Hati-hati, Ini Alasan Terjadinya Kesalahan dalam Pemeriksaan Tekanan Darah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Selama ini mungkin Anda berpikir bahwa pemeriksaan tekanan darah merupakan proses yang cepat dan mudah. Sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan selama proses pengecekan tekanan darah agar hasilnya lebih akurat. Ini karena adanya kesalahan sedikit saja saat melakukan pemeriksaan tekanan darah, bisa sangat memengaruhi hasilnya. Apa saja kesalahan yang mungkin terjadi saat pemeriksaan tekanan darah?

Berbagai kesalahan dalam pemeriksaan tekanan darah

Dr. Michael Hochman, selaku dosen di University of Southern California sekaligus bagian dari American Heart Association Task Force, mengemukakan pendapatnya mengenai kesalahan pemeriksaan tekanan darah. Menurutnya, kesalahan yang sengaja atau tidak sengaja terjadi dalam pemeriksaan tekanan darah dapat membuat hasilnya menjadi rancu.

Artinya, kesalahan terjadi ketika hasil pemeriksaan tersebut tidak cukup akurat untuk menyatakan apakah tekanan darah yang Anda miliki tergolong tinggi atau rendah. Berikut sejumlah kesalahan yang kerap terjadi selama pemeriksaan tekanan darah:

1. Menahan buang air kecil

merinding saat buang air kecil

Meski kelihatannya sepele, tapi kebiasaan menahan buang air kecil atau membiarkan kandung kemih terisi penuh selama pengukuran berlangsung dapat menyebabkan kesalahan dalam pemeriksaan tekanan darah. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Korean Journal of Family Medicine.

Penelitian yang melibatkan sekitar 172 orang wanita usia menengah ini, mengukur lama waktu urin ditahan sekaligus efek tekanan pada kandung kemih. Faktanya, kesalahan terjadi saat melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan kondisi kandung kemih terisi penuh, sehingga hasil tekanan darah meningkat.

Sementara ketika kandung kemih telang dikosongkan, hasil pengukuran tekanan darah akan menurun dan kembali normal. Para peneliti sebenarnya belum menemukan penyebab pasti dari kesalahan dalam pemeriksaan tekanan darah ini. Namun, tekanan pada kandung kemih saat penuh dengan cairan diduga dapat memengaruhi perubahan pada tekanan darah, sehingga pemeriksaan pun menghasilkan kesalahan.

Itu sebabnya, Anda dianjurkan untuk buang air kecil dulu sebelum melakukan pemeriksaan tekanan darah guna mencegah kesalahan hasil bacaan.

2. Posisi duduk yang tidak tepat

Sumber: Health24

Posisi duduk juga memengaruhi kemungkinan terjadi kesalahan selama pemeriksaan tekanan darah. Duduk dengan posisi tubuh membungkuk dan kaki menggantung alias tidak berpijak sempurna pada tanah, ternyata bisa menimbulkan kesalahan pada pemeriksaan tekanan darah. Ini karena setiap kaki memiliki denyut nadi dan aliran darahnya masing-masing.

Ketika dilakukan pemeriksaan, otomatis tekanan darah yang ada di kaki akan ikut dinilai. Normalnya, tekanan darah pada kaki haruslah sama dengan yang ada di tangan. Namun jika posisi tubuh bungkuk, bahkan disertai dengan kaki yang tidak menapak sempurna pada lantai, tentu bisa menyebabkan kesalahan hasil pemeriksaan tekanan darah.

3. Duduk dengan menyilangkan kaki

menyilangkan kaki

Selain menggantung atau tidak menapak rata dengan lantai, posisi duduk dengan menyilangkan kaki juga bisa menimbulkan kesalahan pada pemeriksaan tekanan darah. Sebab saat salah satu atau kedua kaki disilangkan, pembuluh darah yang mengalir di sepanjang kaki akan berubah membesar mengikuti posisi kaki.

Akibatnya, tekanan darah pun akan meningkat yang kemudian memengaruhi pembacaan hasil pengukuran. Lagi-lagi, pastikan Anda duduk dengan posisi kaki lurus dan menapak pada tanah. Tujuannya agar hasil pemeriksaan tekanan darah lebih akurat.

4. Salah posisi saat memasang alat pengecek tekanan darah

Sumber: Health24

Idealnnya, alat pengecek tekanan darah seharusnya dipasang melingkar di bagian lengan tangan atas, dengan menempel langsung pada kulit. Apabila alat tersebut dipasang pada lengan tangan tapi dengan menempel pada baju, bisa menimbulkan kesalahan pada pemeriksaan tekanan darah.

Kerja alat yang terhalang oleh baju atau tidak menempel langsung pada kulit akan memicu kesalahaan pada hasil pemeriksaan tekanan darah. Bahkan, angkanya bisa saja meningkat lebih tinggi daripada yang seharusnya.

Oleh karena itu, sebaiknya gulung pakaian di lengan tangan Anda ke atas, agar alat bisa menempel langsung pada kulit selama proses pemeriksaan tekanan darah untuk mencegah terjadinya kesalahan.

5. Posisi lengan tangan menggantung

Sumber: Karen Owoc

Kesalahan juga dapat terjadi akibat posisi lengan saat pemeriksaan tekanan darah. Petugas pemeriksa tekanan darah biasanya akan meminta Anda untuk meletakkan salah satu lengan tangan yang telah dipasang alat pada meja. Atau paling tidak, letakkan lengan tangan Anda di tempat yang rata sehingga posisinya tidak menggantung.

Hal ini dikarenakan tinggi atau rendahnya posisi lengan tangan berpengaruh dengan letak jantung, sehingga turut berdampak pada terjadinya kesalahan pada pemeriksaan tekanan darah. Ketika lengan tangan Anda menggantung tanpa sandaran, akan menimbulkan kesalahan karena hasil pemeriksaan tekanan darah biasanya akan meningkat.

Maka itu, sebaiknya letakkan lengan tangan Anda pada meja atau alas yang rata agar setidaknya kerja jantung bisa lebih rileks. Dengan begitu, hasil yang ditunjukkan dari pemeriksaan tekanan darah pun lebih akurat.

6. Berbicara atau bercanda selama pemeriksaan berlangsung

cek tekanan darah normal penting

Tanpa sadar, ternyata banyak berbicara, tertawa, atau bahkan bercanda selama proses pemeriksaan tekanan darah bisa menimbulkan kesalahan pada hasilnya. Pasalnya, tekanan darah di dalam tubuh dapat meningkat selama Anda berbicara secara aktif.

Inilah yang kemudian menyebabkan adanya kesalahan hasil pemeriksaan, karena berbeda dengan tekanan darah yang sebenarnya Anda miliki. Solusinya, usahakan tetap diam selama pemeriksaan tekanan darah berlangsung, dan baru bicaralah setelah selesai untuk mengurangi risiko terjadinya kesalahan.

7. Ukuran alat tidak sesuai

tekanan darah naik turun

Adanya kesalahan pada penggunaan ukuran alat pengecek tekanan darah bisa memengaruhi hasil pemeriksaan. Mengutip dari Harvard Health Publishing, menggunakan alat cek tekanan darah yang berukuran terlalu kecil bisa membuat Anda merasa tidak nyaman, sehingga kesalahan saat pemeriksaan pun berpotensi terjadi.

Hal ini pun berpengaruh pada kesalahan hasil pemeriksaan karena tanpa sadar dapat meningkatkan tekanan darah. Jadi, selain memposisikan duduk dengan nyaman, pastikan juga ukuran alat pemeriksaan tekanan darah yang Anda gunakan sudah sesuai untuk mencegah kesalahan hasil bacaan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Manfaat Daun Kucai untuk Kesehatan (Psstt.. Bisa Mencegah Kanker!)

Daun kucai yang seing menghiasi mangkok bubur ayam atau dijadikan campuran isi lumpia ternyata bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Hidup Sehat 17/03/2019 . Waktu baca 5 menit

Concor

Concor adalah obat penurun tekanan darah tinggi dengan bahan aktif bisoprolol. Cari tahu tentang dosis, aturan pakai, dan interaksi obat ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 01/03/2019 . Waktu baca 8 menit

Tekanan Darah Menurun Setelah Operasi? 4 Hal Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

Anda mungkin kaget saat melihat tekanan darah tiba-tiba menurun pasca operasi. Apakah tekanan darah rendah setelah operasi itu normal atau perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 25/02/2019 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Merendam Kaki Dengan Air Garam Baik Bagi Kesehatan?

Merendam kaki dengan air garam yang hangat memang kedengarannya nyaman sekali. Namun, sebetulnya apakah betul ada manfaatnya bagi kesehatan? Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/01/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengukur tekanan darah anak

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020 . Waktu baca 7 menit
mengurangi makan garam

4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
suara pesawat tekanan darah

Benarkah Sering Mendengar Suara Pesawat Bikin Tekanan Darah Naik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 15/10/2019 . Waktu baca 4 menit
pusing karena darah rendah

5 Cara Mengatasi Pusing Karena Tekanan Darah Rendah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 15/08/2019 . Waktu baca 4 menit