Apa Bedanya Serangan Jantung dan Serangan Panik?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat napas memburu, jantung berdetak begitu cepat, hingga merasakan nyeri di dada dan sesak napas, Anda mungkin mengira bahwa sedang mengalami serangan jantung. Padahal, bisa saja yang sedang Anda alami adalah serangan panik. Nah, lalu bagaimana cara mengetahui beda serangan jantung dan serangan panik agar tidak salah memahami gejala dari kedua kondisi tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengenali perbedaan serangan jantung dan serangan panik

Serangan panik adalah kondisi di mana Anda mengalami rasa cemas dan ketakutan yang teramat sangat. Kecemasan dan ketakutan ini bahkan terjadi tanpa sebab tertentu. Namun kondisi ini lalu memicu jantung Anda berdetak lebih cepat, mungkin hingga Anda mengalami kesulitan dalam bernapas.

Beberapa tanda tersebut yang sering kali disalahartikan sebagai gejala serangan jantung. Artinya, banyak orang yang masih kesulitan untuk menemukan perbedaan antara serangan jantung dan serangan panik. Meski begitu, mungkin Anda bisa melihat beda dari serangan jantung maupun serangan panik dari beberapa hal berikut ini.

  • Penyebab terjadinya

Beda yang mungkin cukup terlihat dari serangan jantung dan serangan panik adalah penyebab dari kedua kondisi ini. Serangan panik biasanya terjadi karena ada hormon stres memicu respon “fight or flight” tubuh. Hal ini menyebabkan jantung jadi berdetak lebih cepat, nyeri dada, dan sesak napas.

Sementara itu, penyebab serangan jantung adalah penyumbatan yang terjadi di pembuluh darah arteri. Namun, hampir mirip dengan serangan panik, gejala serangan jantung yang muncul adalah nyeri dada, jantung berdetak cepat, dan jadi sulit bernapas.

  • Waktu kemunculannya

Beda yang juga bisa Anda perhatikan dari serangan jantung dan serangan panik adalah waktu kemunculannya.  Menurut Beth Israel Deaconess Medical Center, serangan jantung biasanya terjadi saat tubuh terlalu lelah. Artinya, serangan jantung terjadi karena jantung Anda bekerja terlalu keras, misalnya saat Anda berlari menaiki tangga. Apalagi jika Anda memang tidak terbiasa melakukannya.

Sementara itu, serangan panik mungkin saja muncul bahkan saat Anda sedang tidak melakukan apapun. Bahkan, serangan panik bisa mereda dengan sendirinya hanya dalam kurun waktu 20 menit saja. Berbeda dengan gejala serangan jantung yang akan semakin parah seiring berjalannya waktu.

  • Perbedaan rasa sakit di bagian dada

Meski kedua kondisi ini menimbulkan gejala sakit di bagian dada, beda dari serangan jantung dan serangan panik terletak pada rasa sakit yang dialami. Orang yang mengalami serangan panik biasanya merasa dadanya seperti sedang ditusuk.

Bahkan, sakit yang dialami akan semakin terasa saat Anda menekan bagian dada yang terasa sakit. Area dada yang terasa sakit karena serangan panik biasanya hanya mencakup area yang kecil dan diikuti dengan perasaan cemas.

Sementara, orang yang mengalami serangan jantung, gejala nyeri dada yang dirasakannya cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Rasa nyeri di dada itu mungkin juga meluas hingga terasa di bagian leher, punggung, hingga rahang.

  • Perbedaan gejala lain yang menyertai

Serangan jantung dan serangan panik memang memiliki gejala yang cenderung mirip, tapi ada pula gejala tertentu yang beda. Sebagai contoh, serangan jantung dan serangan panik memiliki gejala seperti sesak napas, nyeri dada, hingga jantung berdegup kencang.

Akan tetapi, perbedaan gejala serangan jantung dan serangan panik terletak pada gejala lain yang mungkin muncul. Saat mengalami serangan panik, selain gejala yang telah disebutkan, Anda mungkin juga mengalami gejala seperti tangan kesemutan.

Sementara, saat mengalami serangan jantung, Anda mungkin mengalami gejala seperti mual dan ingin pingsan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk mencari tahu lebih jelas mengenai gejala-gejala yang sedang Anda alami.

Apabila Anda merasakan gejala seperti sesak napas, jantung berdetak kencang, atau nyeri dada, lebih baik untuk periksakan kondisi Anda ke dokter. Deteksi dini sangat penting dilakukan, terutama jika gejala yang Anda alami ternyata adalah serangan jantung yang perlu segera ditangani dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Syok Hipovolemik

Syok hipovolemik adalah kondisi gawat darurat yang terjadi akibat hilangnya darah atau cairan tubuh dalam jumlah besar. Umumnya, ini karena perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Kelainan Darah, Hemofilia 24 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Konsumsi alkohol ternyata memengaruhi kondisi jantung Anda. Lantas, apa pengaruh baik dan buruk minum alkohol untuk kesehatan jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Pasien penyakit jantung, perlu berhati-hati dalam memilih makanan. Berikut ini ada berbagai makanan yang dilarang (pantangan) untuk penyakit jantung.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit
penyakit jantung sakit jantung

Penyakit Jantung (Penyakit Kardiovaskuler)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 11 menit
gejala penyebab penyakit jantung, jantung koroner, gejala penyakit jantung pada wanita, gejala awal penyakit jantung, obat jantung

Mengulik Gejala dan Penyebab Terjadinya Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 12 menit

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 November 2020 . Waktu baca 12 menit