Traveling Saat Hamil Sebaiknya Saat Usia Kandungan Berapa Bulan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kehamilan tampaknya tidak menghalangi Anda dalam melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Hal ini dapat memberikan ketenangan dan kesenangan tersendiri bagi ibu hamil. Melakukan perjalanan saat hamil aman dilakukan jika Anda tidak mempunyai komplikasi apapun selama kehamilan dan Anda sudah mempersiapkannya dengan matang.

Kapan ibu hamil boleh traveling?

Waktu yang baik untuk melakukan perjalanan adalah di tengah usia kehamilan atau sekitar minggu ke-14 sampai minggu ke-28 kehamilan. Pada awal kehamilan dan akhir kehamilan, atau saat trimester pertama dan kedua Anda, melakukan perjalanan mungkin tidak disarankan.

Sebelum usia kehamilan 12 minggu, ibu mungkin akan lebih sering merasa mual dan kelelahan, ini akan memberikan ketidaknyamanan pada ibu saat melakukan perjalanan. Selain itu, pada usia awal kehamilan, risiko ibu mengalami keguguran masih tinggi.

Melakukan perjalanan di akhir usia kehamilan juga dapat membuat ibu tidak nyaman saat melakukan perjalanan. Melakukan perjalanan saat akhir kehamilan dapat membuat ibu kelelahan. Setelah usia kehamilan 28 minggu, Anda mungkin lebih sulit untuk bergerak dan duduk dalam waktu lama.

Banyak ibu hamil memilih untuk melakukan perjalanan pada usia kehamilan empat sampai enam bulan. Ini merupakan waktu yang paling aman untuk melakukan perjalanan dalam kondisi hamil. Namun, jika kehamilan Anda sehat dan Anda tidak mengalami masalah atau komplikasi selama kehamilan, melakukan perjalanan kapan saja saat kehamilan mungkin aman bagi Anda selama Anda telah melakukan persiapan dengan baik.

Siapa saja yang boleh traveling saat hamil?

Semua ibu hamil yang sehat dan tidak mengalami komplikasi boleh untuk melakukan perjalanan. Sebaliknya, ibu hamil yang mengalami komplikasi saat kehamilan sebaiknya tidak melakukan traveling saat hamil. Dikhawatirkan, ini akan memperburuk kondisi ibu hamil.

Beberapa komplikasi yang bisa menghalangi ibu hamil untuk melakukan perjalanan adalah:

  • Masalah pada leher rahim (serviks) ibu, seperti inkompetensi serviks, di mana leher rahim membuka atau menipis terlalu cepat sebelum waktu kelahiran
  • Perdarahan pada vagina
  • Kehamilan kembar
  • Diabetes gestasional
  • Tekanan darah tinggi
  • Preeklampsia
  • Masalah pada plasenta
  • Pernah mengalami keguguran
  • Pernah mengalami kehamilan ektopik
  • Pernah mengalami kelahiran prematur
  • Jika Anda berusia 35 tahun atau lebih dan ini merupakan kehamilan pertama Anda

Persiapan apa yang harus dilakukan sebelum mulai melakukan perjalanan?

Sebelum mulai melakukan perjalanan, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu perjalanan Anda, mulai dari kesehatan Anda, barang apa yang harus Anda bawa, dan sebagainya. Berikut ini merupakan hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum mulai perjalanan.

1. Periksa ke dokter

Satu hal penting yang harus Anda lakukan sebelum melakukan perjalanan adalah periksakan diri Anda ke dokter kandungan. Ceritakan pada dokter Anda bahwa Anda ingin melakukan perjalanan dengan apa dan ke mana. Dokter Anda akan membantu memutuskan apakah perjalanan Anda akan aman untuk Anda dan janin atau tidak. Dokter juga akan memberi tahu apa saja hal yang harus Anda lakukan sebelum memulai perjalanan. Mungkin Anda perlu untuk melakukan vaksinasi sebelum melakukan perjalanan ke negara tertentu.

2. Buat diri Anda nyaman selama dalam perjalanan

Pada saat perjalanan, sebaiknya Anda membawa barang-barang seperti di bawah ini untuk memberi kenyamanan pada perjalanan Anda.

  • Bawalah bantal kecil. Ini bisa Anda gunakan untuk tidur selama dalam perjalanan. Atau, juga bisa ditempatkan di punggung Anda saat duduk untuk mencegah sakit punggung.
  • Bawalah  makanan kecil untuk dimakan selama perjalanan
  • Bawa vitamin prenatal atau obat-obatan lain yang Anda perlukan selama dalam perjalanan
  • Bawa salinan catatan prenatal Anda jika Anda bepergian dalam jarak yang sangat jauh. Juga, sebaiknya Anda mengetahui pelayanan kesehatan terdekat di tempat tujuan Anda.

Selain itu, gunakan pakaian yang agak longgar dan nyaman, juga gunakan sepatu yang membuat Anda nyaman selama dalam perjalanan. Saat di jalan, baik dengan mobil atau pesawat, pakailah sabuk pengaman Anda untuk memberikan keamanan. Buat diri Anda senyaman mungkin saat duduk.

Jika Anda menaiki pesawat, sebaiknya pesan tempat duduk yang dekat lorong, sehingga Anda lebih mudah untuk bangun dari tempat duduk, Anda juga dapat meregangkan kaki Anda selama dalam penerbangan. Jika Anda melakukan perjalanan dengan mobil, pastikan Anda mendapatkan istirahat setiap 5-6 jam perjalanan. Hal ini memungkinkan Anda untuk menggerakkan badan Anda dan meregangkan kaki Anda. Melakukan peregangan sederhana setiap jam atau lebih selama dalam perjalanan diperlukan untuk mencegah pembengkakan, mual, dan kram kaki.

Satu hal lagi yang penting dan harus Anda persiapkan sebelum melakukan perjalanan adalah pastikan Anda mendapatkan asuransi perjalanan yang mencakup semua kebutuhan Anda dalam kemungkinan apapun, seperti perawatan dan persalinan, karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada Anda selama dalam perjalanan. Sebaiknya, rencanakan dan persiapkan dengan baik jika Anda harus melakukan perjalanan jauh saat sedang hamil. Nikmati perjalanan Anda dan jangan lupa untuk beristirahat yang cukup.

 

BACA JUGA

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda bayi akan lahir

Kenali 5 Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
program dan cara cepat hamil

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat flu ibu hamil

Obat Flu untuk Ibu Hamil, Mulai dari Obat Medis Sampai Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit