Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Facial?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di antara banyak perawatan kulit yang ditawarkan oleh salon, facial adalah favorit para wanita untuk memanjakan diri. Namun, apakah facial aman dilakukan saat hamil? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Bolehkah facial saat hamil?

jenis facial wajah

Facial termasuk salah satu cara perawatan kulit saat hamil. Terlebih karena perubahan hormon kehamilan cenderung membuat para calon ibu mengalami masalah kulit, seperti jerawat, kulit kusam, pertumbuhan rambut halus, dan yang lainnya. 

Akan tetapi, Anda perlu memastikan bahwa petugas salon atau ahli kecantikan di tempat facial mengetahui kondisi kehamilan Anda. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan mereka agar tidak menggunakan bahan kimia keras yang mungkin berisiko bagi janin, atau sekadar untuk memberi tahu dan waspada karena kulit ibu hamil lebih sensitif.

Menurut sebuah penelitian dari The College of Family Physicians of Canada, ada beberapa senyawa kimia yang patut dihindari oleh para ibu hamil, seperti:

  • Retinol yang telah dibuktikan dapat meningkatkan risiko cacat lahir
  • Batu panas karena bisa meningkatkan suhu tubuh secara tiba-tiba.

Dengan begitu, Anda tidak lagi perlu khawatir ketika memanjakan diri dengan facial jika semuanya direncanakan dengan baik. 

Jangan lupa juga untuk meminta mereka agar tidak terlalu menggunakan kekuatan ketika melakukan pijatan. 

Jenis facial yang direkomendasikan saat hamil

Setelah mengetahui bahwa facial ternyata aman dilakukan saat hamil, tidak ada salahnya untuk mengenali jenis facial apa yang baik dilakukan saat hamil. 

1. Oxygen facial

Sumber: Albany Laser

Oxygen facial merupakan salah satu jenis facial yang termasuk kategori non-medis karena tidak ada zat yang disuntikkan ke tubuh dan senyawa kimia yang digunakan. 

Facial yang satu ini cocok dilakukan saat hamil karena membantu melancarkan sirkulasi darah. Bahkan, facial yang dilakukan selama 30 menit ini juga membantu mengurangi kerutan di wajah dan membuat kulit tampak lebih bersinar. 

2. Hydrating facial

facial wajah

Sesuai dengan namanya, hydrating facial bertujuan untuk melembapkan kulit dengan menstimulasi dan meremajakan sel kulit paling dalam. 

Jenis facial yang satu ini cocok dilakukan saat hamil, terutama bagi para calon ibu yang memiliki kulit kering. Selain itu, sama seperti oxygen facial, hydrating facial juga membantu mengurangi kerutan di wajah karena facial ini memperlancar sirkulasi darah Anda. 

3. Deep-cleansing facial

facial wajah berjerawat

Bagi para ibu hamil yang mengalami jerawat dan tidak kunjung sembuh, deep-cleansing facial adalah jalan keluarnya. 

Dengan deep-cleansing facial, Anda bisa memperoleh wajah yang lebih mulus karena perawatannya mencakup beberapa hal, seperti:

  • Pijatan lembut
  • Ekstraksi
  • Pengelupasan kulit

Ketiga perawatan facial di atas termasuk aman Anda lakukan saat hamil. 

Tips agar facial saat hamil tetap aman

masalah ibu hamil

Facial memang bisa memanjakan diri, bahkan saat kehamilan berlangsung. Akan tetapi, perlu diingat bahwa ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk memastikan bahwa jenis perawatan untuk kulit ini tetap aman, seperti:

  • Bertanya kepada klinik atau tempat Anda facial adakah staf yang pernah menangani klien yang hamil. 
  • Berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan facial. 
  • Periksa ulang apakah produk yang digunakan aman atau tidak. 
  • Hentikan sesi facial jika kulit mengalami iritasi.
  • Hindari menggunakan senyawa kimia yang bersifat mencerahkan kulit. 

Facial yang dilakukan saat hamil memang termasuk aman untuk dilakukan. Namun, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan facial.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Masturbasi saat hamil kabarnya mampu memberikan kenikmatan yang lebih memuaskan daripada hubungan seksual. Namun, apakah aman?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Panduan Memilih dan Menggunakan Birth Ball untuk Ibu Hamil

Ibu hamil kerap menggunakan birth ball karena dapat membuatnya merasa nyaman. Namun, bagaimana cara memilih dan menggunakan birth ball yang tepat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Pantangan Setelah Facial Wajah demi Kesehatan Kulit

Pantangan setelah facial wajah perlu diperhatikan demi menjaga kesehatan kulit Anda secara maksimal. Baca ulasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 8 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Kira-Kira, Manakah Jenis Facial Wajah yang Cocok untuk Anda?

Klinik kecantikan biasanya menawarkan berbagai jenis facial wajah yang beragam. Tak perlu bingung, yuk temukan cara memilih yang tepat berdasar saran ahli.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit 28 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
makanan sehat untuk ibu hamil

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
fetomaternal adalah

Fetomaternal, Pemeriksaan Kehamilan oleh Dokter Spesialis Kandungan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
makan pedas saat hamil

Benarkah Makan Pedas Saat Hamil Picu Keguguran?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 3 menit