Terus pantau perkembangan soal COVID-19 di sini.

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

3 Hal yang Pantang Dilakukan Saat Kena Demam Berdarah

3 Hal yang Pantang Dilakukan Saat Kena Demam Berdarah

DBD atau demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus ini biasanya ditularkan pada manusia dari nyamuk Aedes aegypti. Virus dengue yang menginfeksi tubuh Anda akan mengakibatkan demam, nyeri otot dan sendi, lemas, mual, muntah, dan perdarahan ringan.

Selain itu, virus ini juga memengaruhi sistem peredaran darah. Keping darah (trombosit) Anda akan berkurang. Penurunan jumlah trombosit dapat terjadi dengan cukup drastis dalam waktu singkat. Dalam keadaan sehat, jumlah keping darah Anda seharusnya berkisar pada angka 150.000/ml sampai 450.000/ml . Pada pasien DBD, angka ini sering kali ditemukan jauh berada di bawah 150.000/ml.

Untuk mempercepat proses penyembuhan DBD, dokter biasanya memberi tahu beberapa hal yang harus dihindari saat sedang kena demam berdarah, alias pantangan. Apa saja pantangan tersebut?

1. Jangan minum obat-obatan tertentu

Saat sedang terserang demam berdarah, Anda disarankan untuk beristirahat penuh dan mengonsumsi obat-obatan. Namun, orang yang sakit DBD dilarang untuk mengonsumsi aspirin atau ibuprofen yang bisa meningkatkan risiko perdarahan. Untuk mengatasi demam, ada baiknya Anda minum parasetamol untuk menurunkan demam dan mengurangi nyeri sendi.

2. Jangan sampai kekurangan cairan

Orang yang sedang terkena demam, rentan mengalami dehidrasi. Jangan lupa cukupi kebutuhan cairan tubuh Anda dengan banyak minum air putih. Minumlah setidaknya enam sampai delapan gelas air sehari.

Untuk menghidrasi tubuh dan mempercepat proses penyembuhan DBD, Anda bisa mengonsumsi buah jambu biji. Seperti yang dipublikasikan di Journal of Natural Medicines, jambu biji mampu merangsang pembentukan platelet atau trombosit darah baru. Jambu biji juga kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur. Quercetin memiliki manfaat sebagai antiperadangan dan antihistamin.

Quercetin juga bekerja dengan mencegah pembentukan mRNA virus. Ini merupakan materi genetik penting pada virus dengue. Tanpa materi genetik ini, virus tidak dapat berfungsi dengan baik. Nah, bila pembentukannya dihambat, maka virus akan sulit untuk berkembang dan bisa menekan pertambahan virus di dalam tubuh.

Jus jambu juga memiliki vitamin C yang dapat membantu meningkatkan sistem imun. Melalui mekanisme-mekanisme ini, jus jambu dapat membantu mempercepat penyembuhan DBD.

3. Hindari hal-hal yang bisa membuat tubuh berdarah

Pantangan saat DBD yang terakhir ini, mewajibkan Anda untuk menghindari segala hal yang bisa membuat tubuh terluka mengeluarkan darah. Pasalnya saat terkena DBD, tubuh akan kekurangan trombosit. Trombosit berfungsi untuk menggumpalkan darah, agar jika terjadi luka dan berdarah, tubuh Anda tidak akan mengeluarkan darah terus menerus.

Nah, pasien DBD yang memiliki trombosit rendah, rentan mengalami pendarahan. Anda disarankan untuk berhati-hati menghindari hal seperti contoh, untuk tidak menggosok gigi terlalu kencang, yang bisa menyebabkan gusi rentan sobek dan berdarah.

Lawan COVID-19 bersama!

Ikuti informasi terbaru dan cerita para pejuang COVID-19 di sekitar kita. Ayo gabung komunitas sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dengue fever https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/symptoms-causes/syc-20353078 Diakses pada 18 Desember 2017.

What make the guava so nutritious http://healthyeating.sfgate.com/guava-nutritious-2443.html Diakses pada 18 Desember 2017.

Foods to avoid when sick http://www.menshealth.com/nutrition/foods-to-never-eat-when-sick/slide/7 Diakses pada 18 Desember 2017.

Dengue Fever http://www.who.int/denguecontrol/faq/en/index3.html Diakses pada 18 Desember 2017.

Potential anti-dengue medicinal plants: a review.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3765846/. Accessed 18/12/2017.

http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/522/523

http://nrhmchd.gov.in/Disease_updates/dengue.pdf

https://www.hindawi.com/journals/mi/2015/313842/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 02/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri