Benarkah Rutin Makan Ikan Turunkan Risiko Stroke dan Gagal Jantung?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Indonesia adalah salah satu negara maritim yang memiliki kekayaan laut berlimpah. Tidak heran jika ikan-ikanan sering menjadi lauk makan nasi sehari-hari. Selain mudah didapat, makanan laut yang satu ini kaya akan berbagai nutrisi penting seperti asam lemak omega 3, protein berkualitas tinggi, serta berbagai vitamin (salah satunya vitamin D) dan mineral lainnya yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Nah, tahukah Anda kalau membiasakan diri makan ikan dua kali seminggu bisa membantu menjaga kesehatan jantung?

Alasan makan ikan bisa menyehatkan jantung

makan ikan cegah multiple sclerosis

Ikan merupakan salah satu sumber asam lemak omega 3 terbaik yang penting untuk tubuh dan otak. Dalam jurnal Circulation terbitan tahun 2002, American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa membiasakan makan ikan tinggi omega-3 dua kali seminggu membantu mengurangi risiko gagal jantung, penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke iskemik.

Eric B. Rimm, Sc.D., profesor epidemologi dan nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health di Boston yang juga salah satu penulis penelitian, menyatakan bahwa ikan menjadi sumber protein yang lebih sehat dibandingkan dengan daging yang kaya akan lemak jenuh.

Hal ini diperkuat oleh penelitian lain yang membuktikan bahwa mengganti tiga persen protein dari daging olahan dengan ikan dapat menurunkan 31 persen risiko kematian akibat komplikasi jantung atau stroke. Pasalnya, daging mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat hingga menimbulkan plak di arteri (aterosklerosis) yang bisa memicu berbagai penyakit jantung.

Ditambah lagi sekitar 40% orang memiliki kadar vitamin D yang kurang di dalam tubuhnya. Hal ini dapat memicu risiko terjadinya penyakit jantung, diabetes, demensia, dan penyakit autoimun. Vitamin D biasanya didapatkan dari paparan sinar matahari, tapi ikan juga dapat menjadi sumber vitamin D yang baik bagi tubuh.

Manfaat asam lemak omega 3 untuk jantung

penyakit jantung boleh puasa

Dikutip dari Healthline, berbagai manfaat asam lemak omega 3 untuk kesehatan jantung yaitu:

  • Menurunkan kadar trigliserida (lemak selain kolesterol) sebanyak 15 hingga 30 persen.
  • Menurunkan tekanan darah pada orang hipertensi.
  • Meningkatkan HDL atau kadar kolesterol baik di dalam tubuh.
  • Menjaga arteri dari kerusakan dan mencegah penumpukan plak yang dapat menyumbat dan mengeraskan arteri.
  • Mengurangi produksi beberapa zat penyebab peradangan.

Namun, Anda tidak bisa mengganti ikan dengan suplemen minyak ikan yang juga mengandung omega 3. Pasalnya, tidak ada hasil penelitian yang membuktikan bahwa suplemen minyak ikan memiliki manfaat yang sama dengan makan ikan secara langsung.

Pastikan untuk masak ikan dengan cara yang tepat

AHA merekomendasikan untuk makan dua porsi ikan seberat 100 gram setiap minggunya. Hampir semua ikan mengandung nutrisi yang baik, tetapi ikan salmon, mackerel, herring, trout, sarden, tuna albacore, teri, dan juga lele mengandung asam lemak omega 3 yang lebih banyak dibandingkan ikan lainnya. Untuk itu, cobalah untuk mengonsumsi berbagai jenis ikan ini agar mendapatkan manfaat maksimal untuk kesehatan jantung Anda.

Namun, perhatikan juga cara memasaknya. Pasalnya, cara memasak yang salah dapat memengaruhi nutrisi di dalamnya. Penelitian yang dilakukan pada 90 ribu orang Amerika menemukan fakta bahwa orang yang makan ikan goreng seminggu sekali berisiko 48 persen lebih tinggi terkena gagal jantung dibandingkan dengan yang makan ikan tanpa menggorengnya. Selain itu, kandungan omega-3 dari ikan tuna yang digoreng dapat menurun sebanyak 75%-80%. Hal sama juga terjadi pada ikan salmon, kandungan vitamin D juga dapat berkurang setengahnya jika digoreng.

Dibandingkan dengan menggorengnya, berikut berbagai cara memasak ikan yang dianjurkan untuk menjaga keutuhan nutrisinya.

Merebus dan mengukus

Sumber: Recipelar

Merebus dan mengukus adalah cara memasak yang menggunakan air atau cairan lain seperti kaldu selama proses memasak. Kedua cara memasak ini tidak menggunakan penambahan minyak sehingga tidak menambah kalori dan kadar lemak baik di dalam ikan tetap terjaga. Keduanya juga menggunakan suhu yang lebih rendah dibandingkan dengan metode memasak lainnya. Hal ini membantu menjaga keutuhan nutrisi dan meminimalkan pembentukan bahan kimia berbahaya penyebab kanker.

Memanggang

Sumber: Thehealthyfish.com

Memanggang adalah cara memasak dengan memanaskan ikan hingga kecoklatan dengan bantuan sedikit minyak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan menggoreng dan memanaskannya di dalam microwave, memanggang hanya menghilangkan sedikit asam lemak omega 3 di dalam ikan. Memanggang juga mempertahankan kandungan vitamin D pada ikan. Gunakan minyak zaitun dalam proses memanggang karena jauh lebih sehat dibandingkan dengan minyak goreng biasa.

Tunggu apalagi, jangan tunda hal baik yang dapat membawa manfaat penting untuk kesehatan Anda. Tanamkan kebiasaan gemar makan ikan pada anggota keluarga dan orang-orang terdekat demi kesehatan jantung yang lebih baik.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Masalah gigi berlubang bisa menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan. Coba atasi sakit gigi berlubang dengan obat alami ini!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susah ambil darah

Kenapa Beberapa Orang Bisa Sulit Diambil Darahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mempercepat haid

5 Cara Aman Supaya Haid Selesai Lebih Cepat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit