejumlah risiko kesehatan jika ibu hamil sembarangan meminum obat. Lalu, obat batuk untuk ibu hamil seperti apa yang boleh dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Kapan Ibu Hamil Harus Bed Rest? Apa Saja Syarat dan Manfaatnya?

Ada beberapa kondisi tertentu yang membuat ibu hamil harus istirahat lebih lama di tempat tidur alias bed rest. Kapan, sih ibu harus bed rest saat hamil?

Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Saat sedang menjalani promil, Anda perlu tahu berbagai cara cepat hamil yang perlu dilakukan bersama pasangan. Berikut tipsnya untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah berhenti KB

Kapan Bisa Hamil Setelah Berhenti KB?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
hamil tua tapi belum kontraksi

Sudah Masuk Usia Hamil Tua, Tapi Kok Belum Kontraksi? Apakah Perlu Cemas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
trimester 2

Trimester 2 Kehamilan: Perkembangan Janin, Perubahan Fisik, Sampai Perbedaan Gairah Seksual

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit