Ibu Sering Bersin Saat Hamil, Apakah Bahaya Bagi Bayi Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak hal yang menjadi pertanyaan seputar kehamilan, terlebih jika ini adalah kehamilan pertama Anda. Tidak jarang, pertanyaan-pertanyaan tak terjawan ini justru membuat Anda semakin cemas dan stres saat hamil. Salah satunya adalah pertanyaan, apakah bersin saat hamil bisa membahayakan bayi? Banyak yang menduga bahwa kekuatan tekanan otot perut ketika bersin bisa menggencet bayi dalam kandungan. Benarkah demikian?

Kenali dulu apa saja penyebab bersin saat hamil

Banyak wanita lebih sering bersin-bersin saat menjalani kehamilan. Ibu hamil memang rentan kena flu karena sistem kekebalan tubuh Anda bekerja sedikit lebih lambat untuk mendeteksi penyakit. Penurunan sistem imun ini bertujuan agar tubuh Anda lebih berhati-hati dan tidak salah menganggap janin sebagai benda asing yang malah akan diserangnya. 

Akan tetapi, sering pilek dan bersin saat hamil tidak melulu disebabkan oleh flu. Ada sebuah kondisi khusus disebut pregnancy rhinitis atau rhinitis saat hamil, yang disebabkan perubahan hormon saat hamil. Rhinitis saat hamil termasuk jenis rhinitis non-alergi yang biasanya menghilang total dua minggu menjelang persalinan.

Beberapa wanita juga lebih rentan kambuh alerginya semasa hamil, misalnya alergi bulu hewan, tungau, atau debu. Bersin-bersin dan hidung meler adalah reaksi alergi klasik.

Jadi, apakah sering bersin saat hamil bahaya buat janin?

Tekanan perut ketika bersin adalah apa yang menyebabkan kekhawatiran ibu hamil. Ditakutkan, kekuatan otot tersebut akan menekan dan membahayakan janin dalam kandungan. Anggapan ini salah. Bersin saat hamil tidak akan membahayakan bayi Anda.

Beberapa ibu memang cenderung merasakan nyeri tajam di sekitar perut saat mereka bersin. Hal ini disebabkan karena adanya tekanan otot yang mengelilingi dan mendukung rahim seiring dengan pertumbuhannya semasa kehamilan. Walaupun terasa sedikit tidak nyaman, namun hal ini tidak berbahaya.

Tubuh ibu hamil dirancang sebaik mungkin untuk bisa menjaga bayi tetap aman terlindungi di dalam kandungan. Di usia kehamilan berapapun Anda bersin-bersin, hal ini tidak akan menimbulkan risiko pada bayi Anda.

Memiliki alergi selama kehamilan pun tidak meningkatkan risiko kesehatan untuk janin, seperti berat lahir rendah (BBLR) maupun persalinan prematur.

Namun tetap tidak boleh disepelekan

Meski demikian, bukan berarti bersin boleh disepelekan begitu saja.

Bersin bisa menandakan gejala penyakit lainnya, seperti flu atau asma. Kesulitan bernapas akibat gejala flu dan asma yang makin memburuk bisa membuat bayi dalam kandungan kekurangan oksigen. Hal ini tentu membahayakan keselamatannya, jika dibiarkan terus-menerus.

Pada beberapa kasus, flu dapat menimbulkan bahaya bagi ibu hamil. Terlebih, bukan hanya ibu hamil saja yang kena flu, bayi dalam kandungan ternyata ikut sakit flu juga.

Oleh karena itu, segera konsultasikan pada dokter saat Anda mulai merasakan gejala flu, alergi, atau asma saat hamil untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Ibu hamil yang bersin tidak bisa sembarang dikasih obat

Apapun yang dikonsumsi oleh ibu hamil pasti akan ikut tersalurkan ke bayi dalam kandungan. Karena itulah, Anda harus memperhatikan apa saja yang Anda masukkan ke dalam tubuh, terlebih obat-obatan.

Beberapa obat penghilang rasa sakit, antihistamin, dan obat alergi tergolong aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, Anda tetap wajib berkonsultasi pada dokter sebelum minum obat-obatan tertentu.

Selain dengan obat-obatan, Anda bisa melakukan tips sederhana berikut ini untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat bersin-bersin, di antaranya:

  • Istrirahat yang cukup.
  • Tetap bergerak aktif.
  • Menjaga asupan makanan secara teratur, sekalipun nafsu makan menurun.
  • Perbanyak konsumsi vitamin C alami untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, misalnya dengan makan buah jeruk, stroberi, mangga, tomat, dan sebagainya.
  • Perbanyak minum untuk menjaga kadar cairan tubuh.
  • Perbaiki posisi tidur dengan meletakkan kepala lebih tinggi dari tubuh untuk mengatasi hidung mampet.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aborsi, Prosedur Medis untuk Menggugurkan Kandungan

Ada berbagai pertimbangan sebelum dokter melakukan aborsi. Apalagi, ini adalah keputusan yang cukup berat dilakukan. Simak dulu penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Sakit Pinggang Saat Hamil, Penyebab Hingga Cara Mengatasinya

Sekitar 50-80 persen wanita mengalami sakit pinggang saat hamil. Simak penyebab sampai cara mengatasi dan mencegah nyeri pinggang saat hamil.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

4 Masalah yang Sering Terjadi Saat Sedang Hamil Muda

Hamil muda merupakan masa-masa kritis di mana awal terbentuknya janin. Di masa ini, biasanya ibu hamil sering mengalami gangguan fisik. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 1, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Wanita Mudah Pingsan Saat Hamil?

Pingsan saat hamil terjadi pada sebagian wanita. Berikut beberapa penyebab dan cara tepat yang perlu dilakukan saat Anda mengalaminya.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
setelah kuret

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
janin berhenti bergerak

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
plasenta previa adalah

Plasenta Previa: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit