Amebiasis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu amebiasis (amoebiasis)?

Amebiasis atau amoebiasis adalah infeksi tubuh yang disebabkan oleh parasit, umumnya terjadi di hati atau usus besar. Parasit yang menyebabkan amoebiasis terjadi adalah Entamoeba histolytica. Tubuh kita memiliki delapan jenis amoeba, namun hanya Entamoeba histolytica yang menyebabkan amebiasis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, CDC, menyebut diagnosis amoebiasis sulit dilakukan karena parasit lain dapat terlihat sangat mirip dengan Entamoeba histolytica ketika dilihat di bawah mikroskop. Orang yang terinfeksi tidak akan selalu merasa sakit. Namun, Anda membutuhkan perawatan segera jika terinfeksi. 

Seberapa umum kondisi ini?

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 10% penduduk di dunia terjangkit amebiasis. Selain itu, amoebiasis biasanya terjadi di daerah tropis, terlebih daerah tempat tinggal yang tidak bersih. 

Amebiasis terjadi pada wanita dan pria di segala umur. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala amebiasis (amoebiasis)?

Gejala amebiasis lebih spesifik daripada gejala umum adanya parasit dalam tubuh Anda. Beberapa di antaranya adalah feses cair, perut terasa kram, dan sakit perut. Namun, kebanyakan orang dengan penyakit ini tidak akan mengalami gejala signifikan. 

Gejalanya biasanya muncul setelah 2-4 minggu infeksi, atau mungkin butuh beberapa bulan untuk mendeteksi penyakitnya. Gejala umum amoebasis termasuk :

  • Diare (10 hingga 12 kali per hari)
  • Diare disertai darah
  • Kram pada perut
  • Buang air besar yang kental
  • Gas dalam perut
  • Gejala yang umum seperti demam, sakit punggung, dan lelah.

Setelah zat aktif pada parasit yang disebut sebagai trofozit menembus dinding usus, mereka dapat memasuki aliran darah dan berpindah ke berbagai organ lain. Zat tersebut dapat berakhir di organ hati, jantung, paru-paru, otak, atau organ lainnya. Jika trofozit menyerang organ dalam, Anda berisiko mengalami:

  • Abses 
  • Infeksi
  • Penyakit parah
  • Kematian

Jika parasit menyerang lapisan usus Anda, itu bisa menyebabkan disentri amoeba. Kondisi tersebut adalah bentuk amebiasis yang lebih berbahaya. Disentri amoeba menunjukkan gejala tinja berair dan berdarah serta kram perut parah. 

Dikutip dari Healthline, hati sering menjadi tujuan parasit saat berpindah tempat. Gejala penyakit hati amoeba termasuk demam dan nyeri di bagian kanan atas perut Anda. 

Terdapat beberapa tanda dan gejala yang mungkin tidak disebutkan di atas. Jika Anda cemas terhadap satu gejala, silakan konsultasikan dengan dokter.

Kapan sebaiknya saya ke dokter?

Hubungi dokter Anda atau pergi ke rumah sakit jika Anda memiliki gejala amoebiasis berikut:

  • Demam tinggi
  • Diare disertai darah
  • Sakit perut
  • Sakit pada perut bagian kanan
  • Penyakit kuning.

Penyebab

Apa yang menyebabkan amebiasis (amoebiasis)?

Amebiasis disebabkan oleh parasit yang disebut Entamoeba histolytica. Parasit ini adalah salah satu penyebab utama diare, kerusakan pada perut dan saluran pencernaan. Parasit menginfeksi tubuh saat Anda minum air yang tidak higienis, atau makan makanan yang terkontaminasi.

Lalat, nyamuk, dan serangga lain juga berisiko menjadi penyalur parasit. Amebiasis dapat menyebar dari hubungan anal dengan orang yang terinfeksi.

Saat parasit masuk ke saluran pencernaan, mereka akan melepaskan zat aktif yang disebut sebagai trofozit. Parasit ini lalu berkembang  biak di saluran pencernaan dan bermigrasi ke usus besar. Di sana, mereka bisa masuk ke dinding usus atau usus besar. 

Hal inilah yang menyebabkan diare berdarah, kolitis, dan kerusakan jaringan pada usus manusia. Orang yang terinfeksi kemudian dapat menyebarkannya ke lingkungan melalui kotoran yang terinfeksi.

Faktor-faktor risiko

Faktor apa yang membuat Anda lebih berisiko terjangkit amebiasis (amoebiasis)?

Amebiasis adalah kondisi yang umum terjadi di negara-negara tropis dengan sistem sanitasi yang kurang berkembang. Ada banyak faktor berisiko terkena amoebiasis jika memiliki kondisi seperti:

  • Bepergian ke tempat-tampat yang memiliki kondisi kebersihan buruk.
  • Orang yang melakukan seks anal meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi usus akibat parasit.
  • Orang-orang dengan sistem ketahanan tubuh lemah atau menderita penyakit kronis  lainnya.
  • Orang yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk, seperti penjara contohnya
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu dan kondisi kesehatan lainnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang disediakan bukan merupakan pengganti saran medis. Selalu konsultasi dengan dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk amebiasis (amoebiasis)?

Pengobatan untuk amebiasis harus melalui resep yang mencukupi dari dokter Anda. Setelah pengobatan, dokter akan memeriksa kotoran Anda untuk memastikan bahwa parasitnya telah keluar dari tubuh.

Obat-obat yang disarankan dapat berupa metronidazole dan iodoquinol. Namun, obat-obat ini memiliki efek samping seperti mual, sakit kepala, menyebabkan mulut kering, atau warna urin yang gelap. Jika mengonsumsi obat-obat ini, Anda tidak boleh meminum alkohol selama perawatan.

Anda sebaiknya minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Di beberapa kasus, Anda membutuhkan transfer air.

Infeksi Entamoeba dalam saluran pencernaan akan menghilang dalam dua minggu. Jika histolytica bergerak ke organ lain, Anda tetap memiliki kemampuan untuk pulih sepenuhnya jika dirawat dengan tepat dan benar.

Namun, tanpa campur tangan dokter, pasien yang terinfeksi Entamoeba berisiko meninggal. Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun terdapat 70.000 orang meninggal karena amebiasis.

Amebiasis umumnya bisa sembuh jika Anda rutin menjalani perawatan dan pengobatan. Biasanya pengobatan akan berlangsung sekitar 2 minggu. Jika Anda memiliki kasus yang lebih serius, yaitu di mana parasit muncul di jaringan internal atau organ dalam Anda, ini harus segera diobati. 

Apakah tes yang paling umum untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dokter Anda akan mendiagnosis amoebiasis yang menyerang usus dan pencernaan Anda ini dengan memeriksa sejarah atau riwayat kesehatan Anda secara langsung. Di saat yang sama dokter membutuhkan setidaknya 3 sampel kotoran untuk memeriksa parasit melalui mikroskop.

Dokter dapat menggunakan kolonoskopi atau stigma kolonoskopi sebagai sampel jika tes lainnya tidak jelas.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi amebiasis (amoebiasis)?

Gaya hidup dan perawatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi amoebiasis dengan pencegahan berikut:

  • Konsumsi obat-obatan sesuai dosis dan bekerja sama dengan dokter dalam proses perawatan
  • Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi atau diare
  • Rajin cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat untuk mencegah infeksi parasit
  • Pastikan semua makanan dimasak sebelum dimakan
  • Pastikan hubungan seksual yang sehat (gunakan kondom).

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi dokter Anda untuk memahami solusi yang terbaik untuk Anda.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pancolitis (Radang Usus Besar)

Pancolitis (radang usus besar) adalah peradangan kronis pada seluruh lapisan usus besar. Apa obat, gejala, dan penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengapa Sembelit Bisa Muncul Padahal Diare Baru Saja Sembuh?

Sembelit dan diare adalah dua kondisi berbeda. Namun, tidak menutup kemungkinan sembelit setelah diare bisa terjadi. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Pencernaan, Konstipasi 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Dispepsia Fungsional

Dispepsia fungsional adalah kondisi yang setipe dengan sakit maag, tapi tidak sampai menimbulkan luka pada lambung. Simak penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Gastritis dan Maag 17 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab septikemia

Waspada Septikemia, Keracunan pada Darah Akibat Bakteri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit perut karena gas dan karena penyakit lain

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
waktu yang tepat minum obat cacing

Kapan Waktu yang Tepat Minum Obat Cacing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengobati-diare-pada-bayi

8 Ciri dan Tanda Bayi Diare yang Harus Orangtua Waspadai

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit