Ngidam Makan Buah-buahan Mentah, Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada kalanya ibu hamil ingin makan buah mentah karena sensasinya yang menyegarkan. Sebagian buah memang terasa lezat saat disajikan mentah. Sebut saja mangga, pepaya, atau bahkan pisang. Namun, manakah yang lebih baik dikonsumsi antara buah matang atau buah mentah? Apakah ibu hamil boleh mengonsumsi buah mentah? Simak penjelasannya berikut ini.

Ibu hamil ingin makan buah mentah, tunggu dulu…

buah untuk ibu hamil

Rasa asam dan sedikit manis adalah ciri khas dari buah mentah. Secara umum, buah yang mentah belum mengandung banyak gula dan bersifat pati resistan saat dicerna.

Itu sebabnya, buah-buahan mentah seperti mangga atau pisang muda tidak memiliki nutrisi tinggi saat dikonsumsi. Namun, di sisi lain, buah-buahan tersebut dapat mendukung kerja bakteri baik pada usus.

Meskipun buah yang matang lebih tinggi nutrisi dibandingkan buah mentah, kandungan mineral di dalamnya tak jauh berbeda. Pisang muda, misalnya, memiliki kandungan potasium yang hampir sama dengan pisang matang.

Bagaimana dengan pepaya muda? Mungkin saja di antara ibu hamil ada yang mengidamkan makan buah pepaya mentah. Rasanya yang hambar dan sedikit renyah saat digigit, menimbulkan sensasi yang menyegarkan.

Pepaya mentah mengandung getah dan zat papain. Meskipun lezat jika dijadikan campuran rujak, kandungan getah dalam pepaya mentah sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Getah mampu dapat memicu kontak uterin sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Sementara itu, zat papain dalam pepaya dapat merangsang hormon prostaglandin yang memicu kelahiran lebih awal. Papain juga melemahkan membran yang melindungi janin di dalam kandungan.

Oleh karena adanya faktor itulah ada baiknya ibu hamil menghindari makan buah mentah. Pilihlah buah-buahan yang matang untuk memenuhi kecukupan nutrisi ibu dan janin di dalam kandungan.

Konsumsi buah matang untuk ibu hamil lebih baik

Bila ibu hamil berkeinginan untuk makan buah mentah, sebaiknya coba tahan keinginan ini. Cobalah untuk mengalihkannya dengan konsumsi buah matang karena lebih menyehatkan bagi ibu hamil.

Ada beragam manfaat yang bisa ibu dapatkan dari konsumsi buah matang. Vitamin dan mineral dari asupan buah-buahan matang mampu mendukung pertumbuhan bayi di dalam kandungan.

Berikut buah-buahan yang sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil.

1. Jeruk

Jeruk mengandung folat, vitamin C, dan air. Buah ini juga membantu agar tubuh tetap terhidrasi. Sementara itu, vitamin C mencegah kerusakan sel dan mendukung penyerapan zat besi.

Konsumsi folat pada ibu hamil dapat menghindari risiko kelahiran abnormal pada bayi.

2. Mangga

Ketika ibu hamil mengidam makan buah mentah, cobalah alihkan diri untuk  mengonsumsi mangga yang matang. Mangga mengandung vitamin A dan C. Asupan vitamin A yang terdapat di dalam mangga mampu mencegah bayi lahir dengan risiko komplikasi pernapasan.

3. Alpukat

Alpukat mengandung nutrisi, seperti vitamin C, E, dan K. Selain itu, alpukat juga mengandung asam lemak, serat, beragam vitamin B, potasium, serta tembaga.

Lemak sehat dalam alpukat dapat memberikan energi pada ibu hamil. Selain itu, konsumsi alpukat mampu meningkatkan perrumbuhan kulit dan jaringan otak janin dalam kandungan.

Selain tiga buah-buahan tersebut, ada beragam buah-buahan matang lainnya yang bisa dikonsumsi, seperti pisang matang, pir, dan jambu biji.

Selama hamil, ingatlah untuk bijak memilih makanan. Pasalnya, asupan yang masuk ke dalam tubuh juga berpengaruh besar pada kesehatan bayi.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Alpha Arbutin, Bahan Andalan untuk Produk Perawatan Kulit

Alpha arbutin adalah pilihan yang aman untuk Anda yang ingin mencerahkan kulit wajah. Apa saja manfaat dari alpha arbutin untuk wajah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Fungsi Produk Skincare dan Urutan Pemakaiannya Secara Umum

Kira-kira, berapa lama produk skincare akan menunjukkan hasil dan perubahan pada kulit wajah Anda? Untuk tahu jawabannya, simak artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

3 Cara Terbaik untuk Mengobati Gusi Turun yang Mengganggu

Gusi turun tak boleh dianggap remeh karena bisa menyebabkan masalah gigi yang lebih parah. Sebelum terlambat, ketahui cara mengatasi gusi turun berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Alasan Merawat Kulit Wajah Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Merawat kulit wajah dan tubuh perlu dilakukan sejak dini. Selain mencegah penuaan dini, merawat kulit juga turut menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Kesehatan 3 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menakar porsi makan

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Obat Pencegah Kehamilan Tradisional

Cegah Kehamilan Tanpa Kontrasepsi Medis dengan 6 Pilihan Makanan Ini

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mengatasi keringat dingin

Memahami Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Keringat Dingin

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
scrub matcha dari bahan alami

Ragam Scrub dari Bahan Alami yang Bagus dan Bikin Glowing

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit