home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Ibu Hamil Boleh Naik Pesawat? Ini Penjelasannya dari Sisi Medis

Apakah Ibu Hamil Boleh Naik Pesawat? Ini Penjelasannya dari Sisi Medis

Ibu hamil ingin bepergian naik pesawat? Terkadang terselip rasa ragu untuk bepergian menggunakan moda transportasi udara saat sedang mengandung karena faktor keamanannya. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lengkap seputar aturan ibu hamil naik pesawat. Mulai dari usia kehamilan sampai syarat-syaratnya.

Amankah jika ibu hamil naik pesawat?

Dikutip dari NHS, ibu hamil aman bepergian naik pesawat, selama memiliki asuransi perjalanan dan melindungi diri dengan vaksinasi.

Terutama bila bepergian ke daerah atau negara yang memiliki penyakit tertentu.

Sebelum perjalanan, sebaiknya ibu mengetahui atau mendapatkan kontak rumah sakit terdekat. Hal itu sangat penting bila sewaktu-waktu ibu membutuhkan perawatan medis tertentu.

Pastikan juga asuransi perjalanan yang digunakan menerima perawatan kelahiran prematur, sebagai langkah berjaga-jaga.

Di usia kehamilan berapa ibu hamil boleh naik pesawat?

Mengutip dari Mayo Clinic, waktu ideal untuk bepergian dengan pesawat adalah saat usia kandungan sebelum 36 minggu.

Tepatnya saat Anda masuk trimester kedua, sekitar usia kehamilan 20-27 minggu.

Sementara bagi ibu hamil mengandung bayi kembar, waktu paling ideal adalah ketika usia kehamilan sebelum 32 minggu.

Bepergian di trimester tiga kehamilan cenderung lebih melelahkan dan tidak nyaman. Hal itu disebabkan oleh perut yang sudah semakin membesar, ditambah rasa takut melahirkan tiba-tiba.

Sementara itu, rasa tidak nyaman juga akan dirasakan ibu hamil bila naik pesawat di trimester pertama. Kondisi perut yang sering mengalami mual muntah atau morning sickness menjadi kendala terbesar.

Selain itu, bepergian naik pesawat saat hamil muda membuat Anda rentan mengalami keguguran.

“Bila kehamilan dalam keadaan sehat dan tidak ada komplikasi kehamilan, bepergian saat hamil masih sangat aman,” jelas Sarah Reynolds, Konsultan Kebidanan dan Ginekolog di Bedford Hospital dikutip dari NHS.

Syarat agar ibu hamil boleh naik pesawat

Bepergian naik pesawat tidak membahayakan janin, selama tidak memiliki masalah atau komplikasi kehamilan yang serius.

Meski begitu, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa syarat agar ibu hamil tetap aman selama naik pesawat, yaitu sebagai berikut.

Perhatikan peraturan dari pihak maskapai penerbangan

Setiap maskapai penerbangan memiliki aturan berbeda seputar batas usia ibu hamil.

Namun, dikutip dari NHS, rata-rata maskapai akan meminta surat keterangan dari dokter bila ibu terbang di usia kehamilan 28 minggu ke atas.

Surat keterangan dokter berisi keterangan bahwa ibu hamil dalam keadaan sehat tanpa komplikasi dan memastikan hari perkiraan lahir (HPL).

Periksa ke dokter untuk mengurangi risiko Deep Vein Thrombosis (DVT)

Dikutip dari Royal College of Obstetricians & Gynaecologists, Deep Vein Thrombosis (DVT) adalah gumpalan yang terbentuk di kaki atau panggul.

Ibu hamil yang akan naik pesawat memiliki risiko lebih besar mengalami DVT karena akan duduk lama dalam perjalanan. Apalagi bila akan melakukan perjalanan lebih dari 4 jam.

Namun, bila ibu hamil dengan kondisi berat badan berlebih, mungkin Anda akan disarankan untuk melakukan suntik heparin. Walau Anda tidak menempuh perjalanan lebih dari 4 jam.

Suntikan tersebut mengencerkan darah dan membantu mencegah DVT. Penyuntikan dilakukan sebelum penerbangan dan selama bepergian.

Dokter akan meresepkan dan memberi surat keterangan untuk keamanan karena Anda membawa suntikan ke dalam pesawat.

Disarankan untuk melakukan vaksinasi

Pemberian vaksin pada ibu hamil disarankan bila Anda akan bepergian ke daerah yang rentan terhadap penyakit.

Beberapa jenis vaksin memang tidak direkomendasikan untuk ibu hamil karena bisa membahayakan janin.

Namun, ada jenis vaksin yang bisa diberikan pada ibu hamil, seperti tetanus toksoid (TT), hepatitis A, dan hepatitis B.

Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan vaksin yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda dan daerah tujuan yang akan dikunjungi.

Perhatikan asupan makanan

Selama perjalanan, Anda harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar kesehatan ibu hamil dan janin tetap terjaga dengan baik.

Hindari mengonsumsi makanan dengan kadar gas tinggi, seperti kacang-kacangan, brokoli, atau kol. Makanan tersebut bisa membuat perut tidak nyaman, begah, sampai diare pada ibu hamil.

Sebaiknya konsumsilah buah segar selama perjalanan, seperti pisang, buah naga, apel, atau alpukat yang mengenyangkan.

Tidak lupa perbanyak minum air putih bila ibu hamil akan naik pesawat. Meski efeknya jadi sering buang air, itu akan lebih baik daripada Anda mengalami dehidrasi.

Pilih kursi di pinggir lorong

Duduk lama saat di naik pesawat bisa memicu kaki bengkak pada ibu hamil. Sebaiknya Anda memilih kursi di pinggir lorong agar mudah keluar dan masuk saat akan berjalan di lorong.

Berjalan di lorong membantu ibu hamil untuk meregangkan kaki dan sirkulasi darah lebih lancar.

Kehamilan bisa membuat Anda tetap bepergian dengan naik pesawat. Meski ibu hamil naik pesawat terbilang aman, tetap harus konsultasi ke dokter untuk memeriksa kondisi Anda dan janin.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Metode kalkulasi

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Riska Herliafifah pada 3 minggu lalu
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x