Cara Mengenali dan Menghitung Pergerakan Janin dalam Kandungan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat memasuki masa kehamilan, pergerakan janin mungkin menjadi hal yang paling ditunggu. Namun, terkadang Anda tidak tahu seperti apa pergerakan yang normal dan bagaimana cara menghitungnya. Berikut penjelasan mengenai hal tersebut.

Bagaimana mengenali pergerakan janin dalam kandungan?

Selayaknya manusia, janin yang ada di dalam kandungan pun melakukan berbagai gerakan. Gerakan ini yang kemudian sering disebut dengan tendangan.

Gerakan atau tendangan janin adalah salah satu indikator kesehatan bayi di dalam kandungan. Gerakan yang normal menandakan janin dalam keadaan sehat, sedangkan gerakan yang tidak seperti biasanya menandakan bayi sedang dalam keadaan stres atau mungkin ada masalah lain di dalam kandungan.

Untuk mengetahui apakah pergerakan janinnya normal atau tidak, setiap ibu hamil perlu mengenali dan menghitung pola gerak janinnya setiap hari. Pasalnya, setiap janin memiliki pola geraknya masing-masing, seperti kapan ia aktif bergerak, kapan ia sedang tertidur, dan seberapa kuat pergerakannya.

Namun, ibu hamil pun perlu mengingat, gerakan janin juga tergantung pada usia kehamilan. Jadi, jangan kaget ketika semakin besar perut ibu, pergerakannya akan semakin terasa.

Kapan perlu mulai menghitung pergerakan janin?

Pada dasarnya, janin mulai bergerak pada usia kehamilan 12 minggu. Namun, pada usia ini, bayi di dalam kandungan masih terlalu kecil sehingga Anda belum merasakan pergerakannya.

Pada usia kehamilan 16 minggu, Anda mungkin sudah merasakan ada getaran dari dalam perut. Namun, Anda masih sulit menentukan apakah getaran tersebut sudah pasti merupakan bayi yang bergerak.

Baru pada usia kehamilan 20 minggu, Anda sudah mulai bisa mengenali ada tendangan kecil dari dalam kandungan. Lalu pada usia kehamilan 24 minggu, gerakannya akan semakin terasa. Bahkan, Anda pun sudah mulai bisa mengenali ada gerakan yang berirama, yang biasanya terjadi ketika bayi di dalam kandungan Anda cegukan.

Pada usia kehamilan 28 minggu, gerakan janin akan semakin sering, bahkan bisa membuat Anda sesak napas. Pada usia kehamilan inilah, Anda sebaiknya mulai menghitung pergerakan janin untuk mengetahui apakah perkembangan bayi Anda di dalam kandungan normal atau tidak.

Di usia kehamilan 36 minggu, bayi di dalam kandungan akan semakin besar sehingga ruang untuk bayi Anda bergerak akan semakin sempit. Dengan demikian, pergerakan bayi Anda pun mungkin akan sedikit melambat.

Cara menghitung pergerakan janin

Ketika usia kehamilan sudah memasuki minggu ke-28, lalu bagaimana menghitung pergerakannya? Berikut cara menghitung pergerakan janin yang mudah untuk mengetahui apakah bayi Anda sehat atau tidak.

  • Pilih waktu yang tepat

Saat akan mulai menghitung, pilihlah waktu saat bayi sedang aktif bergerak di dalam kandungan Anda. Bila bingung menentukan, pilihlah waktu setelah Anda mengonsumsi makanan yang manis atau minuman dingin atau setelah Anda melakukan aktivitas fisik. Bayi di dalam kandungan pun biasanya aktif bergerak pada jam 9.00 malam hingga jam 01.00 dini hari.

  • Cari posisi nyaman

Sebelum memulai, carilah posisi yang nyaman. Beberapa ibu lebih suka duduk dengan posisi tangan memegang perut atau ada juga yang lebih suka berbaring miring menghadap ke kiri. Ini tergantung pada diri Anda, tetapi berbaring ke arah kiri merupakan posisi tidur ibu hamil yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah Anda dan juga membuat bayi lebih aktif.

  • Hitung gerakan janin secara berkala

Sesuai rekomendasi American Congress of Obstetriticians and Gynecologists (ACOG), menghitung pergerakan janin dilakukan dengan mencatat waktu seberapa lama janin Anda melakukan 10 gerakan.

Idealnya, Anda akan merasakan 10 gerakan tersebut dalam waktu 2 jam atau juga bisa kurang itu, tergantung pada masing-masing bayi. Lakukanlah hal ini setiap hari untuk mengetahui apakah ada perubahan yang signifikan pada pola gerak bayi Anda. Anda dapat mencatatnya.

  • Konsultasi ke dokter kandungan

Bila selama dua jam tidak ada 10 kali gerakan pada janin Anda, coba kembali beberapa jam kemudian. Jika masih belum ada tanda, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter kandungan. Konsultasi ke dokter kandungan pun perlu dilakukan bila ada perubahan yang signifikan pada pola gerak bayi Anda di dalam kandungan, selama 3-4 hari.

Selain cara perhitungan tersebut, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mengetahui cara menghitung gerakan janin lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

Studi temukan bahwa bahan kimia tertentu dalam kosmetik bisa meningkatkan risiko autisme. Namun, benarkah demikian? Yuk, baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Saraf, Health Centers 28 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

4 Penyebab Janin Terlalu Aktif Bergerak di Dalam Kandungan

Janin yang aktif bergerak menjadi tanda bahwa ia dalam keadaan sehat. Namun, kalau janin terlalu aktif bergerak, apa penyebab hal itu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Perkembangan Janin, Kehamilan 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Pengaruh Konsumsi Buah Terhadap Perkembangan Kognitif Janin

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa konsumsi buah-buahan dapat berpengaruh pada perkembangan kognitif janin. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 5 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
bernafas dalam kandungan

Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 3 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit