Amandel alias tonsil adalah organ kecil di belakang tenggorokan. Organ yang menjadi bagian dalam sistem limfatik ini ternyata memainkan peranan penting dalam kesehatan tubuh Anda. Bisa dibilang, tonsil adalah garda terdepan pertahanan tubuh dalam melawan berbagai infeksi.

Ya, secara tidak sadar, ada banyak bakteri atau virus terhirup ketika Anda bernapas. Nah, amandel inilah yang bertugas untuk menghadang bakteri atau virus penyebab infeksi tubuh. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami masalah pada amandel, hal tersebut juga akan berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh.

Ukuran dan lokasi tonsil

Tonsila palatina atau yang lebih dikenal dengan amandel adalah dua benjolan bulat yang terletak di kanan kiri ujung belakang rongga mulut. Setiap amandel terdiri atas jaringan yang mirip dengan kelenjar getah bening, yang ditutupi oleh lapisan kulit dalam berwarna merah muda. Anda bisa melihat jelas amandel Anda dengan cara membuka mulut lebar-lebar sambil menjulurkan lidah. Sementara itu, jaringan lunak yang terletak di langit-langit belakang dan terletak di tengah amandel disebut dengan adenoid.

Ukuran amandel pada setiap orang bervariasi bergantung usia dan kondisi tubuhnya. Umumnya ukuran amandel pada anak-anak dua kali lebih besar dibanding ukuran orang dewasa. Semakin dewasa dan seiring bertambahnya usia, ukuran amandel cenderung semakin mengecil. Meski begitu, tonsil yang terlalu besar bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Pembengkakan di tonsil bisa menjadi tanda kalau tubuh Anda sedang terserang infeksi.

Jika amandel anak Anda membesar secara tak wajar dan disertai dengan berbagai gejala lain yang mengganggu aktivitasnya sehari-hari, jangan ragu untuk segera mengajaknya berkonsultasi ke dokter.

Peran penting tonsil untuk kesehatan tubuh

tonsil stone adalah batu amandel

Meski berukuran kecil dan tampak tidak berguna, nyatanya amandel memiliki peran penting untuk kesehatan tubuh Anda. Amandel berfungsi untuk mencegah benda asing masuk ke paru-paru. Anggap saja amandel menjadi gawang, yang berfungsi untuk menahan benda-benda asing yang akan masuk ke paru-paru melalui tenggorokan.

Amandel juga berfungsi menyaring bakteri dan virus yang bisa masuk kapan saja ketika Anda bernapas. Yang tak kalah penting, amandel juga berguna untuk menghasilkan sel darah putih dan antibodi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit. Bahkan American Academy of Otolaryngology mengatakan bahwa tonsil adalah garis pertahanan pertama sistem kekebalan tubuh manusia.

Penyakit dan pengobatan yang berkaitan dengan tonsil

obat amandel, operasi amandel, amandel bengkak

Beberapa penyakit paling umum yang dapat menyerang tonsil adalah:

1. Radang amandel (tonsilitis)

Amandel bisa meradang, kondisi ini dalam istilah medis disebut dengan tonsilitis. Tonsilitis dapat terjadi pada pasien dengan usia berapa pun, namun paling banyak ditemui pada anak-anak kecil hingga remaja. Walau dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, tonsilitis jarang menyebabkan penyakit serius.

Tonsilitis dapat diobati dengan obat-obatan sederhana yang ada di rumah, seperti pelega tenggorokan, kumur air garam, minum banyak cairan, atau minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas tanpa resep dokter di toko obat. Jika peradangan pada amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, pengobatan terbaik adalah dengan pemberian antibiotik. Anda harus berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum minum antibiotik.

Cara terbaik untuk mengobati radang amandel adalah dengan berkonsultasi ke dokter. Biasanya, dokter akan meresepkan antibiotik untuk membersihkan tubuh dari bakteri. Selain ke dokter, Anda juga bisa melakukan berbagai pengobatan rumahan untuk mengurangi gejala sakit tenggorokan. Beberapa di antaranya seperti:

  • Banyak minum air putih, terutama jika Anda mengalami demam. Asupan air putih yang cukup bisa meningkatkan daya tahan tubuh Anda untuk melawan demam.
  • Tidak mengonsumsi minuman atau makanan yang terlalu panas dan bertekstur keras.
  • Berkumur sambil mendongak (agar kena tenggorokan) dengan air garam hangat untuk meredakan bengkak di tenggorokan. Namun, jangan menelan air untuk berkumur.
  • Tidak merokok dan hindari lingkungan yang berasap. Sakit tenggorokan biasanya akan mereda dengan sendirinya dalam waktu kurang dari seminggu.
  • Minum obat pereda rasa nyeri yang dijual bebas di toko obat, seperti ibuprofen.

2. Batu amandel

Selain tonsilitis, batu amandel adalah penyakit paling umum lainnya yang bisa terjadi di daerah tonsil. Tonsilloliths atau dikenal juga dengan tonsil stone adalah batuan putih atau kuning yang menempel di dalam amandel.

Kondisi ini disebabkan oleh sel mati, lendir, air liur, atau makanan yang menyumbat pada celah amandel, yang disebut dengan crypt tonsil. Lambat laun, kotoran akan semakin banyak yang tersangkut, menumpuk sehingga mengeras dan membentuk batuan.

Orang yang memiliki kebersihan mulut yang buruk, sinus bermasalah, ukuran amandel besar atau radang amandel kronis berisiko terkena tonsilloliths. Sayangnya, penyakit ini sering kali tidak memiliki gejala (asimptomatik) sehingga sulit untuk diketahui dengan segera.

Walaupun jarang menyebabkan komplikasi parah, batuan bisa membesar seukuran butir beras hingga buah anggur. Akibatnya, amandel bisa membengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Batu amandel dapat dihilangkan dengan penyikatan, water pick, atau berkonsultasi ke dokter gigi.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca