Buat Apa Simpan Tali Pusat Bayi di Bank dan Apakah Benar-benar Perlu?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Banyak hal yang harus dipikirkan dan dipersiapkan ketika Anda akan melahirkan. Salah satu yang harus dipikirkan sebelum proses kelahiran si kecil adalah apakah Anda akan menyimpan tali pusat bayi (juga disebut tali pusar) atau tidak. Ya, saat ini menyimpan tali pusat bayi di bank khusus sedang hangat dibicarakan. Sebenarnya, apa manfaat dari simpan tali pusat bayi? Apakah setiap orangtua harus melakukannya?

Simpan tali pusat bayi saat lahir agar bisa dijadikan obat di masa depan

Tali pusat bayi adalah saluran yang menjadi penghubung makanan serta oksigen antara ibu dan janin ketika di dalam kandungan. Jadi, sebenarnya yang diambil dari tali pusat adalah darah yang ada di dalam saluran yang mengandung sel punca (stem cell). Para ahli percaya kalau sel punca ini dapat membantu mengobati berbagai penyakit kronis.

Beberapa penelitian klinis yang telah dilakukan sebelumnya menyatakan bahwa darah tali pusat dapat membantu pengobatan penyakit seperti autisme, kanker darah, kelainan darah, hingga beberapa gangguan sistem imun. Namun, hal ini belum bisa dipastikan dan dijamin. Para ahli masih memerlukan serangkaian penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan teori tersebut. 

Bagaimana prosedur penyimpanan tali pusat di bank?

Keputusan ini sebaiknya sudah Anda ambil bersama pasangan ketika memasuki usia kehamilan trimester ketiga. Saat itu, Anda sudah harus memutuskan dan menghubungi bagian bank tali pusat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi kelahiran prematur.

Ketika persalinan, dokter akan memutus tali pusat yang menempel pada bayi dan mengambil darah pada tali pusat yang sudah terputus itu dengan jarum suntik. Setidaknya, darah yang akan diambil sekitar 40 ml. Hal ini tergantung dengan kondisi ibu, bayi, dan persalinan yang baru saja dilakukan. Bila ibu melahirkan bayi yang lebih dari satu, maka darah yang ada di tali pusat mungkin saja lebih sedikit.

Prosedur ini tidak akan memengaruhi kesehatan ibu maupun bayi dan hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit. Selanjutnya, darah akan diproses dalam laboratorium, untuk dipisahkan bagian-bagian darahnya. Dari proses tersebut, akhirnya didapatkan sel punca yang akan disimpan dalam lemari pembeku dengan suhu sekitar -196 derajat Celsius untuk menjaga agar sel tidak rusak. Sel punca beku ini dapat bertahan hingga setidaknya 10 tahun tanpa mengalami kerusakan.

Merawat Bayi Baru Lahir

Lantas, perlukah saya simpan tali pusat bayi di bank? 

Sebenarnya, hal ini kembali lagi pada masing-masing orangtua. Menyimpan darah tali pusat sama saja seperti Anda membuat asuransi biologis yang dapat digunakan di kemudian hari, misalnya ketika buah hati mengalami suatu penyakit. Bila memang Anda tertarik untuk melakukan ini, pikirkan secara matang. Berikut adalah pro dan kontra dari menyimpan tali pusat yang bisa Anda jadikan pertimbangan ketika akan menyimpan tali pusat di bank khusus, yaitu:

Pro

1. Bisa jadi penyelamat ketika anak atau anggota keluarga terserang penyakit tertentu

Ya, telah banyak penelitian yang menyatakan bahwa dengan sel punca yang ada di dalam darah tali pusat bayi, dapat mengobati beberapa penyakit kronis seperti leukimia, kanker, kelainan darah, penyakit autoimun, hingga beberapa gangguan metabolik lainnya.

Masing-masing orang memiliki keunikan dan ciri sel puncanya sendiri, sehingga ketika dibutuhkan nanti, memang sangat susah untuk mencari sel punca yang tepat dan cocok dengan tubuh. Namun, jika sudah menyimpannya, tak perlu khawatir untuk mencari sel punca yang sesuai.

2. Tidak menimbulkan masalah kesehatan ketika proses dilakukan

Prosedur pengambilan darah tali pusat sangat singkat dan tidak menimbulkan dampak yang buruk bagi ibu maupun bayi, sehingga metode ini dirasa aman.

Kontra

1. Memerlukan biaya yang sangat mahal

Sayangnya, tidak murah jika Anda berencana untuk simpan tali pusat bayi di bank khusus. Saat ini masih sedikit bank tali pusat yang ada di Indonesia dan semuanya menawarkan biaya yang mengharuskan Anda merogoh kantong cukup dalam. Biasanya, biaya yang harus Anda bayar sesuai dengan durasi penyimpanan sel punca yang Anda pilih. Semakin lama disimpan tentu akan semakin banyak biaya yang dikeluarkan.

2. Tidak semua anak pasti memerlukan sel punca di kemudian hari

Faktanya, tidak semua anak yang tali pusatnya disimpan di bank, akan memerlukannya di kemudian hari. Disebutkan dalam sebuah penelitian, kemungkinan untuk anak menggunakan sel punca yang telah disimpan adalah antara satu di antara 400 hingga 200.000 kejadian. Apalagi jika dalam keluarga Anda tidak ada riwayat penyakit kronis tertentu seperti leukimia atau kelainan darah lainnya. Maka mungkin Anda dan keluarga tidak begitu perlu melakukan hal ini.

3. Tak ada jaminan juga kalau pengobatan dengan sel punca bisa berhasil

Hal yang harus Anda ketahui adalah tak semua penyakit dapat disembuhkan dengan sel punca. Ada beberapa kondisi yang disebabkan oleh mutasi genetik, seperti spina bifida, yang tak bisa diatasi melalui metode ini. Pasalnya, ketika suatu penyakit terjadi akibat mutasi genetik, maka kemungkinan besar sel punca yang disimpan juga memiliki genetik yang sudah bermutasi tersebut. Jadi, hal ini bisa saja sia-sia.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca