Detak Jantung Janin Lemah, Apakah Ini Pertanda Buruk?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Dalam istilah medis, detak jantung janin lemah disebut fetal bradikardia. Mengutip dari Radiopaedia, kondisi ini ditandai dengan detak jantung janin di bawah 100 detak per menit. Apa penyebab detak jantung janin yang sulit terdengar saat kehamilan? Apakah kondisi ini berbahaya bagi perkembangan jantung janin? Berikut penjelasan lengkapnya.

Penyebab detak jantung janin tidak terdeteksi

kelainan janin

Pada dasarnya, tubuh bayi mulai membentuk sistem peredaran darah, termasuk jantung, ketika usia kehamilan masuk 3 minggu. 

Kemudian saat usia kehamilan 5-6 minggu, jantung janin akan berdetak pertama kalinya. Detak jantung ini dapat diketahui ketika ibu hamil melakukan pemeriksaan USG. 

Dalam pemeriksaan USG, dokter akan mengetahui kondisi janin secara menyeluruh.

Kondisi detak jantung janin yang lemah terlihat dari detak jantung si kecil di bawah 100 detak per menit. 

Padahal, dikutip dari Radiopaedia, rata-rata detak jantung janin yang normal adalah 100-120 detak per menit di usia kehamilan 6-7 minggu. 

Kemudian akan semakin meningkat saat usia kehamilan 9 minggu yang mencapai 180 detak per menit.

Selain memeriksa detak jantung janin, dalam pemeriksaan USG di trimester pertama (usia kehamilan 1-13 minggu), dokter juga akan memantau:

  • Usia janin yang akan digunakan untuk memperkirakan waktu persalinan.
  • Memeriksa apakah janin kembar atau tidak.
  • Mengetahui apakah janin tumbuh dan berkembang dengan baik.

Namun, tak semua orangtua akan langsung mendengar detak jantung janin ketika melakukan USG pertama kali. 

Mengutip dari American Pregnancy, penyebab detak jantung janin tidak terdeteksi bisa karena beberapa faktor, yaitu:

  • Suaranya terlalu lemah.
  • Kondisi perut ibu hamil yang terlalu besar.
  • Usia kandungan yang tidak tepat dengan perhitungan menstruasi terakhir.

Ibu hamil bisa menunggu sampai usia kehamilan 12 minggu, karena di waktu tersebut kondisi jantung sudah berkembang sempurna. 

Bila saat konsultasi ke dokter tetapi tidak ada detak jantungnya di usia kehamilan di atas 12 minggu, penyebab yang paling mungkin adalah gangguan pada janin. 

Sebagai contoh, gangguan plasenta, kondisi janin lemah, nutrisi yang kurang mencukupi, sampai kelainan genetik. 

Apa risiko dari detak jantung janin yang tidak terdengar?

penyebab janin tidak terlihat saat di usg

Berdasarkan penelitian dari Journal of Ultrasound in Medicine, detak jantung janin yang lemah bisa menjadi salah satu tanda bahwa kehamilan mengalami gangguan.

Penelitian ini menemukan bahwa janin yang detak jantungnya yang kurang dari 100 detakan per menit pada minggu ke 6 kehamilan berisiko mati dalam kandungan.

Kematian janin di dalam kandungan yang terjadi pada trimester pertama atau bahkan minggu-minggu awal kehamilan, biasanya disebabkan oleh kelainan genetik pada janin dan membuatnya tak dapat bertahan.

Apabila janin memiliki detak jantung yang kurang dari 100 detakan per menit, kehamilan perlu mendapat pengawasan dokter dan harus melakukan pemeriksaan secara rutin.

Meski begitu, tidak semua kasus detak jantung lemah pada janin akan berakhir pada keguguran.

Dalam beberapa kasus, detak jantung janin yang lemah akan kembali normal seiring dengan perkembangan dan pertumbuhannya. 

Oleh karena itu, Anda harus menjaga kehamilan Anda dengan baik, hindari stres dan sering memeriksakan diri ke dokter.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Demam Berdarah saat Hamil, Virusnya Menginfeksi Janin Saya

Pengalaman terinfeksi demam berdarah saat hamil membuat saya trauma. Sebab, virus demam berdarah turut menginfeksi janin saya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 22 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ingin mencoba suplemen vitamin E supaya cepat hamil? Eits, simak dulu penjelasan lengkap dari berbagai penelitian soal manfaat vitamin E untuk kesuburan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Anda pasti sudah tahu bahwa kehamilan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Namun, apakah Anda pernah berpikir bagaimana proses ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Usia 4 Bulan Kehamilan Janin Tidak Berkembang, Saya Harus Aborsi

Saya harus menggugurkan kandungan tersebut karena janin saya tidak berkembang, dalam bahasa medis disebut kehamilan kosong (blighted ovum).

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perdarahan setelah keguguran abortus imminens

Perlukah Khawatir Jika Keluar Darah Terus Setelah Keguguran?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
pengalaman keguguran

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit