5 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Memulihkan Diri Setelah Keguguran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mengalami keguguran adalah suatu musibah yang mampu mengguncang ibu dan keluarga. Meski belum lahir, ikatan dan kasih sayang antara keluarga dan janin sudah terbentuk. Maka, ketika keguguran terjadi dampak emosionalnya begitu terasa. Di samping dampak emosional yang dirasakan ibu, tubuh juga mengalami beberapa perubahan akibat keguguran.

Reaksi fisik yang Anda alami mungkin berbeda-beda, tergantung pada usia janin dan proses keguguran yang terjadi. Anda mungkin mengalami perdarahan atau kram perut, tapi ada juga yang tidak mengalami keluhan yang cukup serius. Supaya proses Anda memulihkan diri setelah keguguran jadi lebih lancar, perhatikan enam hal berikut ini.  

BACA JUGA: Berbagai Hal yang Menyebabkan Wanita Rentan Keguguran

1. Menghindari infeksi

Setelah mengalami musibah ini, sebaiknya hindari segala risiko infeksi pada area kewanitaan Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan dan kesehatan vagina. Jangan berenang atau menggunakan sabun kewanitaan karena bahan kimia yang keras bisa menyebabkan infeksi bakteri vagina. Hindari juga penggunaan tampon. Sebaiknya kalau terjadi perdarahan atau siklus menstruasi Anda sudah kembali normal, pakailah pembalut biasa tanpa pewangi.

Pastikan juga area kewanitaan Anda selalu kering. Setelah mandi atau buang air kecil, tepuk-tepuk vagina dengan handuk lembut atau tisu. Jangan mengusap atau menggosok vagina terlalu keras.

BACA JUGA: 4 Aturan Penting untuk Membersihkan Vagina

2. Jangan berhubungan seks dulu

Biasanya setelah perdarahan berhenti dan mulut rahim Anda pulih kembali, Anda boleh kembali bercinta. Ini bisa memakan waktu kira-kira dua minggu. Namun, tubuh setiap orang berbeda-beda. Ada wanita yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan diri setelah keguguran. Tunggulah sampai tubuh Anda cukup sehat dan kuat atau sampai mental Anda siap berhubungan seks.

BACA JUGA: Mengetahui Penyebab dan Tanda-Tanda Keguguran

Perlu diingat bahwa jika Anda dan pasangan ingin mencoba hamil lagi, sebaiknya tunggu sampai Anda melewati paling tidak satu sampai tiga siklus menstruasi. Untuk memastikan kesiapan Anda hamil lagi, konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

3. Berolahraga ringan

Bila dokter kandungan Anda tidak menyarankan bed rest atau istirahat total, Anda bisa melakukan olahraga ringan. Olahraga rutin bisa membantu tubuh supaya lebih cepat pulih. Selain itu, berolahraga ringan juga bisa membantu pikiran dan suasana hati supaya lebih segar. Ketika berolahraga, tubuh akan memproduksi hormon endorfin yang akan membuat Anda lebih bahagia. Jadi, usahakan untuk memilih olahraga seperti jalan kaki selama 30 menit atau melakukan peregangan otot.

BACA JUGA: Olahraga Ringan Setelah Keguguran

4. Menjaga pola makan sehat

Anda membutuhkan banyak nutrisi supaya bisa lebih cepat memulihkan diri setelah keguguran. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, mineral, dan kalsium seperti bayam, rumput laut, hati sapi dan ayam, salmon, atau kerang. Anda juga perlu memenuhi kebutuhan serat tinggi dengan makan buah-buahan, sayur-mayur, dan olahan gandum. Untuk menyeimbangkan hormon, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak baik. Contoh makanan dengan lemak baik adalah alpukat dan kacang-kacangan.

5. Meredakan kram perut dan nyeri punggung

Setelah keguguran, Anda mungkin mengalami kram perut atau nyeri punggung. Untuk meredakan rasa sakitnya, Anda bisa minum obat pereda nyeri. Konsultasikan dengan dokter Anda obat yang paling aman dan sesuai dengan kondisi Anda. Jika rasa sakit muncul disertai dengan demam, segera periksa ke dokter.  

BACA JUGA: Berdamai Dengan Vonis Keguguran

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Perlukah Khawatir Jika Keluar Darah Terus Setelah Keguguran?

Perdarahan saat masa kehamilan sering kali dikatikan dengan keguguran. Namun, bagaimana bila terjadi perdarahan setelah keguguran? Simak ulasannya disini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Saya tak pernah menyangka akan mengalami keguguran, bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Pengalaman yang cukup membuat saya trauma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit