Tomat Dapat Membantu Mencegah Kanker Payudara

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14/02/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pola makan yang menambah porsi sayur dan buah memang dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit kanker, seperti kanker payudara. Namun, apakah tomat termasuk salah satu buah yang dapat membantu mencegah kanker payudara? 

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui adakah manfaat tomat untuk mencegah kanker payudara. 

Benarkah tomat dapat mencegah kanker payudara?

jus tomat untuk jantung

Sebagai buah yang sering dijadikan saus pasta, manfaat tomat tidak hanya berkisar pada kesehatan jantung dan tulang. Banyak orang yang percaya bahwa tomat dapat digunakan untuk membantu mencegah kanker payudara. 

Faktanya, menurut penelitian dari Rutgers University, efek dari konsumsi tomat pada 70 wanita pasca menopause ternyata cukup berpengaruh terhadap risiko kanker payudara. 

Para peneliti menemukan bahwa diet tomat membantu meningkatkan 9% hormon adiponektin. Hormon tersebut ternyata berkaitan erat dengan pengurangan risiko kanker payudara. 

Dalam penelitian tersebut para peserta diminta untuk mengonsumsi tomat yang mengandung 25 miligram likopen setiap hari selama 10 minggu. Sebelum dilakukan pengujian, para wanita menopause diminta untuk tidak makan produk tomat selama dua minggu. 

Hasilnya pun cukup menarik. Tingkat adiponektin peserta naik sekitar 9 persen dan efeknya sedikit lebih kuat dibandingkan wanita yang indeks massa tubuhnya lebih rendah. 

jus toman menurunkan tekanan darah

Hal ini mungkin dikarenakan makan buah dan sayur yang mengandung nutrisi, vitamin, dan mineral yang penting untuk tubuh menawarkan khasiat yang cukup besar. 

Misalnya, kandungan likopen dan antioksidan dalam tomat memang dapat membantu mencegah kanker payudara dan berdampak pada kadar hormon wanita yang memiliki berat badan yang sehat. 

Bahkan, dilansir dari penelitian jurnal Cancers, karotenoid dan polifenol dalam tomat juga berperan besar dalam mencegah kanker. Walaupun nilai gizinya tidak begitu besar, peningkatan konsumsi tomat cukup bermanfaat sebagai senyawa bioaktif dalam tubuh. 

Walaupun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut lagi mengenai efek detail tomat terhadap pencegahan kanker payudara. 

Tips mengurangi risiko kanker payudara

pola hidup pasien kanker payudara

Selain mengonsumsi tomat untuk mengurangi risiko kanker payudara, Anda bisa memulai gaya hidup yang lebih sehat agar risiko tersebut menurun. 

Seperti yang dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti untuk mengurangi risiko kanker payudara, seperti:

  • Membatasi konsumsi alkohol. Misalnya, maksimal satu gelas satu hari
  • Berhenti merokok, terutama bagi para wanita menopause
  • Menjaga berat badan karena obesitas dapat meningkatkan risiko kanker payudara
  • Aktif berolahraga yang dapat menjaga berat badan Anda. Minimal 150 menit per minggu
  • Mengurangi paparan polusi lingkungan
  • Menyusui

Selain itu, Anda juga dapat makan makanan yang dapat membantu mencegah kanker payudara.

Misalnya, wanita yang makan makanan yang menggunakan minyak zaitun dan kacang-kacangan memiliki risiko yang lebih rendah terhadap kanker payudara. Hal ini dikarenakan makanan asal Timur Tengah tersebut mengutamakan sumber nabati, seperti buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Kebanyakan orang yang mengikuti pola makan Mediterania memilih lemak yang sehat. Contohnya, memilih minyak zaitun dan ikan dibandingkan mentega dan daging merah. 

Tomat mungkin termasuk buah yang dapat membantu Anda mencegah penyakit kanker payudara. Namun, tentu saja memenuhi nutrisi dan vitamin dari makanan lainnya pun penting serta diiringi dengan gaya hidup yang sehat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Macam Makanan yang Berpotensi Mencegah Kanker Payudara

Menerapkan pola makan sehat dapat membantu Anda terhindar dari risiko kanker payudara. Namun, makanan seperti apa yang termasuk pencegah kanker payudara?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers 18/10/2019 . Waktu baca 7 menit

4 Manfaat Tomat Cherry yang Tak Boleh Dilewatkan

Meskipun tidak sepopuler tomat pada umumnya, tomat cherry nyatanya menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Apa saja ya, manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 03/09/2019 . Waktu baca 4 menit

5 Jus Buah Pilihan untuk Bantu Sembuhkan Penyakit Jantung

Selain minum obat, minum jus buah ternyata dapat membantu sembuhkan penyakit jantung. Lantas, jus apa saja yang bisa jadi obat penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 19/08/2019 . Waktu baca 6 menit

Studi: Wanita yang Rajin Bangun Pagi Risikonya Lebih Rendah Terkena Kanker Payudara

Bangun pagi mungkin mustahil bagi sebagian orang. Namun faktanya, wanita yang bangun pagi berisiko lebih rendah terkena kanker payudara. Kok bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers 19/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

SADARI kanker payudara

Apakah Kamu Berisiko Terkena Kanker Payudara?

Ditulis oleh: Luthfiya Rizki
Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020 . Waktu baca 1 menit
pewarna rambut kanker payudara

Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020 . Waktu baca 5 menit
periksa mamografi

Kapan Boleh Berhenti Periksa Mamografi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 28/03/2020 . Waktu baca 4 menit
mammografi adalah

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Anda Menjalani Tes Payudara Mammografi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11/11/2019 . Waktu baca 6 menit