Sakit gigi merupakan salah satu keluhan umum saat hamil trimester 3. Tidak jarang, kondisi ini membuat ibu hamil khawatir akan dampaknya pada calon buah hatinya.
Sakit gigi merupakan salah satu keluhan umum saat hamil trimester 3. Tidak jarang, kondisi ini membuat ibu hamil khawatir akan dampaknya pada calon buah hatinya.

Lantas, kenapa ibu hamil trimester 3 sering sakit gigi? Bagaimana cara yang aman untuk mengatasinya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Memahami penyebab sakit gigi saat hamil trimester 3 sangat penting supaya ibu hamil mampu mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya.
Adapun, munculnya sakit gigi saat hamil tua bisa disebabkan oleh beberapa kondisi berikut.

Estrogen dan progesteron yang meningkat selama kehamilan dapat meningkatkan aliran darah ke gusi. Hal ini bisa membuat gusi gampang meradang dan memicu sakit gigi.
Kondisi yang juga dikenal sebagai gingivitis kehamilan (pregnancy gingivitis) ini ditandai dengan gusi bengkak, kemerahan, dan mudah berdarah saat menyikat gigi.
Tingginya kadar hormon kehamilan ini juga membuat ibu lebih berisiko mengalami penumpukan plak dan bakteri yang menjadi penyebab sakit gigi saat hamil.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, sekitar 15–20% ibu hamil merasakan keluhan mual dan muntah yang berlanjut hingga trimester 3 kehamilan.
Mual dan muntah dapat meningkatkan kadar asam pada rongga mulut. Lambat laun, kondisi ini akan merusak enamel gigi dan menyebabkan gigi berlubang.
Kondisi serupa juga bisa disebabkan oleh refluks asam lambung (naiknya asam lambung ke kerongkongan) akibat membesarnya ukuran rahim dan janin pada trimester 3.
Munculnya rasa sakit akibat gigi berlubang saat hamil trimester 3 juga bisa terjadi karena ibu hamil ngidam makanan atau minuman manis.
Paparan gula di dalam makanan yang tidak terkontrol dan kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat tentu berisiko menyebabkan kerusakan pada gigi.
Kekurangan kalsium juga dapat menjadi penyebab sakit gigi saat hamil tua. Mineral ini sangat penting untuk mendukung perkembangan tulang dan gigi janin.
Selama masa kehamilan, kebutuhan kalsium akan meningkat sampai 1.200 miligram (mg) per hari atau 20% lebih banyak daripada sebelum hamil.
Apabila asupan mineral ini tidak tercukupi, janin akan mengambil kalsium dari tulang ibu hamil. Itu sebabnya, kondisi ini berisiko membuat gigi ibu hamil lebih rapuh dan mudah rusak.
Bagi ibu hamil yang berusia di bawah 30 tahun, timbulnya sakit gigi saat hamil trimester 3 bisa disebabkan oleh impaksi gigi bungsu.
Masalah gigi ini melibatkan gigi geraham ketiga yang tumbuh paling terakhir. Gigi tersebut mungkin tidak muncul secara sempurna atau terjebak di dalam gusi.
Perubahan hormonal saat hamil dapat memperburuk kondisi ini. Ibu hamil mungkin mengalami gusi bengkak, kesulitan untuk membuka mulut, hingga nyeri parah yang menjalar hingga kepala.
Sakit gigi saat hamil trimester 3 tentu tidak boleh disepelekan. Segera kunjungi dokter bila Anda mengalami:
Dokter gigi terlebih dahulu akan melakukan pemeriksaan fisik pada gigi, gusi, dan mulut Anda.
Jangan lupa untuk memberi tahu dokter gigi Anda mengenai riwayat masalah gigi serta kondisi kesehatan dan kehamilan Anda secara umum.
Untuk menentukan penanganan yang sesuai, dokter gigi terkadang membutuhkan rontgen gigi.
Prosedur rontgen gigi pada ibu hamil terbilang aman. Namun, dokter akan menilai manfaat dan risikonya terlebih dahulu untuk memastikan keamanan prosedur ini bagi ibu dan janin.

Pengobatan sakit gigi saat hamil tua harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini bertujuan untuk menghindari dampak negatif, baik pada ibu hamil dan janin di dalam kandungan.
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat sakit gigi saat hamil trimester 3, baik yang alami maupun medis.
Berkumur air garam sudah turun-temurun dipercaya mampu meredakan sakit gigi dengan cara menghilangkan plak dan bakteri pada sela-sela gigi.
Larutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama beberapa menit. Ulangi langkah ini sebanyak 3–4 kali sehari hingga sakit gigi berkurang.
Anda bisa menggunakan es batu sebagai obat sakit gigi yang aman untuk ibu hamil trimester 3. Suhu dingin membuat saraf di sekitar gigi mati rasa dan meredakan sakit sementara waktu.
Bungkus es batu dengan waslap, lalu tempelkan pada pipi dekat gigi yang sakit selama 5 menit.
Ulangi langkah tersebut hingga rasa sakit dan bengkak membaik. Berikan jeda istirahat selama 5 menit sebelum menempelkan kompres kembali.
Jika sakit gigi tidak tertahankan, Anda bisa meminta resep obat sakit gigi yang aman kepada dokter.
Dokter dapat meresepkan paracetamol untuk meredakan rasa sakit dan nyeri yang Anda alami.
Selain obat pereda nyeri, dokter juga dapat memberikan antibiotik seperti penicillin dan clindamycin untuk mengatasi sakit gigi akibat infeksi pada gigi dan gusi.
Dokter juga dapat melakukan scaling gigi pada ibu hamil untuk menghilangkan tumpukan plak dan karang gigi yang menyebabkan sakit gigi.
Prosedur yang lebih invasif, seperti cabut gigi atau operasi gigi bungsu, mungkin perlu ditunda hingga setelah melahirkan untuk mengurangi risiko pada kehamilan Anda.
Namun, bila benar-benar darurat, prosedur di atas mungkin dilakukan dengan langkah-langkah yang ketat untuk memastikan keselamatan ibu dan janin.
Untuk mencegah kemunculan masalah gigi dan mulut saat hamil, berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.
Jika Anda mengalami sakit gigi saat hamil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Pregnancy and dental work. (n.d.). American Pregnancy Association. Retrieved July 27, 2024, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/is-it-safe/dental-work-and-pregnancy/
Pregnancy and teeth. (2023). Better Health Channel. Retrieved July 27, 2024, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/pregnancy-and-teeth#some-dental-problems-can-affect-a-developing-baby
Oral health and pregnancy. (2023). Government of Canada. Retrieved July 27, 2024, from https://www.canada.ca/en/public-health/services/pregnancy/oral-health-pregnancy.html
Estrogen, progesterone and your oral health. (2024). Cleveland Clinic. Retrieved July 27, 2024, from https://health.clevelandclinic.org/hormones-and-oral-health
X-ray during pregnancy: Is it safe? (2022). Mayo Clinic. Retrieved July 27, 2024, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/x-ray-during-pregnancy/faq-20058264
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. (2019). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved July 27, 2024, from https://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf
Jadhav, A. N., G, S., Siddiqui, U. H., Sharma, M., Shaikh, Y. I., & Tarte, P. R. (2023). Protocol for management of pregnant patients requiring emergency minor oral surgical procedures: a prospective study in 52 patients. Journal of the Korean Association of Oral and Maxillofacial Surgeons, 49(1), 21–29. https://doi.org/10.5125/jkaoms.2023.49.1.21
Committee on Practice Bulletins-Obstetrics (2018). ACOG Practice Bulletin No. 189: Nausea And Vomiting Of Pregnancy. Obstetrics and gynecology, 131(1), e15–e30. https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000002456
Wu, M., Chen, S. W., & Jiang, S. Y. (2015). Relationship between gingival inflammation and pregnancy. Mediators of inflammation, 2015, 623427. https://doi.org/10.1155/2015/623427
Versi Terbaru
05/08/2024
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro