4 Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan Setelah Operasi Kanker Serviks

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Berolahraga setelah operasi kanker serviks penting untuk menjaga kebugaran tubuh serta mempercepat proses pemulihan Anda. Tapi tentu jenis olahraganya tidak bisa sembarangan. Anda harus tahu secara pasti latihan apa yang bisa dan perlu Anda lakukan untuk mengembalikan kondisi tubuh seperti semula. Apa saja jenis olahraga yang bisa dilakukan setelah operasi kanker serviks?

Pentingnya berolahraga setelah operasi kanker serviks

Jika Anda baru saja menjalani operasi kanker serviks, Anda perlu berolahraga secara teratur. Membakar energi dan mengurangi berat badan bisa membantu Anda mengembalikan kesehatan Anda. Ini bisa memberikan efek yang signifikan jika Anda telah menjalani kemoterapi dan radiasi.

Selain itu, olahraga membantu memperbaiki mood, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengurangi kelelahan yang sering menjadi efek samping operasi besar. Itulah mengapa Anda perlu berolahraga setelah operasi kanker serviks. Anda juga bisa mendapatkan manfaat kesehatan lainnya dari olahraga yang lebih besar seiring berjalannya waktu. Pada umumnya, gerakan-gerakan ini membantu meningkatkan tingkat kebugaran, mengurangi massa tubuh, mengurangi berat badan, dan mencegah risiko penyakit jantung dan diabetes.

Jenis olahraga yang bisa dilakukan setelah operasi kanker serviks

Olahraga terbukti baik bagi tubuh, meskipun Anda mungkin hanya mampu melakukan beberapa gerakan ringan. Berikut adalah beberapa jenis olahraga ringan yang bisa Anda lakukan setelah operasi kanker serviks demi mempercepat pemulihan, serta menjaga kebugaran tubuh.

1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah olahraga kardio yang murah dan mudah dilakukan setiap hari, termasuk hari-hari setelah operasi. Jalan kaki terutama penting dalam beberapa hari pertama setelah operasi. Jalan kaki santai sejauh 1,6 sampai 4,8 km per harinya akan bermanfaat bagi Anda untuk bisa pulih dengan cepat. Olahraga ini membakar kalori dan membantu mengurangi berat badan. Apakah Anda tahu bahwa pasien yang berjalan kaki memiliki kemampuan untuk pulih lebih cepat dibandingkan mereka yang tetap beristirahat di tempat tidur?

2. Peregangan

Selama operasi, otot bisa memendek, jadi beberapa teknik peregangan ringan sangat diperlukan. Pastikan bahwa Anda tidak melakukan peregangan berat karena ini bisa berpengaruh pada proses penyembuhan Anda. Berhentilah mencoba kedua olahraga ini jika muncul tanda-tanda rasa sakit.

3. Pernapasan dalam

Latihan pernapasan dalam berguna untuk mempertahankan gerakan normal dada, yang bermanfaat bagi paru-paru. Anda bisa berbaring terlentang dan menarik napas dengan perlahan. Cobalah untuk tetap menarik napas dengan pelan untuk mendapatkan udara sebanyak mungkin sembari mengembangkan diafragma (otot di bawah pusar). Saat Anda tidak mampu untuk menarik napas lebih lanjut, buat diri rileks dan buanglah napas. Ulangi sampai total 4 atau 5 kali. Lakukan latihan ini minimal 6 kali sehari.

4. Heel slide

Panduan gerakan heel slide (sumber: Web MD)

Heel slide membantu Anda mengembalikan kelenturan lutut. Berbaringlah di lantai, dan dengan menggunakan strap atau tali pengikat, tekuk lutut ke dalam tubuh sampai terasa sedikit tekanan kecil di dalam lutut Anda. Tahan posisi ini selama 10 detik dan kemudian geser kembali tumit ke bawah dan luruskan lutut Anda. Ulangi 10 kali.

5. Straight leg raise

Panduan gerakan straight leg raise (sumber: Physical Therapy First)

Straight leg raise adalah latihan yang umum dalam rehabilitasi cedera. Berbaringlah terlentang dengan kedua kaki tegak lurus, dan angkat kaki sekitar 15 cm dari lantai dengan menjaga lutut tetap lurus. Tahan selama beberapa detik, dan kemudian kembalilah ke posisi awal dengan perlahan. Angkat kaki untuk 4 hitungan dan turunkan kaki untuk 4 hitungan. Lakukan 3 set yang terdiri dari 6 sampai 10 pengulangan dalam 3 atau 4 hari pertama pasca operasi. Cobalah untuk melakukan lebih banyak set sampai kesehatan Anda membaik.

Olahraga sangat diperlukan untuk kesehatan dan juga pemulihan Anda setelah operasi kanker serviks. Penting bagi Anda untuk selalu memperhatikan respon tubuh terhadap setiap gerakan dan memberi tahukannya pada dokter jika diperlukan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Berapa lama olahraga juga menentukan kesuksesan tujuan Anda. Terlalu sebentar tak akan efektif, tapi terlalu lama juga tak baik.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kebugaran, Hidup Sehat 16/06/2020 . 5 menit baca

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Saat berolahraga, tubuh Anda akan bergerak dan beraktivitas lebih intens dari biasanya sehingga Anda rawan mengalami 10 cedera olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kebugaran, Hidup Sehat 11/06/2020 . 8 menit baca

Hubungan Harmonis Pengaruhi Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara

Kanker payudara memberikan tantangan tersendiri dalam hubungan asmara. Namun, hubungan harmonis yang dimiliki pasien kanker payudara ternyata ada manfaatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kanker Payudara, Health Centers 10/06/2020 . 5 menit baca

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Setiap orang pernah mengalami stres. Tapi tidak semua orang mengalami depresi atau gangguan kecemasan. Lalu, apa bedanya stres dan depresi serta kecemasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 09/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 menit baca
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca
kanker-muncul-kembali

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca