Bolehkah Ibu Makan Sate Saat Hamil?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bukankah membaca kata ‘sate’ pada judulnya saja sudah membuat Anda lapar dan jadi ingin mencari penjual sate terdekat? Kombinasi daging bakar dengan sambal kacang, terlebih bila sate yang dibayangkan adalah penjual sate langganan, tentu meningkatkan nafsu makan. Namun penyajian sate langganan yang seringkali hanya berupa gerobak dorong maupun angkringan pinggir jalan menghantarkan kita pada pertimbangan, apakah aman bila makan sate saat hamil?

Susunan tusukan daging yang telah dibakar kemudian dilumuri saus kacang tersaji di atas piring memang menggugah selera. Pembeli pun tak perlu waktu yang lama untuk menunggu pesanannya siap dinikmati. Namun kondisi tersebut justru memberi keraguan ibu hamil terhadap kematangan dan kebersihan daging satenya.

Bahayanya jika ibu hamil makan daging yang belum matang

Protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Protein bisa didapatkan dengan takaran yang tepat salah satunya dengan mengkonsumsi daging. Namun daging yang belum matang justru menjadi media yang nyaman bagi bakteri untuk hidup. Bakteri tersebut antara lain:

  • E. Coli, merupakan salah satu bakteri yang biasa tinggal pada bagian usus dan vagina tubuh manusia. Umumnya bakteri ini tak berbahaya. Namun pada beberapa kasus, E. Coli mampu menimbulkan kram perut, demam, hingga diare berdarah. Bakteri ini bahkan dapat berpindah pada janin Anda. Kondisi ini berpotensi menyebabkan keguguran maupun lahir prematur.
  • Toksoplasmosis. Keberadaan bakteri ini saat hamil juga dapat berpindah pada janin Anda. Bahayanya, janin yang terinfeksi bekteri ini biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Namun setelah janin tersebut lahir, ia berpotensi akan mengidap kebutaan dan gangguan mental.
  • Salmonella. Infeksi bakteri ini merupakan salah satu keracunan makanan yang paling bahaya, karena dapat menimbulkan gejala seperti diare, kram perut, mual, muntah, sakit kepala hingga mengigil. Terinfeksi bakteri ini dapat membahayakan ibu hamil maupun janinnya.
  • Listeria. Walaupun bakteri ini lebih sering ditemukan pada air dan padatan yang terkontaminasi, bakteri ini juga dapat ditemukan pada daging yang belum benar-benar matang. Infeksi bakteri ini pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, lahir prematur, dan janin ditemukan juga terinfeksi.

Lalu apakah boleh makan sate saat hamil?

Berdasarkan ulasan di atas, ibu hamil sebenarnya diizinkan mengkonsumsi sate, hanya bila dapat dipastikan daging yang dibakar pada sate benar-benar matang dengan suhu pemanasan minimal mencapai 75 derajat Celcius. Pemanasan daging pada suhu yang tepat dapat membunuh bakteri yang terdapat pada daging sehingga meminimalisir infeksi pada ibu hamil dan janinnya.

Laporan The American Pregnancy Association bahkan mengungkapkan bahwa, ibu hamil 20 kali lebih rentan terpapar infeksi bakteri (listeriosis) dibandingnya ibu pada umumnya. Bila ibu hamil ingin mengkonsumsi sate, mungkin akan lebih disarankan untuk membeli sate yang dijual rumahan dibandingkan dari gerobak yang lewat di depan rumah maupun angkringan, yang lebih terjamin kebersihannya. Deteksi lebih dulu juga kalau ternyata Anda alergi kacang atau sambal kacang.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Mendengar detak jantung janin merupakan hal berkesan bagi calon orangtua. Tapi seperti apa perkembangan jantung janin dalam kandungan? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
alergi pada telur

Serba-serbi Alergi Telur yang Harus Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit