Vagina Berdarah Setelah Seks Saat Hamil, Bahayakah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seks selama hamil dianggap aman dalam sebagian besar keadaan. Namun, setelah sesi bercinta yang penuh gairah dengan pasangan, normal untuk merasa panik begitu mengetahui bahwa Anda mengalami perdarahan.

Apakah ini berbahaya? Bagaimana dengan bayi Anda? Setiap kekhawatiran tentang perdarahan setelah berhubungan seks selama hamil akan dibahas lengkap dalam artikel ini.

Vagina berdarah selama hamil, apakah artinya keguguran?

Salah satu kekhawatiran utama yang berhubungan dengan perdarahan setelah berhubungan seks selama hamil adalah keguguran. Tapi, tak ada alasan untuk panik berlebihan.

Kemungkinan Anda mengalami keguguran setelah berhubungan seks selama kehamilan sangat kecil, dan risikonya bahkan cenderung hampir nol besar setelah usia kehamilan mencapai 12 minggu. Perdarahan vagina selama kehamilan bukan selalu berarti bayi Anda berada dalam bahaya. Bayi Anda nyaman dan aman terlindungi dalam kantung ketuban rahim, di atas vagina, sementara lendir menyegel rapat leher rahim. Jadi, buang jauh-jauh pikiran bahwa seks menyakiti bayi Anda.

Wajar untuk wanita hamil mengalami bercak darah ringan atau perdarahan sesekali setelah aktivitas seksual selama trimester kedua atau ketiga. Jika Anda memiliki riwayat keguguran dari kehamilan sebelumnya, dokter Anda mungkin telah menyarankan Anda untuk menunda hubungan seksual selama trimester pertama, hanya untuk berjaga-jaga.

Mengapa vagina berdarah setelah berhubungan seks selama hamil?

Selama kehamilan, tingkat dan volume pasokan darah ke saluran kelamin perempuan meningkat secara signifikan untuk memastikan asupan nutrisi yang optimal untuk perkembangan bayi melalui plasenta. Peningkatan suplai darah ini disebabkan oleh pembentukan banyak kelompok pembuluh darah halus untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang tinggi bagi ibu dan janin. Seks (termasuk di saat-saat ketika seks lebih bersemangat atau intens dari biasanya) menyebabkan pembuluh halus ini pecah akibat sejumlah besar tekanan yang diterima oleh leher rahim. Hasilnya, muncul bercak atau perdarahan ringan.

Perdarahan seperti ini umumnya tidak berbahaya. Anda bisa terus melanjutkan berhubungan seks selama kehamilan dengan meminta pasangan untuk lebih lembut di waktu berikutnya atau beralih ke posisi bercinta lain, misalnya spooning atau penetrasi dari belakang, untuk membantu mencegah timbul bercak. Bicarakan dengan pasangan Anda tentang preferensi dan kekhawatiran Anda.

Haruskah melaporkan ini ke dokter?

Anda tetap harus melaporkan kepada dokter mengenai setiap perdarahan vagina yang Anda alami di setiap tahap kehamilan agar lebih amannya, terutama jika diikuti oleh satu atau lebih dari gejala di bawah ini. Karena walau kemungkinan keguguran kecil, “perdarahan vagina setelah seks selama kehamilan dapat menandakan masalah lain, seperti plasenta yang terlepas dari rahim,” ungkap Laura Riley, MD, seorang spesialis kedokteran ibu dan janin di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, dilansir dari Parents.

  • Kram perut intens, nyeri parah di sekitar panggul dan perut bawah
  • Perdarahan vagina yang melimpah, terasa sakit maupun tidak
  • Produksi cairan vagina yang mengandung rontokan jaringan
  • Demam tinggi, lebih dari 38ºC dengan/tanpa gejala panas dingin (menggigil)
  • Timbul kontraksi rahim yang dipicu aktivitas seksual, namun tetap hadir bahkan setelah seks telah lama usai

Anda sebaiknya mengenakan pantyliner atau pembalut tipis jika perdarahan sering terjadi, sebagai cara untuk melacak berapa banyak perdarahan dan jenis darah (apakah merah tua, merah muda, atau cokelat; atau jika itu hanya berupa darah atau disertai gumpalan). Bawa sampel perdarahan ke dokter Anda untuk menjalani tes demi mendapatkan diagnosis tepat.

BACA JUGA:

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Plasenta Previa: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatannya

Plasenta previa adalah komplikasi kehamilan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatannya di Hello Sehat dalam ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Komplikasi Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 1 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 10 Minggu

Kini usia kehamilan Anda sudah memasuki usia 10 minggu. Bagaimana perkembangan janin 10 minggu kehamilan? Cari tahu semua informasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Trimester 1, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Tips Memilih Dokter Kandungan yang Bagus

Sedang merencanakan kehamilan atau baru mendapat kabar gembira kehamilan? Berikut tips dan pertimbangan dalam memilih dokter kandungan yang bagus.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Fetomaternal, Pemeriksaan Kehamilan oleh Dokter Spesialis Kandungan

Selain dokter kandungan, ibu hamil dengan kondisi tertentu juga disarankan periksa ke fetomaternal. Namun sebelumnya, cari tahu informasinya dulu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 31 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda bayi akan lahir

Kenali 5 Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
obat flu ibu hamil

Obat Flu untuk Ibu Hamil, Mulai dari Obat Medis Sampai Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
garis hitam di perut linea nigra

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit