Mengenal Tonsil, Organ Kecil yang Berperan Penting Melawan Infeksi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Amandel alias tonsil adalah organ kecil yang terletak di belakang tenggorokan. Organ yang menjadi bagian dalam sistem limfatik ini ternyata memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Bisa dibilang, tonsil adalah garda terdepan dari sistem pertahanan tubuh, khususnya dalam melawan berbagai infeksi penyakit.

Secara tidak sadar, ada banyak bakteri atau virus terhirup ketika Anda bernapas. Nah, amandel  bertugas untuk menghadang bakteri atau virus penyebab infeksi tubuh. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami masalah pada amandel, hal tersebut juga akan berpengaruh pada kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Ukuran dan lokasi tonsil

Tonsila palatina atau yang lebih dikenal dengan amandel terletak di sisi kanan dan kiri ujung belakang rongga mulut. Keduanya terdiri atas jaringan yang mirip dengan kelenjar getah bening yang ditutupi oleh lapisan kulit dalam berwarna merah muda.

Anda bisa melihat jelas amandel Anda dengan cara membuka mulut lebar-lebar sambil menjulurkan lidah. Sementara itu, jaringan lunak yang terletak di langit-langit belakang dan terletak di tengah tonsil disebut dengan adenoid.

Ukuran tonsil pada setiap orang bervariasi bergantung usia dan kondisi tubuhnya. Umumnya ukuran amandel pada anak-anak dua kali lebih besar dibanding ukuran orang dewasa.

Semakin dewasa dan seiring bertambahnya usia, ukuran amandel cenderung semakin mengecil. Jadi, ukuran tonsil yang besar pada anak-anak memang normal. 

Meski begitu, tonsil akan membengkak ketika mengalami peradangan akibat infeksi virus atau bakteri. Peradangan ini menyebabkan ukuran tonsil anak lebih membesar. Namun, hal ini biasanya hanya berlangsung sementara hingga peradangan mereda. 

Jika amandel anak Anda membesar secara tak wajar dan disertai dengan berbagai gejala lain yang mengganggu aktivitasnya sehari-hari, jangan ragu untuk segera mengajaknya berkonsultasi ke dokter. 

Peran penting tonsil untuk kesehatan tubuh

tonsil stone adalah batu amandel

Meski berukuran kecil dan tampak tidak berguna, nyatanya amandel memiliki peran penting untuk kesehatan tubuh Anda. American Academy of Otolaryngology menjelaskan bahwa tonsil merupakan garis pertahanan pertama sistem kekebalan tubuh manusia.

Tonsil berfungsi untuk mencegah benda asing masuk ke paru-paru. Tonsil menjadi gawang yang berfungsi untuk menahan benda-benda asing yang akan masuk ke paru-paru melalui tenggorokan.

Tonsil juga berfungsi menyaring bakteri dan virus yang bisa masuk kapan saja ketika Anda bernapas. Yang tak kalah penting, amandel juga berguna untuk menghasilkan sel darah putih dan antibodi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit.  

Penyakit dan pengobatan yang berkaitan dengan tonsil

obat amandel, operasi amandel, amandel bengkak

Tonsil merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh, maka ketahanan tubuh menurun membuat tonsil lebih mudah terdampak berbagai penyakit. Beberapa penyakit paling umum menyerang amandel adalah:

1. Radang amandel (tonsilitis)

Amandel bisa membengkak dan kemerahan, kondisi ini disebut dengan radang amandel atau tonsilitis. Radang tonsil disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.

Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya gejala lain seperti tenggorokan sakit saat menelan, tenggorokan bengkak,  nyeri di kuping dan tenggorokan, dan suara serak. 

Radang tonsil dapat terjadi pada pasien dengan usia berapa pun, tapi paling banyak ditemui pada anak-anak kecil hingga remaja. Walaupun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, tonsilitis jarang menyebabkan penyakit serius.

Tonsilitis dapat diobati dengan obat-obatan sederhana yang ada di rumah, seperti dengan permen pelega tenggorokan, kumur air garam, minum banyak cairan, atau minum obat penghilang rasa sakit yang bisa dibeli tanpa resep di apotek.

Jika peradangan pada tonsil disebabkan oleh infeksi bakteri, pengobatan terbaik adalah dengan pemberian antibiotik jenis penicillin atau amoxicilin. Anda harus berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum minum antibiotik.

2. Batu amandel

Selain tonsilitis, batu amandel (tonsilloliths) adalah penyakit paling umum lainnya yang bisa terjadi di daerah tonsil. Tonsilloliths ditandai dengan benjolan putih atau kuning yang menempel di dalam tonsil.

Kondisi ini disebabkan oleh sel mati, lendir, air liur, atau makanan yang menyumbat pada celah tonsil, yang disebut dengan crypt tonsil. Lambat laun, kotoran akan semakin banyak yang tersangkut dan menumpuk sehingga mengeras dan membentuk batu tonsil.

Orang yang memiliki kebersihan mulut yang buruk, sinus bermasalah, ukuran tonsil besar atau radang amandel kronis berisiko terkena tonsilloliths. Sayangnya, penyakit ini sering kali tidak memiliki gejala (asimptomatik) sehingga sulit untuk diketahui dengan segera. Namun, bisa menyebabkan bau mulut.

Walaupun jarang menyebabkan komplikasi parah, batu tonsil bisa membesar seukuran butir beras hingga buah anggur. Akibatnya, tonsil bisa membengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Batu tonsil dapat dihilangkan dengan penyikatan, water pick, atau berkonsultasi ke dokter gigi.

3. Abses peritonsil

Abses peritonsil merupakan komplikasi dari radang amandel. Infeksi bakteri pada amandel yang berkepanjangan dapat menyebabkan munculnya nanah, baik pada salah satu maupun kedua amandel. Jenis bakteri yang paling sering menyebabkan komplikasi ini adalah bakteri Streptococcus.

Namun,  jenis virus seperti penyebab mononukleosis ataupun infeksi pada gusi juga dapat mengakibatkan tonsil bernanah. Selain itu, pengobatan tonsilitis yang tidak tuntas atau kurang tepat juga dapat menjadi penyebab abses peritonsil.

Tonsil yang bernanah bisa menyebabkan rasa sakit, pembengkakan parah, penyumbatan, dan menghalangi aliran udara di tenggorokan. Akibatnya, Anda bisa kesulitan dalam menelan, berbicara, ataupun bernapas.

Untuk mengatasi abses peritonsil, nanah yang menempel pada tonsil perlu diangkan melalui perosedur penyedotan nanah atau pengangkatan dengan menggunakan pisau bedah. Apabila cara tersebut tidak dapat mengeluarkan nanah, prosedur operasi pengangkatan tonsil pun perlu dilakukan.

4. Kanker tonsil

Sel kanker yang menyerang tonsil bisa berasal dari sel-sel kanker di mulut, leher atau sel kanker penyebab kanker getah bening (limfoma).

Kanker tonsil lebih berisiko terjadi ketika aktif merokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, dan terkena infeksi virus Human papillomavirus (HPV).

Kanker pada tonsil biasanya hanya menyerang salah satu sisi sehingga dapat diketahui dari bagian tonsil yang ukurannya membesar karena adanya benjolan. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh, kesulitan menelan, dan bau mulut.

Efek operasi pengangkatan amandel

Radang amandel terlalu sering kambuh dan menyebabkan gangguan pernapasan serius. Tonsilitis kronis ini bahkan bisa menyebakan gangguan tidur seperti ngorok dan sleep apnea.

Oleh karena itu, solusi untuk mengatasinya adalah dengan melakukan operasi pengangkatan amandel atau tonsilektomi. Meskipun tonsil memiliki peranan dalam sistem pertahanan tubuh, tapi kondisi tonsilitis kronis jauh lebih membahayakan kesehatan jika dibiarkan terus-menerus. Dapat dikatakan, tonsil meberikan lebih banyak efek buruk ketimbang manfaatnya.

Tonsil yang diangkan juga tidak berarti menurunkan kerja sistem kekebalan tubuh. Organ kecil seperti adenoid yang terletak di sekitar mulut dan tonggorokan juga dapat menjadi pertahanan tubuh di garda depan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Asal Pilih Permen Pelega Tenggorokan, Pastikan Ada Kandungan Ini

Jangan sembarang memilih permen pelega tenggorokan. Pastikan tiga kandungan penting ini terdapat pada permen agar sakit tenggorokan bisa cepat reda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Boleh Makan Es Krim saat Radang Tenggorokan?

Bolehkah makan es krim saat sedang radang tenggorokan? Jawabannya boleh, namun tidak untuk semua es krim. Ketahui jenis-jenis es krimnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Intip 4 Cara Ampuh Mengobati Sariawan di Amandel

Sariawan memang menyaitkan, apalagi jika muncul di sekitar amandel. Bagaimana cara mengobati sariawan di amandel ini? Lihat pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 4 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Penyebab dan Cara Cepat Mengobati Sariawan di Tenggorokan

Sariawan yang muncul di tenggorokan tidak cuma membuat kita malas berbicara. Minum dan menelan ludah pun rasanya sakit minta ampun. Harus bagaimana, dong?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 15 September 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

antibiotik untuk radang tenggorokan

Antibiotik untuk Radang Tenggorokan, Kapan Perlu Mengonsumsinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
penyakit tenggorokan musiman

5 Penyakit Musiman yang Mengganggu Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 6 menit
amandel bengkak

3 Hal Utama yang Menyebabkan Amandel Bengkak

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 26 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
puasa saat radang tenggorokan

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit