Apa Artinya Jika Hasil Tes Laju Endap Darah Saya Tinggi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Ada banyak tes medis yang bisa Anda jalani untuk cari tahu kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satunya adalah tes laju endap darah. Apa fungsi spesifiknya? Cari tahu semua informasi tentang tes laju endap darah di bawah ini.

Tes laju endap darah memprediksi peradangan dalam tubuh

komponen darah tes darah

Erythrocyte sedimentation rate (disingkat ESR) atau yang lebih dikenal dengan laju endap darah adalah tes yang bertujuan mengukur seberapa cepat eritrosit (sel darah merah) Anda menggumpal.

Semakin cepat sel darah merah menggumpal, artinya tubuh Anda sedang bermasalah karena mengalami peradangan.

Siapa saja yang perlu tes ini?

Biasanya tes darah ini dilakukan dokter untuk memastikan diagnosis penyakit yang dapat menyebabkan peradangan di tubuh seperti infeksi, rheumatoid arthritis (rematik), lupus, penyakit autoimun, atau bahkan kanker. Tes laju endap juga bisa dilakukan untuk melihat perkembangan penyakit peradangan yang sedang dialami pasien.

Dokter juga akan menyarankan Anda untuk melakukan tes ini jika Anda dicurigai mengalami gejala peradangan seperti demam, nyeri sendi atau tulang, sakit kepala kronis, penurunan nafsu makan, serta penurunan berat badan secara cepat dan drastis.

Begitu pula apabila Anda mengalami gangguan pencernaan seperti diare, BAB berdarah, atau sakit perut parah yang tak kunjung sembuh dalam beberapa hari.

Namun, perlu dipahami bahwa tes ini tidak mampu menentukan di mana persisnya letak peradangan tersebut. Tes laju endap darah hanya memberi tahu dokter bahwa benar ada peradangan yang sedang terjadi dalam tubuh.

Bagaimana prosedur tes ini dilakukan?

tes darah deteksi kesehatan jantung

Proses tes laju endap darah sebenarnya sama dengan tes darah pada umumnya. Anda bisa melakukan tes ini di klinik, puskesmas, rumah sakit, atau laboratorium kesehatan.

Sebelum petugas medis mengambil sampel darah, pastikan Anda memberi tahu semua obat-obatan termasuk vitamin, herbal, dan suplemen yang sedang dikonsumsi. Beberapa obat dapat memengaruhi hasil tes. Selain itu, beri tahu petugas medis jika Anda sedang hamil dan menstruasi.

Secara umum tahapan proses pemeriksaan laju endap darah adalah:

  • Petugas medis akan membersihkan lengan Anda dengan larutan antiseptik.
  • Kemudian petugas medis akan memasukkan sebuah jarum steril ke pembuluh darah di bagian siku dalam dan memasang tabung untuk diisi dengan darah Anda. Anda mungkin merasakan sedikit sengatan nyeri saat petugas kesehatan mengambil sampel darah. Namun jangan khawatir, sengatan nyeri ini umumnya hanya berlangsung selama beberapa detik.
  • Setelah mengambil cukup banyak darah, petugas kesehatan akan mengeluarkan jarum dan menutup bekas suntikan dengan perban untuk menghentikan perdarahan.
  • Petugas medis akan segera mengirim sampel darah Anda ke laboratorium untuk dianalisis.
  • Di laboratorium tim medis akan menempatkan sampel darah pada tabung reaksi. Hal ini dilakukan untuk melihat seberapa cepat sel darah merah Anda mengendap di dasar tabung dalam rentang waktu sekitar 1 jam.

Beberapa orang mungkin akan mengalami nyeri dan memar kecil di area bekas suntikan sebagai efek samping setelah melakukan tes darah. Lainnya mungkin akan merasakan sensasi berdenyut di area bekas suntikan dan sakit kepala ringan. Efek samping ini umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik setelah beberapa hari.

Bagaimana cara membaca hasil tes laju endap darah?

tes viral load hepatitis

Laju endap darah diukur dalam milimeter per jam (mm/jam). Berdasarkan usia, nilai normal laju endap darah adalah:

  • 0 hingga 10 mm/jam pada anak-anak
  • 0 hingga 15 mm/jam pada pria di bawah usia 50 tahun
  • 0 hingga 20 mm/jam pada pria di atas usia 50 tahun
  • 0 hingga 20 mm/jam pada wanita di bawah usia 50 tahun
  • 0 hingga 30 mm /jam pada wanita di atas usia 50 tahun

Apabila sel darah merah Anda cenderung cepat mengendap, maka laju endap darah tinggi. Artinya Anda memiliki kondisi atau penyakit yang menyebabkan peradangan atau kerusakan sel.

Namun pada dasarnya hasil tes akan berbeda-beda tergantung pada usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, metode yang  digunakan untuk tes, dan lain sebagainya.

Hasil tes laju endap darah tinggi tidak selalu menunjukkan bahwa Anda memiliki masalah medis serius. Akan tetapi, tes laju endap darah tinggi bisa jadi acuan dokter untuk melakukan pemeriksaan lain guna memastikan diagnosis.

Apa saja yang dapat memengaruhi hasil tes laju endap darah?

gula darah normal berhenti minum obat diabetes

Kondisi tubuh pasien ketika melakukan pemeriksaan dapat memengaruhi keakuratan hasil laju endap darah. Misalnya perempuan yang sedang hamil atau menstruasi.

Beberapa kondisi khusus lainnya yang mungkin akan memengaruhi keakuratan hasil pemeriksaan laju endap darah adalah:

  • Usia lanjut
  • Anemia
  • Penyakit tiroid
  • Penyakit ginjal
  • Kehamilan
  • Kanker seperti multiple myeloma
  • Infeksi
  • Obat-obatan tertentu

Jadi jika Anda mengalami satu atau beberapa kondisi di atas, pastikan untuk memberi tahu dokter sebelum menjalani pemeriksaan. Hal ini dilakukan agar hasil pemeriksaan dapat akurat.

Adakah tes lain yang mungkin dilakukan dokter?

eosinofil

Penting untuk diketahui bahwa pemeriksaan laju endap darah hanya dapat memberi tahu bahwa Anda mengalami peradangan di suatu tempat di tubuh. Jadi, pemeriksaan ini tidak bisa menunjukkan di bagian mana tepatnya peradangan terjadi dan apa penyebabnya.

Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk melakukan tes lain seperti C-reactive protein (CRP) bersamaan dengan tes laju endap darah untuk lebih memastikan diagnosis. Selain membantu mengukur tingkat peradangan di tubuh Anda, CRP juga dapat membantu memprediksi risiko Anda terkena penyakit jantung koroner dan penyakit jantung lainnya.

Silakan konsultasi lebih lanjut ke dokter untuk meminta penjelasan lebih lengkap terkait hasil pemeriksaan laju endap darah maupun pemeriksaan lainnya yang sudah Anda lakukan. Pastikan Anda memahami apa arti dari hasil pemeriksaan dan apa saja pengaruhnya terhadap pengobatan yang sedang Anda jalani.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca