Terus pantau perkembangan soal COVID-19 di sini.

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Seberapa Efektif Minyak Kelapa untuk Mengobati Infeksi Jamur Kulit?

Seberapa Efektif Minyak Kelapa untuk Mengobati Infeksi Jamur Kulit?

Ada banyak manfaat minyak kelapa untuk kesehatan. Berkumur dengan minyak kelapa, misalnya, dapat mencegah kebusukan gigi dan gusi berdarah. Manfaat lain yang dipercaya banyak orang selama ini adalah sebagai obat infeksi jamur kulit. Namun, benarkah demikian? Cari tahu jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Benarkah minyak kelapa bisa dijadikan obat infeksi jamur?

Infeksi jamur kulit bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, sensasi panas di kulit, dan gatal tak tertahankan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Infeksi kulit ini sebenarnya dapat dengan mudah diobati memakai krim antijamur yang tersedia di apotek atau toko obat, baik dengan atau tanpa resep dokter.

Akan tetapi, tidak sedikit orang yang mencari alternatif yang lebih alami untuk menghindari risiko efek samping obat. Minyak kelapa adalah salah satu pilihan obat infeksi jamur kulit alami.

Minyak kelapa mengandung asam lemak rantai sedang (MCT), yang tidak hanya lebih mudah diserap oleh hati, tetapi juga dimetabolisme dengan cepat.

Selain itu, minyak kelapa juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang bisa membantu meredakan berbagai infeksi kulit.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan asal Nigeria pada tahun 2007 melaporkan bahwa kandungan MCT dalam minyak kelapa efektif melawan infeksi jamur candida albincans.

Bahkan, kandungan tersebut lebih efektif daripada obat krim antijamur fluconazole dan tanpa efek samping.

Bagaimana cara menggunakan minyak kelapa sebagai obat infeksi jamur?

Minyak kelapa tidak melulu harus dikonsumsi lewat mulut untuk Anda bisa merasakan khasiat kesehatannya.

Bila infeksi terjadi di permukaan kulit, minyak kelapa bisa langsung dioleskan pada area kulit yang bermasalah. Ulangi terus pemakaiannya setiap hari sampai gejala mereda.

Jika bagian mulut yang terinfeksi jamur, ikutin arahan berikut:

  • Panaskan minyak kelapa selama beberapa detik
  • Dinginkan minyak sampai cukup dingin untuk tidak membakar kulit, masukkan ke mulut selama sekitar 30 detik
  • Keluarkan minyak kelapa tersebut dari mulut
  • Hindari makan atau minum selama setengah jam setelahnya

Bila Anda mengalami infeksi jamur pada vagina, minyak kelapa bisa langsung dioleskan ke kuli vagina yang terinfeksi selama 4-5 hari.

Cara yang kedua, minyak kelapa dioleskan pada tampon dan dimasukkan ke dalam vagina hingga mencapai mulur rahim. Sebelum melakukan kedua hal ini, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Pastikan minyak yang Anda gunakan adalah minyak kelapa ekstra virgin (VCO) yang tidak melewati beragam proses pabrikan.

Jangan pakai minyak kelapa terlalu lama

Walaupun diketahui efektif, belum ada penelitian medis lebih lanjut yang dilakukan pada manusia untuk mengetahui risiko efek samping penggunaan minyak kelapa dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, kemungkinan efek samping bisa terjadi.

Maka sebaiknya, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan minyak kelapa sebagai obat infeksi jamur kulit. Dokter biasanya akan merekomendasikan obat antijamur, seperti fluconazole.

Menjaga kebersihan diri, mengurangi konsumsi gula, dan rutin mengonsumsi yogurt juga mendukung pemulihan kesehatan dari kondisi ini.

Lawan COVID-19 bersama!

Ikuti informasi terbaru dan cerita para pejuang COVID-19 di sekitar kita. Ayo gabung komunitas sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Do Home Remedies Actually Work for Yeast Infections?. Retrieved 8 March 2021, from https://health.clevelandclinic.org/do-home-remedies-actually-work-for-yeast-infections/

Is Coconut Oil Good for Treating Candida Infection?. Retrieved 8 March 2021, from https://www.yeastinfection.org/is-coconut-oil-good-for-treating-candida-infection/

Coconut Oil for Yeast Infection: Does It Work?. Retrieved 8 Macrh 2021, from https://www.healthline.com/health/womens-health/coconut-oil-for-yeast-infection

Can coconut oil treat a yeast infection?. Retrieved 8 Macrh 2021, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/302809.php

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 08/03/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x