Bagaimana Cara Membunuh Virus di Dalam Tubuh?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Virus adalah agen penyakit dengan ukuran kecil yang dapat mematikan bila menginfeksi sel seseorang. Kandungan yang terdapat dalam virus, berbeda dengan kandungan yang terdapat dalam mikroorganisme lain.

Sebagian besar mikroorganisme merupakan sel tunggal maupun multiselular dalam bentuk kecil, berbeda halnya dengan virus. Virus hanya mengandung bahan genetik seperti RNA atau DNA yang diselimuti oleh protein. Bagian ini dikenal dengan sebutan kapsid. Beberapa virus juga mengandung lemak pada kapsidnya.

Virus hanya dapat memperbanyak diri bila berada dalam suatu sel inang yang sesuai. Tubuhnya yang sangat kecil inilah, yang memudahkannya melewati mekanisme pertahanan sel tubuh tanpa kesulitan. Setibanya virus dalam sel, ia akan menuju inti sel, dan menginfeksikan materi DNA RNA yang virus miliki. Virus kemudian berkembang biak dan infeksi pun menyebar ke seluruh bagian tubuh lain.

Bisakah antibiotik membunuh virus?

Beberapa orang mengira bahwa virus bisa dibunuh dengan menggunakan antibiotik, nyatanya tidak. Hal ini dikarenakan karakteristik virus yang berbeda dengan bakteri. Selain itu, pembelian antibiotik sebaiknya menggunakan resep dokter. Pemberian antibiotik dalam jumlah yang terlalu banyak, bisa saja malah menjadikan tubuh kebal terhadap antibiotik tersebut, atau disebut resistensi antibiotik.

Bagaimana cara membunuh virus?

Beberapa orang mengira virus tidak bisa dibunuh. Namun ternyata, dengan kecanggihan ilmu pengetahuan yang ada saat ini, virus bisa dibunuh dengan sesuatu yang dikenal dengan sebutan antivirus atau antiviral.

Antivirus ini didesain untuk menghambat proses infeksi virus. Hal ini dikarenakan virus tidak mungkin dapat berkembangbiak tanpa menginfeksi sel inang. Upaya ini bisa dilakukan dengan beragam cara. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghadang virus mencapai sel inang, sehingga pelepasan materi yang dimiliki oleh virus dapat dicegah sebelum mencapai inti sel inang yang ingin diinfeksi.

Beragam macam jenis antivirus juga telah dikembangkan, dengan menargetkan enzim dan protein sel inang yang terinfeksi, yang lalu digunakan untuk menggabungkan bagian-bagian partikel virus yang baru dan mencegah mereka berfungsi semestinya. Jenis antivirus lain bisa membunuh virus secara tidak langsung, dengan cara meningkatkan kemampuan sistem imun sel inang yang akan terinfeksi agar dapat melawan infeksi virus.

Bisakah infeksi virus dicegah?

Virus bisa dicegah dengan menggunakan vaksin. Vaksin mengurangi risiko virus menginfeksi, dengan cara bekerjasama dengan sistem imun alami tubuh sel inang. Vaksin membantu sistem imun memalsukan infeksi. Proses ini tidak menyebabkan kesakitan, melainkan memancing sistem imun untuk menghasilkan antibodi. Ditambah, sekali tubuh berhasil memalsukan infeksi, memori tersebut akan menetap pada tubuh tersebut hingga akan mempu bereaksi bila virus yang sama menginfeksi di kemudian hari.

Sayangnya, butuh penelitian yang lama untuk meneliti suatu virus hingga akhirnya menghasilkan antivirus dan vaksinnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Bakteremia, Ketika Bakteri Hidup di dalam Darah

Bakteremia merupakan kondisi medis yang menggambarkan adanya bakteri di dalam darah. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat berujung fatal.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Infeksi Bakteri E. coli

Infeksi bakteri E. coli adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang biasanya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Impetigo

Impetigo adalah penyakit infeksi kulit bagian paling atas yang sangat menular. Apa penyebab dan gejalanya? Bagaimana mengobati kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Kulit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Cara Mengobati Radang Usus Buntu Melalui atau Tanpa Operasi

Radang usus buntu harus segera diobati. Cara mengobati usus buntu ternyata bisa dengan atau tanpa operasi. Cari tahu lebih jelas di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 24 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan yang baik untuk usus

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Obat hepatitis C dan pengobatan hepatitis C

Pilihan Obat dan Penanganan yang Efektif Menyembuhkan Hepatitis C

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
obat infeksi saluran kencing

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit