Novel Coronavirus Sudah Mencapai AS, Dipastikan Menular Antarmanusia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Wabah novel coronavirus yang menyerang China serta beberapa negara lainnya sejak akhir 2019 lalu kian merebak. Setelah menginfeksi dua orang di Thailand, satu di Jepang, dan satu di Korea Selatan, kasus pertama penularan novel coronavirus China kini ditemukan di Amerika Serikat.

Menyusul kabar tersebut, sejumlah ilmuwan dan pemerintah China pada Selasa (21/1) turut mengonfirmasi bahwa virus yang dinamai 2019-nCoV ini menular antarmanusia. Hal ini menambah kewaspadaan berbagai pihak, mengingat banyak orang telah bepergian ke China dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek.

Penularan novel coronavirus dari China ke Amerika Serikat

Infeksi virus penyebab hepatitis C

Amerika Serikat pada Selasa (21/1) melaporkan kasus pertama novel coronavirus di wilayahnya. Kasus ini berawal ketika seorang pria asal Washington, Amerika Serikat, memeriksakan dirinya ke rumah sakit setelah sebelumnya bertandang ke Wuhan, China.

Pria tersebut pulang ke Amerika Serikat pada tanggal 15 Januari. Ia kemudian memeriksakan dirinya pada tanggal 19 Januari usai mengalami beberapa gejala mirip pneumonia. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisinya baik, bahkan termasuk sehat.

Akan tetapi, hasil pemeriksaan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada tanggal 20 Januari mengonfirmasi bahwa pria tersebut memang terinfeksi novel coronavirus. Penularan novel coronavirus kemungkinan besar terjadi selama ia berada di Wuhan.

Pria tersebut memeriksakan kondisinya beberapa hari sebelum Amerika Serikat mulai menerapkan screening di sejumlah bandara domestik. Menyusul konfirmasi dari CDC, ia kini masih dikarantina di Pusat Kesehatan kota Providence di Washington.

Amerika Serikat bukan negara pertama yang mengalami kasus ini. Sebelumnya, Korea Selatan juga melaporkan kasus perdana infeksi 2019-nCoV setelah seorang wanita asal China menunjukkan gejala demam tinggi begitu tiba di Bandara Internasional Incheon, Seoul.

COVID-19 Outbreak updates
Country: Indonesia
Data

1,298,608

Confirmed

1,104,990

Recovered

35,014

Death
Distribution Map

Penularan novel coronavirus terjadi antarmanusia

virus ebv

Novel coronavirus diduga muncul pertama kali di Pasar Huanan, Wuhan. Seorang pria berusia 61 tahun yang sebelumnya sering mengunjungi pasar makanan laut tersebut disebut mengalami gejala mirip pneumonia, lalu meninggal beberapa hari setelahnya.

Pemerintah kota setempat meyakini novel coronavirus hanya menular dari kontak dengan hewan terinfeksi. Namun, dugaan ini terbantahkan begitu muncul beberapa kasus orang yang terinfeksi tanpa pernah berkunjung ke pasar tersebut.

Dilansir dari National Public Radio, ilmuwan epidemiologi dari pihak pemerintah China telah mengonfirmasi bahwa penularan novel coronavirus bisa terjadi antarmanusia. Sejumlah tenaga kesehatan di rumah sakit juga dilaporkan telah terinfeksi penyakit yang mirip dengan SARS ini.

World Health Organization (WHO) turut menyatakan, penularan pertama kemungkinan besar terjadi melalui kontak dengan hewan hidup di kota Wuhan. Orang yang terinfeksi kemudian melakukan kontak dekat dengan orang yang sehat hingga terjadi penularan.

Setelah menutup Pasar Huanan pada 1 Januari lalu, pemerintah China menggalakkan upaya pencegahan dengan memasang alat pengukur suhu penumpang. Pemasangan alat dilakukan di bandara, stasiun kereta, dan dermaga yang menjadi tempat datangnya jutaan pengunjung dari seluruh dunia.

Langkah tersebut telah diikuti oleh negara-negara yang telah terjangkit infeksi virus ini. Kendati masih aman dari penularan novel coronavirus, pemerintah Indonesia telah melakukan pemeriksaan serupa di bandara yang ada di Palembang, Batam, dan Manado.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

China Gunakan Tes Swab Anal untuk COVID-19, Apa Bedanya dengan Swab Nasofaring?

Swab anal untuk COVID-19 dilakukan dengan memasukan kapas berukuran 3-5 cm ke dalam anus dan memutarnya untuk mengambil sampel feses.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 5 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Virus Nipah Berpotensi Menjadi Wabah Besar Berikutnya

Virus Nipah, yang mewabah hampir setiap tahun di beberapa negara di Asia, berpotensi menjadi wabah besar berikutnya seperti pandemi COVID-19.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Penyakit Infeksi, Infeksi Virus 4 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Rekomendasi Vitamin untuk Pasien Covid-19

Selama masa penyembuhan, pasien COVID-19 harus memperhatikan asupan nutrisi dan vitamin untuk membantu tubuh melawan infeksi. Berikut rekomendasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Bagaimana Cara Donor Plasma Konvalesen Pasien COVID-19 Sembuh?

Penyintas COVID-19 dapat melakukan donor plasma konvalesen yang mengandung antibodi untuk membantu pasien lain melawan infeksi ini. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 15 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Alergi vaksin covid-19

Setelah Vaksinasi COVID-19 Berjalan, Kapan Indonesia Mencapai Herd Immunity?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Harimau dan Kasus Hewan Peliharaan yang Tertular COVID-19

Bayi Harimau Mati Diduga COVID-19, Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Virus Corona?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Vaksin covid-19

Vaksinasi COVID-19 Tahap 2 Dimulai, Siapa Saja Targetnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
pelaksanaan vaksin covid-19

Proses Vaksinasi COVID-19 di Indonesia, Kelompok Prioritas Sampai Masyarakat Umum

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit