3 Trik untuk Hilangkan Rasa Panas di Tangan Setelah Mengolah Cabai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/06/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Membayangkan makan nasi panas dengan sambal pedas memang sangat menggugah selera. Namun, mungkin Anda jadi malas jika membayangkan harus mengulek dan mengolah cabainya dulu menjadi sambal. Pasalnya, tangan Anda akan terasa panas akibat cabai. Jangan cemas, atasi dengan trik berikut ini, ya.

Kenapa cabai bisa membuat tangan menjadi panas?

tangan mati rasa

Selain menimbulkan rasa panas diperut setelah memakannya, cabai sering kali menimbulkan efek yang sama di tangan. Rasa panas pada tangan biasanya muncul setelah Anda mengulek cabai atau memotong-motongnya. Mengapa bisa begitu?

Dikutip dari Huffington Post, ternyata cabai mengandung senyawa kimia yang disebut dengan capsaicin. Senyawa inilah yang membuat tangan atau perut terasa panas dan terbakar. Capsaicin merangsang dan mengikat reseptor rasa sakit. Akibatnya, saat reseptor ini diaktifkan tak heran Anda merasakan sensasi panas dan terbakar.

Meski menghasilkan sensasi panas dan terbakar, capsaicin tidak akan membuat Anda mengalami kerusakan jaringan atau luka bakar. Ini karena molekul pada capsaicin hanya berikatan saja dengan reseptor rasa sakit di sekitar tangan Anda.

Berbagai cara mengatasi tangan panas akibat cabai

sabun cuci tangan antiseptik

Sebenarnya, untuk mencegah sensasi panas di tangan akibat cabai gunakanlah sarung tangan saat memasak. Namun, ketika hal ini dirasa merepotkan atau justru terlupakan Anda bisa mengatasi tangan panas dengan pilihan cara sebagai berikut:

1. Cuci tangan dengan sabun pencuci piring

Saat rasa panas mulai menyerang, segera bilas tangan Anda dengan sabun cuci piring. Gosok sabun cuci piring di seluruh bagian telapak tangan dan juga bawah kuku. Sabun cuci piring biasanya lebih mudah menghilangkan minyak pada cabai yang menempel di tangan daripada sabun pencuci tangan biasa. Kemudian, bilas dengan air hingga bersih.

2. Menggosok tangan dengan minyak zaitun

Minyak zaitun tak hanya bagus sebagai sumber lemak baik untuk tubuh tetapi juga untuk menghilangkan capsaicin di tangan. Anda hanya perlu menggosokkan minyak zaitun ke tangan untuk menghilangkan sisa minyak cabai yang masih menempel. Tunggu hingga satu sampai dua menit sebelum kemudian Anda bilas dengan air dan sabun pencuci piring.

3. Rendam tangan dalam produk susu

Berbagai produk susu bersifat asam sehingga bisa membantu mengurangi rasa panas di tangan akibat cabai. Protein susu yang disebut dengan kasein berfungsi sebagai deterjen alami yang bisa memecah capsaicin. Selain itu, berbagai produk susu juga mengandung lemak yang bisa membantu melarutkan capsaicin.

Untuk mengatasai tangan panas akibat cabai, coba rendam tangan Anda dalam semangkuk susu. Diamkan selama beberapa saat  atau sampai rasa panas mulai mereda. Kemudian, bilas dengan air bersih. Anda juga bisa mencucinya dengan sabun pencuci piring jika tangan masih terasa sedikit panas.

Ingat, sebelum tangan bersih dari sisa-sisa minyak cabai yang menempel jangan menggosok mata, melepas lensa kontak, atau menyentuh alat kelamin. Ini karena minyak dari capsaicin bisa dengan mudah menempel dan menyebarkan sensasi panas ke bagian-bagian tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Makanan Pedas, Sebenarnya Sehat Atau Tidak?

Anda suka makan makanan pedas? Apa saja manfaat makanan pedas? Benarkah jika berlebihan berbahaya? Cari tahu kebenarannya di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 13/01/2018 . Waktu baca 4 menit

Manfaat dan Kandungan Gizi Saus Tabasco, Sambal Pedas Asli Amerika

Bagi Anda penyuka rasa pedas, mungkin tak asing lagi dengan saus tabasco. Penasaran dengan nilai gizi dan manfaatnya bagi kesehatan? Simak penjelasan ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 24/10/2017 . Waktu baca 3 menit

Pssst, Ternyata Makan Makanan Pedas Bisa Memperpanjang Usia

Berbahagialah Anda para penyuka cabe. Pasalnya, makanan yang pedas dilaporkan dapat mengurangi risiko kematian akibat kanker dan penyakit jantung. Kok bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Hendry Wijaya
Hidup Sehat, Fakta Unik 20/10/2017 . Waktu baca 4 menit

Diet Dengan Cabai, Apakah Benar Efektif Turunkan Berat Badan?

Ramuan diet cabai dan sari buah lemon didapuk ampuh menurunkan berat badan. Benarkah demikian? Atau justru bahaya buat tubuh? Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 30/09/2017 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

resep sambal matah

3 Variasi Resep Sambal Matah yang Enak, Sehat, dan Mudah Dibuat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23/02/2019 . Waktu baca 4 menit
sayuran nightshade

Jenis Sayuran Ini Katanya Bisa Memicu Radang, Hoaks Atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 25/07/2018 . Waktu baca 4 menit
cabe jalapeno

6 Manfaat Kesehatan yang Mengejutkan di Balik Pedasnya Cabe Jalapeno

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2018 . Waktu baca 4 menit
alergi kosmetik

Ciri-Ciri Alergi Kosmetik Pada Kulit Wajah, Mata, dan Bibir

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 14/02/2018 . Waktu baca 4 menit