Manfaat Hebat Pilates untuk Memperbaiki Postur Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah anda mendengar jenis olahraga pilates? Pilates adalah jenis olahraga yang dilakukan dengan membuat gerakan-gerakan unik dengan bantuan alat pilates. Namun, di balik kegiatannya yang tampak sederhana, ternyata olahraga ini sangat baik untuk memperbaiki postur tubuh Anda. Mengapa demikian? Yuk, simak penjelasan di bawah ini.

Mengenal asal usul pilates

Pilates pertama kali ditemukan oleh pria asal Jerman, Joseph Pilates. Semasa kecilnya, Joseph mengalami banyak penyakit, seperti asma dan demam rematik. Saat beranjak dewasa, Joseph tertarik pada dunia gym sehingga ia sering berolahraga dan akhirnya semakin jarang terserang penyakit. Joseph pun menyimpulkan bahwa salah satu penyebab seseorang mengalami penyakit adalah kurang berolahraga.

Dari situ Joseph mengembangkan suatu jenis olahraga yang dapat menyeimbangkan kesehatan pikiran dan tubuh. Olahraga tersebut dinamai dengan pilates, yang sebenarnya merupakan gabungan antara gym, ilmu bela diri, yoga, dan menari.

Pilates memang identik dengan gerakan-gerakan yang membuat otot-otot tubuh bekerja keras. Namun, meski melelahkan, semakin cepat pula akan terbentuk otot-otot pada tubuh.

Benarkah pilates mampu memperbaiki postur tubuh?

Postur tubuh tentu sangat penting bagi penampilan serta kesehatan tubuh seseorang. Adanya postur tubuh yang buruk bisa membuat otot dan tulang tidak simetris. Hal ini lantas bisa melukai dan mengganggu kerja organ vital seperti jantung dan paru.

Mereka yang mengalami skoliosis (struktur tulang belakang yang miring) juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena osteopenia (gangguan pada tulang akibat kehilangan kepadatannya). Mereka juga akan mengalami keterbatasan dalam beraktivitas, seperti tidak bisa duduk atau berdiri terlalu lama hingga mengalami nyeri pada punggung belakang.

Nah, pilates ternyata bisa membantu menurunkan derajat kemiringan tulang belakang pada orang dengan skoliosis. Tak hanya itu, gerakan-gerakan pilates pun mampu membantu mengendalikan keparahan gejala skoliosis, termasuk mengurangi nyeri akibat skoliosis.

Selain itu, berbagai gerakan pada olahraga pilates ini mampu menguatkan dan meningkatkan massa otot-otot tubuh. Karena itu, tak heran jika olahraga ini dapat meningkatkan kelenturan dan ketahanan tubuh sehingga olahraga ini sangat cocok bagi mereka yang berprofesi sebagai penari atau perenang indah.

Adanya teknik-teknik yang mampu memperbaiki postur tubuh dan menjaga kesimetrisan tubuh saat berdiri juga membuat pilates dapat meningkatkan keseimbangan dan membantu mengendalikan gerakan yang Anda buat. Teknik-teknik pada pilates juga menekankan aktivitas pada otot yang berada di tulang belakang lumbal sehingga dapat membuat bagian pinggang dan tulang belakang menjadi lebih seimbang. Dengan begitu, postur tubuh Anda jadi terlihat lebih ideal.

Manfaat memperbaiki postur tubuh ini diperoleh melalui berbagai gerakan pada pilates yang membutuhkan kerja otot sehingga akan membentuk otot dan gerakan tersebut dilakukan secara berulang, mulai dari tahap awal hingga tingkatan yang lebih sulit.

manfaat pilates

Tips-tips melakukan pilates bagi pemula

Tujuan dari dilakukannya pilates adalah untuk menjaga kekuatan otot di sekeliling tulang belakang. Dalam menjalankan pilates, ada beberapa kunci utama, yaitu:

  • Bernapas dengan lega sampai Anda dapat merasakan pelebaran pada iga terbawah Anda.
  • Teknik ini dilakukan dengan belajar untuk mencari posisi netral pada tulang belakang dengan melibatkan otot yang tepat.
  • Saat Anda melakukan gerakan yang melibatkan kepala dan leher, hindari adanya penekanan dagu Anda ke leher.

Ketika Anda mulai melakukan pilates, lakukan dalam suasana dan kondisi yang tenang dan rileks. Mulailah dari tahap-tahap awal terlebih dahulu. Baru kalau sudah mulai terbiasa, Anda dapat meningkatkanya ke level yang lebih tinggi.

Saat melakukan gerakan-gerakan pilates, Anda juga harus menggunakan kekuatan otot perut Anda, menarik sisi punggung ke atas, dan mengencangkan bagian bokong anda.

Berikut terdapat beberapa contoh gerakan pilates sederhana yang dapat anda lakukan di rumah:

  • Simple leg lifts. Gerakan ini cukup sederhana. Angkat dan gerakkan bagian bawah kaki anda secara bergantian. Lakukan sampai 5 kali.
  • Alternating leg lifts. Dilakukan dengan mengangkat kaki kanan, diikuti dengan kaki kiri, sehingga kedua kaki Anda dinaikkan. Lalu turunkan kaki kanan Anda diikuti dengan kaki kiri. Ulangi hingga lima kali.
  • Single leg kick. Anda dapat melakukannya sambil berbaring tengkurap dan tubuh bagian atas Anda ditahan oleh kedua lengan. Kemudian, tekuklah salah satu kaki Anda ke arah bokong. Lakukan pula pada kaki yang satu lagi secara bergantian. Ulangi gerakan ini sebanyak lima kali.

Yang penting dicatat saat melakukan pilates

  • Berkonsentrasilah dalam setiap gerakan yang Anda lakukan. Ingat, tidak ada bagian dalam tubuh Anda yang tidak penting.
  • Kendalikan setiap gerakan Anda. Tidak hanya gerakan besar saja, setiap gerakan kecil pun Anda harus mampu mengontrolnya demi memperbaiki postur tubuh Anda.
  • Lakukan setiap gerakan dengan perlahan dan pasti. Jangan terlalu kaku dan jangan terlalu cepat atau terlalu lambat dalam melakukan setiap gerakan.
  • Setelah selesai melakukan pilates, jangan lupa untuk cool down. Teknik pendinginan ini dilakukan dengan bersandar pada dinding kemudian bukalah kedua kaki Anda dengan lebar dan rileks. Bernapaslah dengan rileks lalu membungkuklah selama beberapa saat. Setelah itu Anda pasti akan merasa lebih tenang dan segar.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit