Bolehkah Ibu Hamil Pakai Produk yang Mengandung Retinol?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Selayaknya wanita pada umumnya, ibu yang sedang hamil juga membutuhkan serangkaian produk perawatan diri. Namun, Anda dituntut untuk lebih jeli dalam memilah-milah skin care mana saja yang boleh dan tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Nah, bagaimana dengan pemakaian produk yang mengandung retinol untuk ibu hamil, aman atau tidak, ya?

Apa fungsi retinol di dalam produk skin care?

efek samping krim steroid

Retinol adalah salah satu jenis retinoid, dan retinoid merupakan turunan dari vitamin A. Begini, pada dasarnya asupan vitamin A yang Anda dapatkan dari berbagai sumber makanan terdiri atas dua jenis.

Pertama yakni retinoid, dan kedua adalah karotenoid. Setelah masuk ke dalam tubuh, keduanya akan diubah menjadi retinol oleh organ hati. Kemudian sel-sel limfatik yang bertugas untuk mengangkut dan mengedarkan zat retinol ke seluruh penjuru tubuh.

Retinol juga bisa terkandung pada produk skin care. Ada berbagai alasan mengapa retinol banyak digemari oleh para penggiat kecantikan.

Fungsi utama retinol yakni bisa membantu mempercepat proses regenerasi (pembaruan) sel-sel kulit mati. Maka dengan menggunakan krim yang mengandung retinol, sel kulit mati akan cepat mengelupas dan diganti dengan tumbuhnya sel kulit baru.

Retinol juga diyakini dapat merangsang produksi kolagen. Atas dasar itulah, retinol sering hadir di dalam berbagai produk anti-aging atau anti penuaan. Bahkan, retinol juga bisa membantu menyamarkan munculnya kerutan pada wajah, flek hitam, sekaligus membuat tekstur kulit menjadi lebih halus.

Bagi orang yang mudah berjerawat, penggunaan produk skin care dengan kandungan retinol juga bisa membantu mengurangi kemungkinan munculnya jerawat.

Ini karena retinol dapat menghilangkan timbulnya bakteri maupun kotoran yang menyumbat pori dan memicu munculnya jerawat.

Bolehkah produk retinol dipakai untuk ibu hamil?

asam salisilat untuk ibu hamil

Begitu banyaknya manfaat krim retinol mungkin membuat Anda tertarik untuk mulai mencobanya. Sayangnya, produk dengan kandungan retinol tidak boleh sembarangan dipakai, terlebih untuk ibu hamil.

Seorang ahli dermatologi di Amerika Serikat, Deanne Robinson, MD, menuturkan beberapa turunan vitamin A yang tidak boleh dipakai untuk ibu hamil. Mulai dari retinol, retin-A, asam retinoat (retinoic acid), tazaratene, hingga retinoid.

Pasalnya, retinol dan berbagai zat turunan vitamin A tersebut berisiko mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan, serta menimbulkan cacat pada tubuh bayi saat lahir. Khususnya jika ibu hamil menggunakan krim yang mengandung retinol secara berlebihan dan untuk waktu yang lama.

Tak jauh berbeda, Joshua Zeichner MD, selaku asisten dosen dermatologi di Mount Sinai Medical Center, turut mendukung jawaban tersebut.

Menurutnya, retinol yang biasa digunakan dalam produk anti-aging berisiko mengakibatkan masalah kelainan tulang belakang maupun wajah pada janin yang sedang berkembang.

Bagaimana penggunaan skin care yang aman untuk ibu hamil?

krim steroid untuk perawatan wajah

Jika Anda seorang ibu hamil, dan ingin menggunakan produk yang mengandung retinol untuk anti-aging selama masa kehamilan, jangan putus asa dulu. Sebagai solusinya, ada berbagai alternatif produk perawatan kulit lainnya yang cukup efektif dan bisa Anda coba.

Proses penuaan (aging) bisa dibantu dihambat secara perlahan-lahan dengan bantuan antioksidan. Jadi, Anda bisa menggunakan produk skin care yang mengandung antioksidan, contohnya vitamin C.

Gunakan produk antioksidan ini sesuai fungsinya, entah di pagi atau malam hari. Penggunaan vitamin C secara rutin akan membantu merangsang produksi kolagen di dalam kulit, yang bisa menghambat munculnya tanda-tanda penuaan.

Meliputi garis-garis halus di wajah, keriput, flek hitam, dan lain sebagainya. Jangan lupa, agar lebih aman, alangkah lebih baiknya untuk selalu bertanya terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan produk skin care di masa kehamilan.

Baca Juga:

Sumber