Vagina Berdarah Setelah Seks Saat Hamil, Bahayakah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seks selama hamil dianggap aman dalam sebagian besar keadaan. Namun, setelah sesi bercinta yang penuh gairah dengan pasangan, normal untuk merasa panik begitu mengetahui bahwa Anda mengalami perdarahan.

Apakah ini berbahaya? Bagaimana dengan bayi Anda? Setiap kekhawatiran tentang perdarahan setelah berhubungan seks selama hamil akan dibahas lengkap dalam artikel ini.

Vagina berdarah selama hamil, apakah artinya keguguran?

Salah satu kekhawatiran utama yang berhubungan dengan perdarahan setelah berhubungan seks selama hamil adalah keguguran. Tapi, tak ada alasan untuk panik berlebihan.

Kemungkinan Anda mengalami keguguran setelah berhubungan seks selama kehamilan sangat kecil, dan risikonya bahkan cenderung hampir nol besar setelah usia kehamilan mencapai 12 minggu. Perdarahan vagina selama kehamilan bukan selalu berarti bayi Anda berada dalam bahaya. Bayi Anda nyaman dan aman terlindungi dalam kantung ketuban rahim, di atas vagina, sementara lendir menyegel rapat leher rahim. Jadi, buang jauh-jauh pikiran bahwa seks menyakiti bayi Anda.

Wajar untuk wanita hamil mengalami bercak darah ringan atau perdarahan sesekali setelah aktivitas seksual selama trimester kedua atau ketiga. Jika Anda memiliki riwayat keguguran dari kehamilan sebelumnya, dokter Anda mungkin telah menyarankan Anda untuk menunda hubungan seksual selama trimester pertama, hanya untuk berjaga-jaga.

Mengapa vagina berdarah setelah berhubungan seks selama hamil?

Selama kehamilan, tingkat dan volume pasokan darah ke saluran kelamin perempuan meningkat secara signifikan untuk memastikan asupan nutrisi yang optimal untuk perkembangan bayi melalui plasenta. Peningkatan suplai darah ini disebabkan oleh pembentukan banyak kelompok pembuluh darah halus untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang tinggi bagi ibu dan janin. Seks (termasuk di saat-saat ketika seks lebih bersemangat atau intens dari biasanya) menyebabkan pembuluh halus ini pecah akibat sejumlah besar tekanan yang diterima oleh leher rahim. Hasilnya, muncul bercak atau perdarahan ringan.

Perdarahan seperti ini umumnya tidak berbahaya. Anda bisa terus melanjutkan berhubungan seks selama kehamilan dengan meminta pasangan untuk lebih lembut di waktu berikutnya atau beralih ke posisi bercinta lain, misalnya spooning atau penetrasi dari belakang, untuk membantu mencegah timbul bercak. Bicarakan dengan pasangan Anda tentang preferensi dan kekhawatiran Anda.

Haruskah melaporkan ini ke dokter?

Anda tetap harus melaporkan kepada dokter mengenai setiap perdarahan vagina yang Anda alami di setiap tahap kehamilan agar lebih amannya, terutama jika diikuti oleh satu atau lebih dari gejala di bawah ini. Karena walau kemungkinan keguguran kecil, “perdarahan vagina setelah seks selama kehamilan dapat menandakan masalah lain, seperti plasenta yang terlepas dari rahim,” ungkap Laura Riley, MD, seorang spesialis kedokteran ibu dan janin di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, dilansir dari Parents.

  • Kram perut intens, nyeri parah di sekitar panggul dan perut bawah
  • Perdarahan vagina yang melimpah, terasa sakit maupun tidak
  • Produksi cairan vagina yang mengandung rontokan jaringan
  • Demam tinggi, lebih dari 38ºC dengan/tanpa gejala panas dingin (menggigil)
  • Timbul kontraksi rahim yang dipicu aktivitas seksual, namun tetap hadir bahkan setelah seks telah lama usai

Anda sebaiknya mengenakan pantyliner atau pembalut tipis jika perdarahan sering terjadi, sebagai cara untuk melacak berapa banyak perdarahan dan jenis darah (apakah merah tua, merah muda, atau cokelat; atau jika itu hanya berupa darah atau disertai gumpalan). Bawa sampel perdarahan ke dokter Anda untuk menjalani tes demi mendapatkan diagnosis tepat.

BACA JUGA:

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Posisi Seks yang Meningkatkan Peluang agar Cepat Hamil

Katanya, posisi seks tertentu bisa memudahkan jalan sperma untuk membuahi sel telur. Lantas, apa saja posisi seks yang dianjurkan agar cepat hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Orgasme Wanita Berbeda dengan Pria?

Orgasme wanita bisa dicapai lewat berbagai cara, bahkan berulang kali. Namun, untuk mencapainya tidaklah semudah pria. Simak selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Makan Pedas Saat Hamil Picu Keguguran?

Banyak ibu yang ngidam makan pedas selama kehamilan. Tapi, ada mitos yang menyebutkan bahwa makan pedas saat hamil berisiko keguguran. Apa benar?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 November 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Manfaat Tidur Tidak Pakai Celana Dalam Bagi Kesehatan

Bagi sebagian orang, tidur tidak pakai celana dalam memang masih dianggap tabu. Tapi nyatanya tidur tanpa celana dalam banyak manfaatnya bagi kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 3 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bentuk anatomi vagina

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
nutrisi trimester ketiga

Nutrisi yang Harus Dipenuhi Ibu Hamil di Trimester Ketiga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
seks saat hamil kelahiran prematur

Benarkah Berhubungan Seks Saat Hamil Sebabkan Kelahiran Prematur?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit
5 Kebiasaan Saat Seks yang Ternyata Membahayakan Vagina

5 Kebiasaan Saat Seks yang Ternyata Membahayakan Vagina

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit