home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Jika Anda dan pasangan sedang mengusahakan kehamilan, pasti ada kekhawatiran jika puasa akan mempengaruhi kesuburan. Kekhawatiran ini cukup beralasan karena adanya kemungkinan berkurangnya nutrisi makanan pada tubuh karena puasa. Lantas, apakah benar puasa pengaruhi kesuburan?

Apakah puasa pengaruhi kesuburan wanita?

Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Harvard yang bekerja sama dengan Massachusetts General Hospital (MGH), ditemukan bahwa membatasi asupan kalori pada tikus betina dewasa dapat mencegah munculnya kelainan pada kehamilan.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan memantau dua kelompok tikus betina dewasa berusia tiga bulan sampai satu tahun. Usia tersebut adalah usia di mana kualitas sel telur dan kesuburan tikus sedang berkurang drastis.

Salah satu kelompok diberi makan sebanyak-banyaknya sepanjang usia dewasa, sementara kelompok lainnya dibatasi asupan makanannya selama tujuh bulan dan baru diberi banyak makan menjelang penelitian berakhir.

Hasilnya, kelompok tikus yang diperbolehkan makan dengan bebas mengalami penurunan jumlah sel telur yang dihasilkan saat ovulasi.

Sementara itu, sel telur dari kelompok tikus yang dibatasi asupan makanannya lebih mirip sel telur tikus betina dewasa yang sehat pada usia reproduksi yang prima.

Penelitian pada binatang lainnya, seperti monyet betina juga menghasilkan kesimpulan yang sama. Jadi, kemungkinan besar puasa tidak akan mempengaruhi kesuburan wanita menjadi lebih buruk.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa puasa memiliki banyak manfaatnya, termasuk di antaranya adalah memperpanjang masa subur wanita dan bahkan memperbanyak jumlah sel telur yang dihasilkan.

Ini semua karena berkurangnya asupan kalori pada tubuh Anda saat berpuasa yang mengurangi kadar gula dalam darah dan kemudian mempengaruhi hormon reproduksi. Sehingga, memberikan kelancaran pada siklus menstruasi dan produksi sel telur.

Bagaimana pengaruh puasa untuk kualitas sperma pada pria?

Puasa juga tidak akan memberikan dampak buruk terhadap kualitas sperma. Puasa justru dapat meningkatkan fungsi organ reproduksi. Kadar asam dan basa dalam tubuh pun dapat menjadi lebih seimbang saat berpuasa sehingga fungsi berbagai organ tubuh pun semakin meningkat.

Dengan terhentinya asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, berbagai jenis bakteri, virus, kuman, hingga sel sel berbahaya seperti sel kanker tidak akan dapat bertahan hidup.

Selain itu, puasa juga memberikan kesempatan bagi alat pencernaan agar dapat beristirahat, sehingga berbagai racun, kotoran, ampas yang dapat merusak kesehatan pun dapat dibuang.

Hal inilah yang membuat kualitas sperma menjadi semakin meningkat, karena berbagai racun, kotoran, dan ampas pun semakin berkurang saat bulan puasa.

Untuk menjaga kualitas sperma dan kesehatan tubuh, ada baiknya konsumsi makanan gizi yang seimbang tetap dilakukan dengan memperbanyak asupan air putih saat setelah berbuka puasa maupun sahur.

Namun asupan makanan ini pun harus diimbangi dengan mengatur waktu istirahat yang cukup agar kesehatan tubuh pun tetap terjaga.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Effects of Ramadhan fast on male fertility. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/3090956. Accessed 30/05/2017. Fasting could extend female fertility. https://www.newscientist.com/article/dn17701-fasting-could-extend-female-fertility/. Accessed 30/05/2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Tanggal diperbarui 6 hari lalu
x