Tekanan Darah Menurun Setelah Operasi? 4 Hal Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua tindakan operasi punya efek samping yang akan muncul setelanya. Biasanya efek samping yang paling umum adalah mual, muntah, hingga tekanan darah menurun. Anda mungkin kaget dan merasa waswas saat mengalami tekanan darah rendah setelah operasi. Sebetulnya, apakah ini hal yang normal atau justru perlu diwaspadai, ya?

Tekanan darah rendah setelah operasi, normalkah?

tekanan darah naik setelah operasi

Beberapa jam pertama setelah operasi adalah masa-masa kritis yang mesti diwaspadai. Ketika seseorang mulai pulih dari efek anestesi dan pembedahan, tubuh akan mengalami beberapa perubahan. Salah satu hal yang harus mendapatkan pengawasan khusus adalah kadar tekanan darah pasien.

Reaksi tubuh pasien setelah operasi berbeda-beda. Ada yang mengalami tekanan darah naik setelah operasi, tapi ada juga yang justru mengalami hal sebaliknya, yakni tekanan darah rendah setelah operasi. Apakah ini hal yang normal atau justru tanda bahaya?

Beberapa jam setelah operasi, tekanan darah pasien akan terus dipantau supaya kadarnya tetap normal, yaitu berkisar pada angka 120/80 mmHg. Hal ini diperlukan bagi tim medis untuk menentukan kapan pasien bisa mendapatkan perawatan yang tepat pasca operasi.

Tekanan darah rendah setelah operasi adalah kondisi yang tidak normal yang harus cepat-cepat ditangani. Jika terus dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Dampak fatalnya, beberapa organ vital dalam tubuh akan mengalami kerusakan seperti pada jantung dan otak.

Segera konsultasikan ke dokter jika tekanan darah menurun setelah operasi. Terlebih jika disertai dengan gejala sebagai berikut:

Penyebab tekanan darah rendah setelah operasi

Ada 4 hal utama yang jadi penyebab tekanan darah rendah setelah operasi, yakni:

1. Efek obat bius

Obat bius, yang digunakan untuk membuat Anda tertidur selama operasi, dapat memengaruhi tekanan darah. Pada beberapa pasien, obat bius dapat menyebabkan tekanan darah menurun secara drastis.

Sebagai solusinya, dokter akan menyuntikkan obat-obatan tertentu melalui infus. Harapannya, tekanan darah Anda dapat kembali normal dan tidak mengganggu fungsi organ tubuh.

2. Penurunan volume darah

Berkurangnya jumlah darah dalam tubuh, atau disebut dengan hipovolemia, adalah salah satu penyebab tekanan darah rendah setelah operasi yang paling umum. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh perdarahan hebat selama operasi.

Meskipun Anda hanya melakukan operasi kecil atau tidak mengalami perdarahan yang berlebihan, volume darah masih bisa menurun karena proses penguapan. Semakin besar sayatan saat operasi, maka semakin banyak pula air yang menguap dari permukaan jaringan tubuh.

Hilangnya cairan tubuh tersebut menyebabkan jumlah plasma darah jadi menurun. Dokter biasanya akan memberikan cairan atau darah lewat infus langsung ke pembuluh darah untuk menambah jumlah darah pasien.

3. Infeksi bakteri atau virus

Tekanan darah yang menurun drastis setelah operasi juga dapat disebabkan oleh sepsis. Sepsis adalah peradangan dalam tubuh akibat masuknya bakteri, jamur, atau virus ke dalam tubuh dan meracuni darah.

Infeksi akibat sepsis bisa menyebabkan dinding pembuluh darah kecil bocor ke jaringan lain. Itulah sebabnya, sepsis termasuk kondisi darurat medis yang dapat mengancam jiwa, sehingga harus ditangani secepat mungkin.

Untuk mengatasi tekanan darah rendah setelah operasi akibat sepsis, dokter biasanya akan memberikan obat vasopresor. Jenis obat ini akan membantu mengencangkan pembuluh darah sehingga aliran darah Anda jadi normal kembali.

4. Masalah jantung

Ketika tekanan darah menurun pasca operasi, bisa jadi ada masalah pada jantung Anda. Salah satunya karena serangan jantung (infark miokard), yaitu matinya jaringan otot jantung akibat kekurangan suplai darah. Kondisi ini dapat terjadi sesaat setelah operasi atau bisa juga sudah Anda alami sebelumnya.

Semakin lemah otot jantung, maka jantung akan makin sulit memompa darah ke seluruh tubuh secara maksimal. Akibatnya, aliran darah ke seluruh tubuh jadi melambat dan mengakibatkan tekanan darah rendah.

Tekanan darah rendah setelah operasi juga dapat disebabkan oleh denyut jantung pasien yang terlalu lambat. Ada banyak hal yang bisa jadi penyebabnya, misalnya minum obat beta-blocker yang digunakan sebagai obat penyakit jantung atau hipertensi, pengaruh obat bius, atau obat pereda nyeri.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Anda mungkin sudah tahu kalau hormon yang tak seimbang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, tahukah Anda apa saja fungsi hormon esensial dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Makan Petai dan Jengkol Bikin Napas dan Kencing Jadi Bau?

Suka makan petai dan jengkol? Kalau begitu, Anda pasti sudah hapal dengan bau mulut dan bau urin yang menyengat setelahnya. Apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit