Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Perut Sakit Saat Hamil Muda? Ini Alasan dan Cara Mengobatinya

Kenapa Perut Sakit Saat Hamil Muda? Ini Alasan dan Cara Mengobatinya

Keluhan saat hamil muda tidak hanya soal mual dan muntah (morning sickness), ibu juga bisa mengalami sakit perut pada area rahim. Ini hal normal karena perubahan hormon selama kehamilan. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu ibu waspadai, ya! Nah, berikut penyebab dan cara mengatasi nyeri perut dan mulas (mules) saat hamil muda yang perlu Anda perhatikan.

Berbagai penyebab sakit perut saat hamil muda

Kehamilan akan memunculkan berbagai perubahan pada tubuh ibu.

Mulai dari mual dan muntah, kram perut, berat badan naik, payudara membesar, hingga nyeri perut saat hamil muda.

Ketika mengalami sakit perut saat hamil, ibu akan merasakan nyeri seperti sedang menstruasi.

Secara garis besar, rasa mulas (mules) dan perut nyeri saat hamil muda sebetulnya hal yang normal.

Mengutip dari American Pregnancy Association, kondisi ini menjadi tanda bahwa tubuh sedang beradaptasi dengan perkembangan janin di dalam rahim.

Meski umumnya normal terjadi, kondisi nyeri perut saat hamil muda bisa menjadi sinyal bahaya bagi kehamilan.

Berikut ini berbagai hal yang bisa jadi penyebab rahim sakit saat hamil, dari yang normal sampai perlu diwaspadai.

1. Pelebaran rahim

mengatasi fibroid rahim

Selama minggu pertama kehamilan, ibu mungkin tidak sadar kalau kondisi rahim mulai tumbuh dan berkembang.

Bahkan, saat usia kehamilan 12 minggu, lebar rahim sudah sebesar buah jeruk. Inilah yang menjadi penyebab sakit perut saat hamil muda di trimester pertama.

Apalagi kalau ibu hamil kembar, pasti ukuran rahim akan melebar lebih cepat daripada kehamilan tunggal.

Ketika rahim membesar, ibu biasanya akan merasakan nyeri atau tidak nyaman di perut bagian bawah.

Tenang saja, kondisi ini merupakan hal yang normal terjadi pada ibu yang sedang hamil muda.

Jika rasa nyeri dan mulas pada perut tidak tertahankan sampai kemudian muncul perdarahan, segera konsultasi ke dokter kandungan.

2. Perut kembung ataupun sembelit

obat sembelit resep

Pengaruh peningkatan hormon progesteron saat hamil berpengaruh pada proses pencernaan. Pada saat ini, tubuh akan lebih lama dan lambat dalam mencerna makanan.

Akibatnya, tubuh lebih lama menyerap makanan dan membuat ibu susah buang air besar alias sembelit.

Peningkatan hormon kehamilan juga membuat otot-otot usus jadi mengendur dan menekan rahim. Hal inilah yang membuat perut ibu terasa sakit saat sedang hamil muda.

Begitu pula dengan timbunan udara dalam saluran pencernaan alias perut kembung, juga akan memberikan efek yang serupa.

3. Keguguran

perdarahan setelah keguguran

Meski umumnya normal terjadi, sakit perut saat hamil muda juga bisa menjadi sinyal bahaya bagi kesehatan kandungan.

Hati-hati, kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda keguguran yang harus ibu waspadai. Keguguran terjadi ketika usia kehamilan kurang dari 20 minggu.

Selain nyeri pada perut, tanda dan gejala keguguran lainnya meliputi:

Meski begitu, tidak semua gejala nyeri perut saat hamil muda adalah tanda keguguran.

Pasalnya, gejalanya keguguran mirip seperti kram perut biasa yang umum terjadi saat hamil.

Bila Anda merasa bingung bagaimana cara membedakannya, coba konsultasi ke dokter kandungan agar lebih pasti.

4. Kehamilan ektopik

setelah hamil di luar kandungan

Ibu juga perlu waspada bila sakit perut saat hamil muda berlangsung lama, misalnya lebih dari satu minggu.

Sebab, tidak menutup kemungkinan ini menjadi salah satu gejala hamil ektopik atau hamil di luar kandungan.

Hamil ektopik adalah kondisi saat sel telur yang telah dibuahi sperma menjadi embrio, tetapi tidak menempel pada dinding rahim.

Embrio tersebut justru menempel pada bagian tubuh lainnya, seperti rongga perut, saluran telur (tuba fallopi), maupun leher rahim.

Embrio yang tumbuh tidak pada tempatnya ini menimbulkan nyeri yang tajam dan menusuk pada salah satu atau kedua sisi rahim.

Gejala hamil ektopik lainnya meliputi:

  • perdarahan ringan atau berat,
  • badan lemah, pusing, hingga pingsan, dan
  • gangguan pencernaan.

Hal yang perlu ibu pahami yakni kehamilan ektopik adalah kondisi gawat darurat yang harus cepat mendapatkan penanganan medis.

Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk segera periksa ke dokter kandungan kalau mengalami perut mulas saat hamil muda.

Cara mengatasi sakit perut saat hamil muda

Mengatasi rasa mulas dan nyeri perut saat hamil muda sebenarnya tergantung pada penyebab dan gejalanya.

Untuk gejala ringan, ibu bisa melakukan beberapa perawatan rumahan untuk mengatasi sakit perut saat hamil muda.

1. Perbanyak air putih

Bila ibu merasakan nyeri perut saat hamil muda karena perut kembung, sebaiknya perbanyak minum air putih.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019, kebutuhan cairan ibu hamil adalah 2650 ml per hari.

Minum banyak air putih juga membantu meringankan sakit akibat perut kembung.

Bila perut ibu sakit karena sembelit saat hamil, coba perbanyak makan makanan berserat seperti sayur atau buah-buahan.

Dokter mungkin juga akan memberikan obat sembelit yang aman dan sesuai dengan kebutuhan ibu.

2. Mengompres perut

Sakit perut saat hamil muda pasti terasa tidak nyaman saat duduk atau tidur.

Untuk mengurangi rasa nyeri, ibu bisa mengompres perut dengan handuk yang sudah direndam air hangat.

Tempelkan pada bagian perut yang nyeri agar ibu bisa lebih nyaman saat istirahat.

3. Konsultasi dengan dokter

Tidak semua kondisi nyeri perut saat hamil muda bisa ibu atasi dengan perawatan rumahan. Ada beberapa kondisi yang membuat ibu harus konsultasi dengan dokter, seperti:

Saat berkonsultasi dengan dokter, beritahu semua gejala yang ibu rasakan. Terutama bila merasa sakit pada rahim bersamaan dengan perdarahan.

Pasalnya, kondisi tersebut bisa menjadi tanda keguguran. Nantinya, dokter akan melakukan tindakan sesuai dengan masalah kesehatan ibu.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Stomach (abdominal) pain or cramps in pregnancy. (2021). Retrieved 26 July 2021, from https://www.tommys.org/pregnancy-information/pregnancy-symptom-checker/stomach-abdominal-pain-or-cramps-pregnancy

Stomach pain in pregnancy. (2020). Retrieved 26 July 2021, from https://www.nhs.uk/pregnancy/related-conditions/common-symptoms/stomach-pain/

Sharp Pregnancy Pain – Causes & Symptoms | American Pregnancy Assoc. (2014). Retrieved 26 July 2021, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-complications/sharp-pain-pregnancy/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 30/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita